Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Sumut ranking 3 terkorup, wajib diusut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Okt 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO) –Pemerintah Provinsi Sumatera yang menduduki ranking ketiga dari 33 pemprov dalam penyelewengan uang Negara sesuai temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) memperburuk citra Pemprov Sumut secara kelembagaan.

Dalam kasus korupsi saja, sudah ada Gubernur Sumut non aktif, Syamsul Arifin terpaksa masuk penjara termasuk sejumlah kepala daerah di Sumut yang juga telah dikerangkeng dalam kasus korupsi seperti mantan Walikota Siantar RE Siahaan dan lainnya.

Menurut analis anggaran, Elfenda Ananda menanggapi temuan BPK tersebut, Pemprov Sumut harus instropkesi diri terkait rilis BPK tersebut.

Hal tersebut membuat citra buruk bagi Pemerintahan Provinsi Sumetera Utara ( Pemprov Sumut) “ Pemprov harus intropeksi diri dengan kenyataan ini, karena Sumut sebenarnya bukan pengguna APBD terbesar,” ujar mantan Sekretaris FITRA Sumut tersebut kepada Waspada Online, tadi malam.

Elfenda juga menyebutkan perlu pengawasan ketat terhadap pengeluaran anggaran di Sumut sehingga indikasi kebocoran anggaran bisa dicegah.

“Perlu peran pengawasan baik dari instansi terkait dan DPRD Sumut dalam pengeluaran anggaran sehinga tidak terjadi kebocoran,” ujar Elfenda.

Mantan Sekretaris Fitra Sumatera Utara ini meyebutkan, penegak hukum baik kepolisian dan kejaksaan harus bertindak untuk mengungkap hal tersebut.

“ Temuan BPK harus digunakan lemabga hukum untuk menjadi temuan awal dalam melakukan penyidikan terkait indikasi kebocoran dana yang membaut Sumut menjadi rengking ketiga terkorup di Indonesia,” ujar Elfenda.

Sedangkan menurut anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan, Brilian Muktar, kalau data yang dikeluarkan Fitra tersebut disebabkan Sistem pemerintahan yang tidak benar, Inpektorat tidak berjalan dengan benar dan SKPD belum berjalan dengan benar serta ketegasan Plt Gubsu dalam memimpin bawahannya belum berjalan benar.

“Gubernur harus tegas mengefetifkan lembaga pengawas internal termasuk memerintahkan SKPD pengguna anggaran untuk transparan dan terbuka dalam pengelolaan keuangan,” ujarnya, malam ini kepada Waspada Online.

Namun, Brilian Muktar mengklaim bahwa korupsi di sumut sudah mulai berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk itu lanjutnya, supaya Sumut kedepannya tidak menjadi provinsi yang masuk tiga besar terkorup di Indonesia Plt Gubsu harus tegas terhadap inspektorat, SKPD supaya bisa merapikan pembukuan daerah.

Dia juga menilai, bahwa data Sumut ranking ketiga terkorup hanya berdasarkan analisis APBD, sementara untuk mengatakan daerah tersebut merupakan daerah terkorup bukan hanya dari APBD saja namun bisa dari berbagai hal.

Merujuk pada laporan BPK tersebut, berikut daftar 15 provinsi dengan potensi kerugian negara terbesar:

1. DKI Jakarta dengan nilai potensi kerugian negara Rp 721 ,5 miliar (715 kasus)
2. Aceh dengan nilai potensi kerugian negara Rp 669 ,8 miliar (629 kasus)
3. Sumatera Utara sebesar Rp 515 ,5 miliar ( 334 kasus)
4. Papua sebesar Rp 476 ,9 miliar (281 kasus)
5. Kalimantan Barat sebesar Rp 289 ,8 miliar (334 kasus)
6. Papua Barat sebesar Rp 169 miliar (514 kasus)
7. Sulawesi Selatan sebesar Rp 157 ,7 miliar (589 kasus)
8. Sulawesi Tenggara sebesar Rp 139 ,9 miliar (513 kasus)
9. Riau sebesar Rp 125 ,2 miliar (348 kasus)
10. Bengkulu sebesar Rp 123 ,9 miliar (257 kasus)
11. Maluku Utara sebesar Rp 114 ,2 miliar (732 buah)
12. Kalimantan Timur sebesar Rp 80,1 miliar (244 kasus)
13. Sumatera Selatan sebesar Rp 56,4 miliar (239 kasus)
14. Nusa Tenggara Barat sebesar Rp 52, 825 miliar (307 kasus)
15. Sulawesi Tengah sebesar Rp 52, 823 miliar (294 kasus)
(was)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • UPTD Puskesmas Longat Gelar Lokakarya di Silangitkoi

    UPTD Puskesmas Longat Gelar Lokakarya di Silangitkoi

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – UPTD Puskesmas Longat menggelar lokakarya mini bulanan Lintas Program di tempat wisata Sawah 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan. Acara ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai bidang dan dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas (Kapus) dr. Melvariani. Melva mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kapasitas kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas yang […]

  • Kapoldasu: Demo pengaruhi investasi Medan

    Kapoldasu: Demo pengaruhi investasi Medan

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Penutupan Konjen Amerika Serikat akan berdampak pada investasi di kota Medan. “Lihat sekarang pemerintah Amerika Serikat sudah menutup konsulatnya di Medan. Sebenarnya kita malu tidak dapat memberi rasa aman di wilayah ini. Dengan begini, investor yang akan ke Medan juga takut,” Kapolda Sumut, Irjen Wisjnu Amat Sastro, hari ini. Menyikapi berbagai unjuk […]

  • Mengikat Anggotanya di Tiang Bendera, Polisi Main Hakim Sendiri

    Mengikat Anggotanya di Tiang Bendera, Polisi Main Hakim Sendiri

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) angkat bicara dengan langkah Kepolisian Sektor Gambir yang mengikat salah seorang oknum anggotanya di tiang bendra karena diduga mengonsumsi narkoba. Hukuman tersebut dinilai sangat tidak tepat. Bahkan berpotensi melanggar aturan perundang-undangan yang ada. “Menurut saya kurang pas kalau anggota harus diikat. Sebaiknya serahkan provost biar diperiksa,” ujar Komisioner Kompolnas […]

  • Menyedihkan, Pembelajaran Anak  Didik Dimasa Pandemi

    Menyedihkan, Pembelajaran Anak  Didik Dimasa Pandemi

    • calendar_month Jumat, 22 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nur Fadilah Mahasiswi STAIN Madina Dunia ini sedang ditimpa oleh penyakit yang dinamakan covid 19 sehingga dunia pendidikian pun harus meliburkan anak yang sekolah supaya tidak tertular, sekolah pun tidak bisa dijalankan seperti biasanya mereka menyuruh orang-orang untuk tidak mengadakan keramaian dan supaya jangan sampai terkena pada generasi penerus bangsa karena mereka adalah masa […]

  • DPRD Madina: Pengawasan Proyek Pemkab Buruk

    DPRD Madina: Pengawasan Proyek Pemkab Buruk

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Mandailing Natal Syahriwan Nasution, Rabu (11/11) menilai Pemkab Madina buruk dalam pengawasan pengerjaan pembangunan irigasi di Panyabungan Timur. Itu dikatakannya terkait bangunan jaringan irigasi di Gunung Baringin, Panyabungan Timur sudah hancur, padahal baru selesai dikerjakan 1,5 bulan lalu. Jaringan irigasi yang rubuh tersebut membuktikan bobroknya pelaksanaan […]

  • Persib Terganggu Penundaan Jadwal

    Persib Terganggu Penundaan Jadwal

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Laga menghadapi Persipura akan ditunda karena harus mengikuti Liga Champions Asia. Persiapan Persib Bandung jelang tur Papua terganggu oleh kabar penundaan jadwal dua laga di Tanah Papua. Persib dijadwalkan akan menghadapi Persiwa Wamena yang semula dijadwalkan 15 Februari dan Persipura Jayapura 19 Februari 2012. Kedua laga tersebut kemungkinan harus ditunda karena Persipura harus berlaga di […]

expand_less