Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Sungai Bisa Jadi Sumber Penyakit. Ini Penjelasan Kadinkes Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
  • print Cetak

Sungai aek mata di pusat kota panyabungan saat dimanfaatkan anak anak untuk mandi ( fikri)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Kesehatan Madina Dr. Faisal Situmorang ungkap bahaya pada kesehatan jika sampah terus mencemari sungai. Pasalnya, Fenomena seperti Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), diare, iritasi kulit, gatal gatal, diare dan lainnya bersumber dari lingkungan yang kotor atau sungai yang tercemar.

“Bahaya kalo sungai jadi sarangnya sampah, yang pasti itu bisa mengakibatkan penyakit menular. Misal penyakit DBD, iritasi kulit, diare, mencret, dan masih banyak jugalah, tidak cuma dari sungai saja, yang pasti dari lingkungan yang tidak terawat atau kotor,” Kata Faisal pada Mandailing Online Rabu 14/8/2024

Lanjut Faisal, jika pencemaran lingkungan terus terjadi hal itu juga turut mengundang gangguan pernapasan. Sungai yang tercemari tidak dianjurkan untuk dipakai pada kehidupan sehari hari, sebab ada ambang batas dari aspek kesehatan.

“Kalo sungai sudah tercemari, itu sangat tidak dianjurkan untuk tubuh kita. Karena itu ada ambang batas kelayakan, untuk di konsumsi atau digunakan,” Ujarnya.

Ia menyarankan, sungainyang bisa dimanfaatkan untuk sehari hari adalah sungai yang kebersihannya terjaga. Seyogyanya individu atau kelompok menjaga lingkungan dan kebersihan diri. Apalagi di musim yang tak menentu akhir akhir ini.

Untuk di lingkungan rumah tangga menurut Faisal perlu dibudayakan kehidupan yang bersih dan tak apatis pada semua jenis sampah. Bekas bekas sampah Ia uraikan, serta sampah rumah tangga dikumpulkan dibuang pada tempat yang telah disediakan serta membiasakan kehidupan bergotong royong menjaga lingkungan.

“Saat ini kita meningkat dengan kasus DBD, banyak masyarakat itu menganggap solusinya cuma fogging. Dalam hal ini solusi yang sebenarnya saya sampaikan ialah menjaga kebersihan lingkungan tentunya dengan gotong royong,” Tandas Kadinkes.( fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SERTIFIKASI DA’I DAN DERADIKALISASI

    SERTIFIKASI DA’I DAN DERADIKALISASI

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Setelah mendapat protes dan penolakan dari berbagai pihak, termasuk MUI, Kementerian Agama (Kemenag) RI mengganti judul program “Sertifikasi Da’i/Penceramah” menjadi “Da’i/Penceramah Bersertifikat”. Belakangan, program tersebut berganti tajuk lagi menjadi “Bimbingan Teknis Penceramah Bersertifikat”. Untuk pertama kalinya, Program Bimtek Penceramah Bersertifikat ini di-launching pada Jumat, 18/9/2020, dan dibuka langsung oleh Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi. Meski […]

  • Makanan Kedaluwarsa Banyak Dijual Di Pasar Madina

    Makanan Kedaluwarsa Banyak Dijual Di Pasar Madina

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Tim Pengawas Peredaran Barang dan Makanan (TPPBM) Padangsidimpuan merazia sejumlah toko makanan dan minuman, Kamis (4/8). Dalam razia tersebut, tim menemukan sejumlah produk susu yang rusak kemasannya. Sementara di Madina, Disperindagkop UKM dan Pasar menemukan makan kedaluwarsa yang masih dijual. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM Padangsidimpuan (Psp) Islahuddin Nasution melalui Kabid Perdagangan […]

  • Tingkat Kelulusan SMP di Madina Mencapai 99,90 Persen

    Tingkat Kelulusan SMP di Madina Mencapai 99,90 Persen

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Hasil kelulusan Ujian Nasional Tingkat SMP/MTs di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun ini mencapai 99,90 persen dari 8.467 peserta. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Madina melalui Sekretaris Khairul Bahri Batubara di Panyabungan, Sabtu (04/06/2011). Batubara menyampaikan, jumlah peserta UN SMP yang tidak lulus tahun ini sebanyak 9 orang dari jumlah peserta keseluruhan sebanyak […]

  • Ricuh Tolang Berdampak Pada Perekonomian Madina

    Ricuh Tolang Berdampak Pada Perekonomian Madina

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ricuh di Desa Tolang Jae Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan, berdampak pada sejumlah kegiatan ekonomi dan pasokan bahan bakar minyak jenis bensin dan solar terhenti di Mandailing Natal (Madina). Ricuh yang berujung pada pemblokiran jalan negara di Tolang pada Rabu kemarin selama sekitar 12 jam menyebabkan aktivitas pedagang yang yang […]

  • Bupati Madina Harus Tinggalkan Sikap Individual

    Bupati Madina Harus Tinggalkan Sikap Individual

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan hasan Nasution dihimbau merubah gaya kepemimpinan dari individual menjadi kolektifitas. Himbauan itu disuarakan tokoh Mandailing Natal (Madina), Irwan Hamdani Daulay,S.Pd menyikapi berbagai kondisi Madina saat ini, terutama berlanjutnya penanganan hukum kasus dugaan penipuan uang oleh bupati Madina Dahlan Hasan Nasutuion kepada keluarga H. Tajuddin Pardosi. “Sepertinya pak Dahlan […]

  • Industri Keripik Kesulitan Bahan Baku

    Industri Keripik Kesulitan Bahan Baku

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Industri keripik di Mandailing Natal (Madina) masih terus dihantui kendala bahan baku singkong alias ubi kayu. Dampaknya, banyak industri keripik kayu ubi mengubah produknya produk keripik tepung. Kondisi itu berakibat semakin lemahnya pelaku industri kripik Madina menghadapi gempuran produk sejenis dari Sumatera Barat dalam persaingan pasar Madina. Ilmanuddin, salah satu pengusaha […]

expand_less