Jumat, 11 Sep 2026
light_mode

Surat Pengunduran Diri Bupati Madina Beredar di Jejaring Sosial

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Apr 2019
  • print Cetak

Bagian atas surat pengunduran diri bupati Madina yang beredar di medsos

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Di jejaring sosial beredar foto surat pengunduran Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution.

Surat ber kop Bupati Mandailing Natal itu bertanggal 18 April 2019 itu ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia yang ditandatangani Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution D/P Menteri Kordinator Perekonomian Republik Indonesia.

Surat itu bernomor 019.6/1214/TUPIM/2019. Prihal “Permohonan Berhenti Dari Jabatan Bupati”.

Sejauh ini tidak diketahui mengapa surat pengunduran diri bupati itu beredar di facebook.

Berdasar isi surat itu, alasan pengajuan mundur ini diduga akibat minimnya suara petahana dalam Pilpres 2019 di Mandailing Natal (Madina).

Itu tersirat dari kalimat “Dengan hormat, kami maklum kepada Bapak bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 di Mandailing Natal Sumatera Utara berjalan lancar, aman dan terkendali. Namun hasilnya sangat mengecewakan dan tidak seperti yang diharapkan” pada paragraf pertama isi surat.

Bagian ats surat pengunduran diri bupati Madina yang beredar di medsos

Sejauh ini belum ada tanggapan dari Bupati Madna, Dahlan Hasan Nasution soal surat yang beredar di facebook ini.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkab Mandailing natal, Afandi Lubis yang dikonfirmasi Mandailing Online via telefon seluler, pukul 14.39 WIB, Minggu (21/4/2019) menyatakan bahwa surat pengunduran diri itu benar tandatangan Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution.

Di sisi lain, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal sebagai salah satu partai pengusung Dahlan Hasan Nasution-Jakfar Sukhairi Nasution bersikap akan menemui bupati Madina Dahlan Hasan Nasution untuk membicarakan surat pengunduran diri yang menyear di jejaring sosial ini.

“Sebab, jika pun surat itu benar ada, hingga kini kami belum menerima tembusannya,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal,Iskandar Hasibuan menjawab Mandailing Online via telefon seluler, Minggu (21/4)

Dan surat seperti itu juga belum tepat diedarkan kepada publik karena masih bersifat rahasia. Oleh karena itu, Iskandar menyatakan kebingungannya dan mempertanyakan siapa pihak pertama yang mengedarkan surat itu kepada publik.

Dari sisi model surat, Iskandar juga menilai bahwa surat pengunduran diri bupati harusnya berbentuk Surat Pernyataan yang diawali dengan kalimat “Saya yang bertandatangan di bawah ini : Nama” dan seterunya.

Surat itu juga menjadi janggal karena tak memiliki tembusan kepada DPRD Mandailing Natal.

Iskandar juga menyatakan bahwa pihaknya tak setuju begitu saja bupati mengundurkan diri. Sebab, sejatinya Dahlan Hasan Nasution membahasnya terlebih dahulu dengan partai politik yang mengusungnya di Pilkada lalu.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Debat Publik Pilkada Madina, Saipullah-Atika Unggul Telak

    Debat Publik Pilkada Madina, Saipullah-Atika Unggul Telak

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALUTA (Mandailing Online) – Pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution lebih menguasai realita dalam acara Debat Publik Pilkada Mandailing Natal (Madina), Kamis (14/11/2024) Debat Publik berlangsung di Sapadia Hall, Gunung Tua, Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut. Di sisi lain, paslon nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution-M. Ichwan Hussein Nasution gagal […]

  • Kebijakan Anggaran Dana Desa Beraroma Busuk Kapitalisme

    Kebijakan Anggaran Dana Desa Beraroma Busuk Kapitalisme

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) direncanakan sebesar Rp796,3 triliun pada tahun 2021 dengan 7 (tujuh) arah kebijakan. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2021 Beserta Nota Keuangannya di depan Rapat Paripurna DPR […]

  • Penderita Tumor Dibantu Anggota DPRD Sumut

    Penderita Tumor Dibantu Anggota DPRD Sumut

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Nurhabinah Ritonga, penderita tumor payudara mendapat bantuan dari anggota DPRD Sumut, Hj. Rahmianna Pulungan. Warga Desa Bulu Payung, Sipirok, Tapanuli Selatan itu pun difasilitasi menjalani operasi pengangkatan tumor di RSU Adam Malik, Medan. Kepada wartawan di rumahnya, Minggu (14/7) usai pulang dari Medan pasca menjalani operasi, Nurhabinah menyatakan bahwa dia telah […]

  • Gaji Anggota KPPS di Desa Gunung Barani yang Disunat Akhirnya Dikembalikan

    Gaji Anggota KPPS di Desa Gunung Barani yang Disunat Akhirnya Dikembalikan

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gaji anggota KPPS di Desa Gunung Barani, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang terlanjur disunat dsngan alasan pajak akhirnya dikembalikan ketua PPS dan Sekretariat PPS. Pengembalian gaji KPPS itu dilakukan setelah mendapat penolakan dari sejumlah angoota KPPS yang merasa dirugikan. Dijelaskan Arfah Ketua PPS Desa Gunung Barani. […]

  • Aceh Terkorup Kedua, Gubernur: Pejabat Korupsi Seharusnya Malu

    Aceh Terkorup Kedua, Gubernur: Pejabat Korupsi Seharusnya Malu

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANDA ACEH, (MO) – Aceh yang dinobatkan sebagai provinsi terkorup nomor dua di Indonesia membuat Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah merasa sangat terpukul. Karena itu ia bertekad untuk membersihkan pejabat Aceh dari korupsi agar Aceh bisa lebih baik ke depan. “Pejabat yang korupsi di Aceh seharusnya malu kepada rakyat dan Allah. Apalagi Aceh Serambi Mekkah […]

  • “Adakah Karakter Pancasila?” (1)

    “Adakah Karakter Pancasila?” (1)

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Adian Husaini PADA tanggal 24 Oktober 2013 lalu, saya bersyukur mendapatkan kesempatan berbicara dalam satu seminar tentang peradaban Islam di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Seminar itu diadakan sebagai satu rangkaian kegiatan peringatan Dies Natalis ke-55 UMS. Bertindak sebagai keynote speaker adalah Prof. Malik Fadjar, mantan rektor UMS yang dikenal sebagai salah satu tokoh […]

expand_less