Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Tabagsel Harus Siap Ketika Moratorium Dicabut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
  • print Cetak

Ahmad Fauzan (kemeja putih)

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) harus menyiapkan diri tatkala moratorium pemekaran daerah dicabut pemerintah Indonesia.

Dari banyak sisi, Tabagsel memenuhi banyak syarat menjadi satu provinsi pemekaran dari Sumatera Utara.

Hingga kini posisi Tabagsel merupakan penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Sumatera Utara.

Namun, kucuran APBD Sumut justru tak sampai 10 persen diterima kabupaten/kota se Tabagsel.

Itu dikatakan anggota DPRD Sumut dari Partai Amanat Nasional (PAN), Ahmad Fauzan Daulay pada pertemuan 9 legislator Sumut dengan pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (21/6/2022) dalam kerangka kunjungan kerja.

Birokrat yang memimpin SKPD di jajaran Pemprovsu juga sangat bayak dari Tabagsel. Konfigurasi itu menggambarkan sisi sumber daya manusia (SDM) dari kawasan Tabagsel juga memenuhi syarat menjadi provinsi.

Dia berharap pemekaran daerah harus benar-benar mencapai esensinya, yakni untuk mempercepat pembangunan, mempermudah pelayanan publik, serta memotong birokrasi.

Oleh karenanya, perjuangan pembentukan provinsi Tabagsel harus mengedepankan esensi itu dan menjauhkan kesan kepentingan sempit.

Gerakan pembentukan provinsi Tabagsel jangan sampai lengah mensiasati momen pencabutan moratorium pemekaran daerah kelak.

Sebab, bisa saja pencabutan moratorium oleh pemerintah Indonesia hanya untuk kebutuhan pemekaran Papua. Begitu pemekaran Papua usai, moratorium kembali diterapkan.

Sekadar diketahui, Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin melalui jurubicaranya, Masduki Baidlowi, Selasa (27/4/20201), di Jakarta meyinggung wacana pencabutan moratorium bagi pemekaran Papua.

Lawatan anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Sumut VII itu merupakan kunjungan kerja ke kawasan Tabagsel dalam kerangka LPJP (Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Pembangunan) gubernur Sumut TA 2021.

Kunjungan kerja di kabupaten Mandailing Natal pada Selasa (21/6/2022) itu berjumlah 9 legislator, yakni Harun Musthafa Nasution dari Gerindra (kordinator tim);
Fahrizal Efendi Nasution dari Hanura (ketua tim); Abdul Rahim Siregar (PKS), Samsul Komar (Golkar), Syahrul Efendi Siregar (PDIP), Parsaulian Tambunan (Nasdem), Ahmad Fauzan Daulay (PAN), Yasir Rido (Golkar), Ahmad Raiyan Nasution (Gerindra).

Peliput: Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tender RSU Panyabungan Dinilai Langgar Permen PUPR, Akan Diadukan ke Jalur Hukum   

    Tender RSU Panyabungan Dinilai Langgar Permen PUPR, Akan Diadukan ke Jalur Hukum   

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Proses tender pembangunan Bangunan Gedung Instalasi RSUD Panyabungan berpagu Rp. 52 milyar dinilai melanggar Permen PUPR Nomor 14 tahun 2020 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi. Aliansi Anti Korupsi Mandailing Natal akan mengadukan masalah ini ke jalur hukum. Proses tender itu juga dinilai tidak mengindahkan Surat Edaran nomor 22/SE/M/2020 tentang […]

  • Mutasi Pejabat Pemkab Madina Dinilai Berbau Politis

    Mutasi Pejabat Pemkab Madina Dinilai Berbau Politis

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Mutasi pejabat struktural di lingkungan Pemkab Mandailing Natal (Madina) oleh Bupati Madina Aspan Sopian Batubara yang telah berlangsung beberapa kali menimbulkan persepsi negatif dan kontroversial di tengah masyarakat Madina. Reaksi keras datang dari beberapa elemen mahasiswa dan pemuda Madina menyikapi mutasi ini. “Kita mengecam pelaksanaan Mutasi ini karena menurut penilaian kita mutasi yang telah […]

  • Mau Tahu Kenapa Demokrat `Goyang` Sultan?

    Mau Tahu Kenapa Demokrat `Goyang` Sultan?

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Partai Demokrat memiliki alasan kuat mengusung mekanisme pemilihan melalui DPRD untuk posisi Gubernur DI Yogyakarta. Bukan semata-mata menjadi penyokong pemerintahan SBY-Boediono, Partai Demokrat mendukung pemilihan untuk gubernur DI Yogyakarta lantaran keberadaan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia Denny JA. Berbekal hasil survei LSI, masyarakat Yogyakarta menghendaki pemilihan sebesar 67 persen. “Survei dari LSI Denny […]

  • Guru Garda Terdepan Bentuk Karakter Generasi Muda

    Guru Garda Terdepan Bentuk Karakter Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Guru harus mampu menjadi garda terdepan dalam membentuk moral dan karakter generasi muda. Guru juga harus memiliki kesabaran menghadapi murid serta mampu membangun kepribadian siswa. Selain itu, sebagai pengajar, guru wajib mengembangkan kemampuan berpikir siswa dan menanamkan budi pekerti yang luhur, serta berorientasi menjadi siswa yang memiliki kepribadian yang baik dan […]

  • Karyawan Bank Sumut Panyabungan Gerak Jalan Santai

    Karyawan Bank Sumut Panyabungan Gerak Jalan Santai

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan – Keluarga Besar PT Bank Sumut Cabang Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (7/11), melakukan gerak jalan santai serangkaian mempringati HUT ke-49 bank tersebut. Start dimulai di depan kantor bank tersebut menuju Pasar Lama dan kembali ke titik stard dengan jarak tempuh 2 km. Menurut Kepala Cabang Bank Sumut Panyabungan, Hifzan Lubis, ada 100 […]

  • Nelayan Madina Tidak Melaut Akibat Cuaca Badai

    Nelayan Madina Tidak Melaut Akibat Cuaca Badai

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Sudah lebih dari sepekan para nelayan di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal (Madina) tidak melaut akibat cuaca buruk dan musim badai. “Sehingga banyak nelayan yang menggangur,” ungkap Hasmar, seorang nelayan di Kecamatan Muara Batang Gadis kepada waratawan, Minggu lalu (13/10/2013). Hasmar mengatakan, akibat situasi cuaca badai atau angin barat, […]

expand_less