Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Target Razia Kosong, Wabup Atika: Tidak Ada Kebocoran Informasi

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
  • print Cetak

Wabup Atika Ketika Memimpin Razia Tempat Hiburan Malam/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga tempat yang menjadi target razia Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) pada Jumat (28/1) ditemukan dalam keadaan kosong.

Kosongnya ketiga tempat itu, kata Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, bukan karena adanya kebocoran informasi razia.

“Dalam kegiatan ini tidak ada istilah tidak membuahkan hasil. Kita, kan, sudah nasehati pemilik tempat. Nanti kita lihatlah efektivitasnya. Kalau masalah membocorkan informasi razia, tidak ada,” kata Atika.

Razia yang turut diikuti Kapolres Madina AKBP H Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq S.I.M, MH, Kasat Intelkam AKP Romi Manik dan personel lainnya. Kemudian, Komandan Subdenpom 1/2-7, Kapten CPM Arlianto Harahap, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Drs. Lismulyadi Nasution dan rombongan menyisir tempat hiburan malam di jalinsum mulai dari Kelurahan Kayu Jati hingga ke Komplek Pinagi Desa Pidoli Lombang. Ada 3 lokasi menjadi tujuannya.

Meskipun tidak menemukan adanya kegiatan di berbagai kamar/room, rombongan setidaknya mengamankan minuman kaleng dan botol tidak berlabel halal.

Minuman yang ditemukan di salah satu tempat karaoke tersebut disita karena tidak layak untuk diperjualbelikan.

Atika menyebutkan, Madina saat ini masuk PPKM level 1 sehingga aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah pun harus dipatuhi seperti jam operasi baik pada bidang usaha apa saja.

“Harus tutup pukul 22.00 Wib. Kita lakukan pendekatan secara persuasif. Apabila aturan tersebut tidak diindahkan, maka kita akan melakukan tindakan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” ucapnya.

Atika mengingatkan, tempat hiburan ini akan terus menjadi perhatian Pemkab Madina.

“Ini akan saya pantau terus, kalau aturan tidak dipatuhi, kita akan melakukan tindakan tegas yaitu penyegelan tempat ini,” sebutnya.

Senada disampaikan Kapolres Madina bahwasanya imbauan aturan dalam PPKM level 1 harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat baik usaha apa pun.

“Kami Polri bersama dengan TNI memback-up atau mengamankan kegiatan dari Pemkab. Dalam hal ini yang dikedepankan adalah Satpol PP. Saya tetap berharap aturan yang sudah diterapkan agar dipatuhi,” pintanya.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • THR Tak Cair, SMS ke 08126406526

    THR Tak Cair, SMS ke 08126406526

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengusaha Diimbau Bayar Paling Lambat Tujuh Hari Sebelum Lebaran Pemkab Tapsel mengimbau seluruh pengusaha untuk segera membayarkan Tunjangan Hari Raya atau THR paling lambat tujuh hari sebelum Idul Fitri. Jika imbauan ini diabaikan maka pemilik usaha yang bersangkutan bisa dipidana. Ini sesuai dengan diatur Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Manaker) Ri Nomor Per.04/MEN/1994 tanggal 16 September […]

  • PT Sorik Merapi Geotermal Power Ramah Lingkungan

    PT Sorik Merapi Geotermal Power Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, PT Sorik Merapi Geotermal Power (SMGP) merupakan perusahaan tambang panas bumi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Selama ini masyarakat menganggap PT SMGP akan membawa bencana akibat pengeboran di sejumlah titik panas bumi karena mempengaruhi cuaca dan aktivitas gunung meningkat. Itu tidak benar karena PT SMGP mempunyai ahli-ahli profesional. Hal itu disampaikan Corporate Sustainability Manager […]

  • Izin Berkemah, Siswi SD Dicabuli Lalu Dipenggal

    Izin Berkemah, Siswi SD Dicabuli Lalu Dipenggal

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siantar- Dikira turut serta berkemah di organisasi Pramuka Sekolah, Dewi Hartati (10) justru raib selama 5 hari. Setelah melakukan pencaharian, ternyata bocah ini ditemukan sudah jadi mayat busuk tidak jauh dari lokasi sekolahnya di SD Muhammadiyah, Kecamatan Sialu Laut, Asahan, Selasa (7/2). Tragisnya, mayat sudah membusuk serta kepala terpisah dengan tubuhnya. Kuat dugaan, korban sengaja […]

  • Kasus Bhatoegana pelajaran bagi Demokrat

    Kasus Bhatoegana pelajaran bagi Demokrat

    • calendar_month Minggu, 2 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    DEPOK, (MO) – Peneliti Kajian Budaya dan Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati menilai kasus Sutan Bhatoegana merupakan pembelajaran politik Partai Demokrat. “Partai Demokrat partai baru, ini pembelajaran, bukan partai kalau tanpa pendukung, harus mampu merebut kasih dari publik. Ini malah jadi bumerang,” tegasnya kepada wartawan, hari ini. Kedepannya lanjut Devie, partai harus buat […]

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (3-selesai)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (3-selesai)

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution   SASTRA ENTERTAINMENT Sastra dalam lirik lagu patut ditandai sebagai bentuk sastra. Tentu karena kita meyakini bahwa lirik lagu merupakan musikalisasi puisi. Hal ini menjadi penting karena pada saat sastra literer Mandailing meredup, musikalisasi puisi tersebut menguat perannya. Lirik lagu Mandailing bukan hanya ungkapan perasaan, tetapi beberapa penulis lagu ternyata mampu […]

  • Empati Atika di Zona Banjir

    Empati Atika di Zona Banjir

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelayanan pemerintah daerah kepada rakyat itu relatif terbatas, karena menyangkut faktor dana dan sistem. Tetapi empati tidak ada batasnya. Karena sumbernya berasal dari hati ke hati. Suatu getaran emosional yang mampu merasakan apa yang orang lain rasakan. Empati membuat seseorang merasa mampu berada dalam posisi orang lain. Melihat dengan mata orang lain, mendengarkan dengan telinga […]

expand_less