TNI Dikabarkan Sita 6 Alat Berat Milik Penambang Emas Ilegal di Madina
- account_circle Muhammad Hanapi
- calendar_month 6 menit yang lalu
- print Cetak

Terlihat aparat berseragam TNI dengan senjata laras panjang mengamankan alat berat jenis excavator yang diduga kuat milik pelaku tambang emas ilegal ( ist ) MADINA (Mandailing Online)- , setelah beberapa hari lewat Tim Polda Sumatera Utara berhasil menyita sejumlah alat berat jenis excavator milik pelaku tambang emas ilegal di kawasan Hutan Produksi Terbatas HPT diperbatasan Tapsel -Madina. Kali ini tim TNI berhasil menyita 6 unit alat berat jenis excavator dari lokasi pertambangan emas ilegal diwilayah Kecamatan Batang Natal dan Linggabayu di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Operasi tersebut berlangsung dini hari tadi Rabu 4/3/2026.
Dari infornasi yang diperoleh dari warga, Selain alat berat aparat TNI itu juga berhasil mengamankan 6 orang pekerja tambang dengan inisial IN, ES, SN, AA, NP, dan AR. Ke 6 orang tersebut diamankan saat berada dilokasi pertambangan.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari TNI yang melakukan penindakan tersebut. Namun kegiatan penindakan pelaku tambang emas ilegal ini diduga tindak lanjut penangkapan sejumlah alat berat oleh tim Polda Sumatera Utara di kawasan hutan produksi terbatas di wilayah perbatasan Tapsel-Madina beberapa hari lewat.
Perludiketahui aktifitas pertambangan emas ilegal dengan menggunakan alat berat di Kabupaten Mandailing Natal sudah berlangsung bertahun tahun. Aktifitas pelaku tambang emas tersebut juga sudah merusak lingkungan yang ada terutama sumber mata air.
Diwilayah Batang Natal dan Linggabayu serta Kecamatan Muara Batang Gadis menjadi tempat surganya para pelaku tambang emas ilegal. Meski pelaku melakukan penambangan secara terbuka, namun sangat jarang terdengar penegakan hukum pasa para pelaku.
- Penulis: Muhammad Hanapi

