Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Usai Nonton Debat, Fahrizal Sebut Saipullah Calon Bupati Kelas Menteri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
  • print Cetak

Fahrizal Efendi Nasution

PALUTA (Mandailing Online) – Ketua DPD Partai Hanura Mandailing Natal (Madina) Fahrizal Efendi Nasution menilai wawasan dan pengalaman birokrasi calon bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution, boleh dibilang sudah sekelas menteri. Dia menyampaikan penilaian itu usai menonton debat publik Pilkada Madina 2024.

“Wawasan dan pengalaman Saipullah itu boleh kita bilang sudah sekelas menteri,” kata Fahrizal usai menyaksikan langsung debat publik Pilkada Madina 2024 di ballroom Hotel Sapadia Gunungtua, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut), Kamis (14/11/2024) malam.

Itu sebabnya, anggota DPRD Sumatera Utara periode 2019-2024 ini mengajak masyarakat Madina bersyukur, karena dianugerahi satu putra terbaik yang mau mendedikasikan dirinya untuk memimpin kabupaten ini dengan pengalaman yang mumpuni sebagai calon bupati.

“Kita harus berterima kasih kepada Allah SWT. Harapan kita, masyarakat Mandailing Natal harus menjatuhkan pilihan kepada pemimpin yang betul-betul sangat mumpuni di birokrasi, punya pengalaman politik dan bidang lainnya,” katanya.

Saipulah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution saat Debat Publik di Pauta, Kamis (14/11/2024)

Menurut politisi bergelar Sutan Kumala Bongsu Lenggang Alam ini, Kabupaten Madina membutuhkan pemimimpin yang mampu mengentaskan kemiskinan. Juga pemimpin yang mampu membawa Madina mencapai seluruh target-target program pemerintah pusat menuju Indonesia Emas 2045.

Terkait debat publik, Fahrizal mengatakan debat kandidat digelar agar masyarakat Madina bisa melihat secara langsung kualitas calon pemimpin yang akan dipilih pada Pilkada Madina, 27 November 2024.

Namun, Fahrizal prihatin lantaran banyak hal yang tidak nyambung antara pertanyaan dan jawaban. “Nah, disitu nampak Paslon nomor urut 2 mampu membangun narasi yang jelas saat menjawab pertanyaan-pertanyaan dari panelis. Di situ menunjukkan Paslon ini sudah berpengalaman sebagai orang birokrasi. Dari situ kita bisa membedakan mana yang punya kualitas dari dua Paslon ini untuk dipilih rakyat,” ungkapnya.

Fahrizal menilai banyak jawaban Paslon nomor urut 1 yang tidak nyambung dengan pertanyaan yang disampaikan. Dia mencontohkan, saat Saipullah menyampaikan pemikirannya terkait pengentasan kemiskinan di Kabupaten Madina. Selain itu, kata dia, juga terkait upaya meningkatkan sumber-sumber anggaran dalam pelaksanaan pembangunan.

“Itu sering dijawab oleh Paslon nomor urut 1 yang tidak nyambung, karena hanya dengan mengatakan semacam koneksi (pertemanan) di pusat dan di provinsi. Padahal, semua Paslon bisa melakukan hal itu. Yang dimaksud Saipullah itu, bagaimana potensi alam Mandailing Natal bisa ditingkatkan dari segi pendapatan asli daerah,” paparnya.

Fahrizal lantas mengungkapkan, pemimpin yang bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) harus orang-orang yang visioner, inovatif, dan kreatif. “Tidak hanya bisa mengandalkan sedikit-sedikit Presiden kita Prabowo, karena asal dukungan kita dari partai pendukung Prabowo, tidak bisa,” tegasnya.

Sebab, Fahrizal menjelaskan, ada porsi APBN yang boleh dibangunkan (dialokasikan) ke satu daerah. Ada juga APBN yang alokasinya porsi provinsi. Ada juga yang porsi kabupaten/kota, yang notabene Rp1,7 triliun (APBD Madina).

“Persoalan kita hari ini, bagaimana fiskal APBD harus sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Secara ilmiah, kata dia, digitalisasi pengelolaan APBD sudah dituangkan dalam RPJMD Madina. “Kita bisa melihat, membuka, dan mepelajari orientasi pembangunan daerah kedepan itu di RPJMD,” pungkasnya. (rel)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dipicu Buang Kotoran Ternak, Sepuluh Rumah Warga Dibakar

    Dipicu Buang Kotoran Ternak, Sepuluh Rumah Warga Dibakar

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TAPSEL – Puluhan polisi berpakaian lengkap menyisir Desa Tolang Jae, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapsel, Senin (23/12) pukul 15.00 WIB. Di bawah guyuran hujan, petugas mengamankan 62 warga dari desa itu. Warga yang ditangkap, diduga terlibat pembakaran 10 rumah di Dusun Adian Goti. Seperti yang dilansir harian METRO sekitar pukul 10.00 WIB ada seratusan warga […]

  • Musim Tanam Padi Sawah Tiba Bibit Lokal Primadona

    Musim Tanam Padi Sawah Tiba Bibit Lokal Primadona

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Musim tanam padi sawah di Sipirok, Tapsel telah tiba, dan masyarakat petani masih memprimadonakan (cenderung) menggunakan bibit lokal jenis Silatihan untuk musim tanam raya. Alasan mereka, hasilnya lebih menjanjikan. Keunggulan lainnya dari bibit lokal ini adalah rasanya lebih enak, harganya lebih mahal serta perawatannya lebih mudah. Kecendrungan petani ini untuk menggunakan bibit lokal, tidak mempengaruhi […]

  • Fahrizal: Negara Memastikan Lebih Penting Keselamatan Dibanding Investasi

    Fahrizal: Negara Memastikan Lebih Penting Keselamatan Dibanding Investasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) H. Fahrizal Efendi Nasution mengatakan negara memastikan lebih penting kesehatan dan keselamatan lingkungan dibandingkan investasi sebagaimana tertuang dalam undang-undang perizinan, termasuk izin pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). “Dilihat dari segi undang-undang dan persyaratan, negara memastikan lebih penting kesehatan dan keselamatan lingkungan,” katanya […]

  • Madina Darurat Bencana, Al Washliyah Wajibkan Kader Bantu Masyarakat dan Buka Posko Bantuan

    Madina Darurat Bencana, Al Washliyah Wajibkan Kader Bantu Masyarakat dan Buka Posko Bantuan

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution melalui SK Bupati Nomor 360/0947/K/2021 menetapkan status Darurat Bencana Banjir selama selama 14 hari ke depan sejak surat tersebut dikeluarkan pada Sabtu (18/12). Menyahuti surat tersebut, kader Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) wajib membantu masyarakat terdampak banjir yang terjadi di […]

  • Usut DAK Madina 2006-2010

    Usut DAK Madina 2006-2010

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) demo ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal di Payabungan, Senin (27/12/2010). Demo dilakukan karena banyaknya ditemukan kejanggalan dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) sejak Tahun 2006 sampai sekarang. Dalam orasinya, massa HMI mengatakan pengelolaan DAK di Disdik Madina terkesan jadi ajang meraup keuntungan sebanyak-banyaknya oleh pejabat Disidik, khususnya DAK […]

  • Pendidikan Gratis Di Kabupaten Mandailing Natal

    Pendidikan Gratis Di Kabupaten Mandailing Natal

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) telah lama berakhir, hampir seluruh Kecamatan Di Kabupaten Mandailing Natal mendukung dan mencoblos penuh terhadap pasangan No.6 yakni pasangan H.M Hidayat Batubara dan Dahlan Nasution menjadi Bupati dan wakil Bupati Mandailing Natal. Setelah resmi dilantik oleh Gubernur Sumatera Utara menjadi Bupati syah Mandailing Natal sejuta tantangan yang diberikan rakyat kepada […]

expand_less