Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

18 Mahasiswa RI Ditangkap di Kairo

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
  • print Cetak


KAIRO – Situasi tak menentu di Mesir berimbas ke warga negara Indonesia di negeri tersebut. Seorang mahasiswa melaporkan adanya tindakan kasar yang dilakukan aparat miiter Mesir, mulai dari aksi penodongan pistol hingga penangkapan.

“Kemarin seorang teman dekatku asal Garut bernama Syaiful di todong pistol pihak militer dan diturunkan paksa dari taksi. Ia diinterogasi di bawah todongan pistol dan sangat ketakutan waktu itu,” kata Muhammad Irfan, mahasiswa Universitas Al Azhar, Kairo, Sabtu (5/2).

Dua orang mahasiswa lainnya, Faisol dan Fulki, dipukul kayu ketika keluar rumah untuk membeli kardus.

“Berita paling mengejutkan adalah ditangkapnya 18 mahasiswa, seperti ditulis di wall rekan kami. Setelah ditahan beberapa saat akhirnya mereka dibebaskan,” katanya.

Mahasiswa asal Indonesia yang tinggal di luar Kota Kairo juga sempat dihentikan aparat keamanan ketika hendak menuju titik kumpul evakuasi untuk kembali ke Tanah Air. Oleh karena itu Irfan berharap evakuasi gelombang berikutnya segera dilakukan.

Persiapan evakuasi gelombang III dilakukan di Kedutaan Republik Indonesia (KBRI) di Kairo. Rencanaya ratusan WNI akan kembali diterbangkan ke Jakarta pada hari ini, Minggu. “Selain membahas persiapan evakuasi gelombang ketiga, juga penyaluran bahan pangan bantuan dari pemerintah,” katanya.
Seorang koordinator evakuasi menegaskan, prioritas evakuasi kali ini adalah mahasiswa yang tinggal di luar Kairo dan perempuan.

“Tim menegaskan akan berusaha melakukan penjemputan mahasiswa yang tersebar di luar daerah Kairo, antara lain Mansouro, Zagazig, Thanta, Dimyath, Tafahna, dan Alexandria,” tambah Irfan.
Sedang penyaluran bantuan makanan di pusatkan di gedung konsuler.

Dari data tim tercatat sebanyak 1 ton bahan makanan bantuan dari pemerintah, terdiri dari ribuan karton mi instan dan ratusan nasi kemasan siap makan. Proses penyaluran dilakukan sejak Sabtu pagi, melibatkan para mahasiswa.

Kendaraan yang dipakai sebagian besar mobil pribadi milik WNI dan satu mini bus milik KBRI.
“Saya bersama tim mengantarkan bantuan makanan ini ke berbagai organisasi kedaerahan, di antaranya KPMJB (Jawa Barat), KPJ (DKI Jakarta), Kemas (Sumatera Selatan), KMKM (Kalimantan), KSW (Jawa Tengah), dan Gama Jatim (Jawa Timur),” kata Irfan.

Visa Kedaluwarsa
Huslan S, mahasiswa asal Lamongan, Jawa Timur, juga mengungkapkan situasi di kota Kairo saat ini sudah tak aman lagi.

“Jam malam masih tetap diberlakukan. Mulai pukul 16.00 waktu setempat hingga pukul 08.00, warga dilarang keluar rumah,” ujar Huslan.

Semenjak diberlakuknya jam malam itu, warga Mesir berjaga-jaga di lingkungan masing-masing.
“Seperti yang terjadi di samping rumah saya, setiap malam orang-orang masih berjaga-jaga sambil membawa tongkat dan samurai,” ungkapnya.

Selain karena kondisi keamanan, Huslan tak berani keluar rumah karena masa berlaku visanya sudah habis. Ia khawatir terjaring razia aparat keamanan.

“Mau memperpanjang visa bagaimana, wong rusuh kayak begitu,” keluh Huslan.
Ia berharap segera dapat dievakuasi. Kalau tidak, lanjutnya, bukan tidak mungkin para mahasiswa yang bertahan di Kairo akan mati kelaparan.

Persediaan makanan semakin menipis dan hanya cukup untuk beberapa hari ke depan.
Zulkar, pengurus Komunitas Mahasiswa Mesir asal Indonesia, mengimbau pada rekan-rekannya, agar dalam situasi sulit para mahasiswa bisa saling bantu.

“Kalau bisa, usahakan selalu berbagi dengan kawan-kawan yang membutuhkan, walau hanya segenggam beras. Selamat berjuang!” ungkapnya.

Ahmad, mahasiswa asal Indonesia lainnya, menyatakan, hingga saat ini belum ada distribusi sembako.
Padahal tempat tinggalnya tidak jauh dari kantor KBRI. “Seharusnya tidak luput dari pantauan pemerintah,” katanya.

Dalam situs resminya, Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir, menjelaskan pendistribusian sembako ke WNI di Mesir oleh tim relawan dilakukan Sabtu.

Teknisnya, tim relawan akan mengantarkan sembako ke Sekretariat organisai kekeluargaan mahasiswa.
Kemudian Satgas di setiap posko kekeluargaan akan menyalurkan sembako tersebut kepada anggotanya dengan skala prioritas.
Sumber : Tribunnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 24 Tahun Madina, Sudah Saatnya Menuju Umur Dewasa

    24 Tahun Madina, Sudah Saatnya Menuju Umur Dewasa

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Halvionata Auzora Siregar* Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Sumatra Utara, terbentuk melalui Undang- Undang Nomor 12 Tahun 1998 dan diresmikan  tepatnya tanggal 9 Maret 1999. Artinya usia Mandailing Natal sudah dewasa, bukan lagi usia seumur jagung. Usia 24 tahun pada 2023 tahun ini adalah masa peralihan habisnya […]

  • Pembangunan Transmisi Listrik PT.SMGP ke PLN Masih Tersendat

    Pembangunan Transmisi Listrik PT.SMGP ke PLN Masih Tersendat

    • calendar_month Kamis, 31 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembangunan jaringan transmisi 150 KV dari PT.SMGP ke Gardu Induk PLN masih tersendat. Soalnya, warga Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal masih belum menyetujui pemukiman mereka dilintasi jalur listrik tegangan tinggi itu. Sosialisasi yang diselenggarakan pihak PT. Sorik Marapi Geothermal Power kepada masyarakat Desa Purba Baru, Kamis (31/1/2019) […]

  • Terkait Penemuan Jasat Bayi,  Kapolres Madina Belum Dapat Laporan Perkembangan Dari Kapolsek

    Terkait Penemuan Jasat Bayi, Kapolres Madina Belum Dapat Laporan Perkembangan Dari Kapolsek

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) Kapolres Mandailing Natal AKBP.H.M Reza Chairul mengaku belum mendapatkan laporan dari Kapolsek Panyabungan AKP. Syaripuddin terkait perkembangan penemuan jasad bayi di Lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal( Madina ). Hal itu diakui Kapolres saat dikonfirmasi lewat pesan singkat Kamis 6/7/2023 terkait perkembangan penanganan kasus penemuan jasad bayi […]

  • Presiden Jokowi Tekankan Daerah Sinergitas di Vaksinasi Covid

    Presiden Jokowi Tekankan Daerah Sinergitas di Vaksinasi Covid

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina), Jakfar Sukhairi Nasution menghadiri pertemuan dengan Presiden RI, Joko Widodo tentang penanganan Covid-19 di Sumatera Utara, Kamis (16/9/2021). Pertemuan berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan. Selain para kepala daerah, hadir juga Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Wagubsu Musa Rajekshah dan […]

  • BPBD: Belum ada potensi bencana di Sumut

    BPBD: Belum ada potensi bencana di Sumut

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara belum menemukan atau mendeteksi kemungkinan adanya bencana di daerah itu, selain potensi kebakaran di sekitar pemukiman masyarakat. “Potensi bencana belum ada. Hanya kebakaran yang perlu diwaspadai,” kata Kepala BPBD Sumut Ahmad Hidayat di Medan, hari ini. Ia mengatakan, meski telah memasuki musim kemarau, Sumut tidak memiliki […]

  • Dukungan TNBG untuk Kemajuan Kopi Mandailing

    Dukungan TNBG untuk Kemajuan Kopi Mandailing

    • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – TNBG (Taman Nasional Batang Gadis) terus memberikan dukungan untuk kemajuan Kopi Mandailing, salah satunya dengan melakukan kurasi di kawasan penyangga agar standar kualitas kopi bisa bersaing dalam pasar global. Demikian disampaikan KSBTU TNBG Bobby Nopandry kepada Mandailing Online di Panyabungan. “Dengan adanya kurasi ini, kita tahu langkah yang harus diambil untuk […]

expand_less