Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

6 Penduduk Tewas Dibantai Harimau Sejak Tahun 2006

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar data yang dikumpul Sumatra Rainforest Institute (SRI), terror dan pembunuhan oleh harimau terhadap manusia di Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis sudah berlangsung sejak tahun 2006.

Hingga Maret 2013 jumlah manusia tewas dikalangan penduduk mencapai sekitar 5 orang. Dan bertambah satu orang lagi di Juni 2013.

Pada tahun 2006 korban tewas bernama Anto. Dia diterkam harimau hingga tewas tercabik-cabik ketika sedang mandi sore di sungai.

Pada tahun 2007 korban tewas bernama Min yang saat itu sedang mengambil madu sekitar kebun hutan. Pada tanggal 19 Juni 2009 korban tewas bernama Iming, juga warga Ranto Panjang diterkam ketika sedang bekerja di kebun.

Tak sampai sebulan setelah Min, harimau kembali membantai penduduk desa Ranto Panjang pada tanggal 6 Juli 2009, korban yang tewas bernama Jali.

“Pada tanggal 11 Maret 2013, konflik antara Harimau Sumatra dengan manusia terjadi lagi. Korban tewas bernama Karman Lubis, juga penduduk Desa Ranto Panjang,” ungkap Direktur Eksekutif Sumatera Rainforest Institute (SRI) Rasyid Assaf Dongoran, kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Sementara itu, tokoh pemuda Muara Batang Gadis, Teguh W Hasahatan Nasution merilis data baru, Rabu (3/7/2013) korban tewas terbaru oleh harimau bernama Torkis Lubis (30), penyadap karet di Desa Rantau Panjang, diterkam harimau pada 22 Juni 2013.

Berdasarkan informasi dan kunjungan lapangan langsung oleh tim SRI, lembaga ini menyimpulkan bahwa harimau tersebut masih berkeliaran dan meresahkan masyarakat hingga kini.

Dalam menelusuri kasus terror harimau tersebut, tim SRI yang berjumlah 6 orang telah mengunjungi beberapa desa, seperti Sikapas, Singkuang, Ranto Panjang, Lubuk Kapundung I, Lubuk Kapundung II di Kecamatan Muara Batang Gadis.

Hasil investigasi yang dilakukan tim SRI dan wawancara dengan pihak masyarakat menghasilkan fakta sementara soal ukuran harimau yang meneror ini. Badan Harimau Sumatra itu berukuran panjang 2,5 hingga 3 meter dengan jenis kelamin jantan dewasa, berusia sekitar 25 tahun.

Peliput/Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi Golkar Cetuskan Orangtua Asuh Bagi Mahasiswa Berprestasi

    Fraksi Golkar Cetuskan Orangtua Asuh Bagi Mahasiswa Berprestasi

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fraksi Partai Golkar DPRD Madina sangat menaruh perhatian terhadap kehadiran program beasiswa untuk meringankan beban mahasiswa berprestasi yang tak mampu secara ekonomi. Dan kehadiran beasiswa itu merupakan hal yang uregen. Namun, ditengah ketersediaan anggaran yang terbatas dari sisi fiskal Pemerintah Daerah, maka Fraksi Partai Golkar DPRD Madina meletakkan program kebutuhan […]

  • Wilayah Jakarta dan Sekitarnya Masih Dikepung Banjir

    Wilayah Jakarta dan Sekitarnya Masih Dikepung Banjir

    • calendar_month Minggu, 20 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    15 Orang Meninggal Jakarta, (MO) – Sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya, Sabtu, masih digenangi air di antaranya di kawasan Pluit yang mencapai ketinggian dua meter. Banjir yang parah terjadi di belakang Pluit Village, Jakarta Utara, semakin parah dengan kedalaman hampir dua meter. Kawasan Pluit lainnya yang kebanjiran tersebut seperti Bandengan dan Teluk Gong. Bahkan, […]

  • Partai Berkarya Madina Kian Diperkuat Tokoh Profesional

    Partai Berkarya Madina Kian Diperkuat Tokoh Profesional

    • calendar_month Senin, 2 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Berkarya di Mandailing Natal diminati tokoh-tokoh profesional sebagai wadah penyaluran aspirasi politik. Mantan Ketua Badan Perecanaan Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Aswan Hasibuan,SH resmi mendaftarkan diri sebagai calon legislatif DPRD Madina dari Partai Berkarya. Aswan berada di kantor DPD Partai Berkarya Madina, Sabtu (30/8/2018) diterima Ketua DPD Partai Berkarya […]

  • Dishut tak punya data kerusakan hutan

    Dishut tak punya data kerusakan hutan

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIBUHUAN – Tingkat kerusakan hutan (deforestasi) di Kabupaten Padanglawas tergolong tinggi akibat perambahan dan adanya dugaan penyalahgunaan HPH, sehingga mengarah pada pembalakan liar. “Ternyata Dinas Kehutanan dan Perkebunan tidak mempunyai data tentang kerusakan hutan itu,” ungkap Kepakla Dinas Hutbun Padanglawas, Sulaiman Harahap, siang ini. Dia mengatakan, pihaknya belum mempunyai data tetang deforastasi. Mereka juga belum […]

  • Peradaban Sungai Batang Gadis dan Batang Angkola (Bagian I)

    Peradaban Sungai Batang Gadis dan Batang Angkola (Bagian I)

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Falah Nasution Guru Sejarah SMAN 2 Plus Panyabungan/Alumni Pend. Sejarah FIS UNIMED Sungai dalam perjalanan sejarah telah menjadi hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia, dari manusia awal dibumi sampai kehidupan manusia modern sekarang ini. Sebagian sejarah peradaban dunia berawal dari sungai-sungai. Manusia telah banyak mengukir peradaban di atas sungai dan berawal dari […]

  • Tunggu Sikap Presiden, Sumut Pecah jadi 4 Provinsi

    Tunggu Sikap Presiden, Sumut Pecah jadi 4 Provinsi

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum melakukan penyisiran terhadap berkas persyaratan usulan pembentukan Provinsi Tapanuli, Provinsi Sumatera Tenggara (Sumteng), dan Provinsi Kepulauan Nias. Kementerian yang dipimpin Gamawan Fauzi itu masih menunggu petunjuk dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait 65 RUU pembentukan daerah baru yang disodorkan DPR, yang tiga diantaranya pembentukan provinsi baru yang […]

expand_less