Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

8 Orang Mompang Julu Ditangkap

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2020
  • print Cetak

Peraonil polisi saat hendak berangkat melakukan penyisiran, Jumat (3/7/2020). Foto : Madina Pos/Sayahren Hasibuan.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 8 orang ditangkap polisi dalam aksi penyisiran yang dilakukan Polda Sumut dan Polres Madina di Mompang Julu, Jum’at sore (3/7/2020).

Itu diungkap Kapolres Madina, Horas Tua Silalahi dalam siaran pers Jum,at malam.

Kedelapan orang itu diduga terlibat dalam aksi kerusuhan 29 Juni 2020.

Dengan demikian sudah 11 orang yang ditangkap polisi setelah sebelumnya 3 orang tertangkap pada Rabu malam lalu.

Kapolres menjelaskan, keterlibatan 8 orang itu saat ini masih tahap pemeriksaan. Sedangkan 3 orang yang ditangkap Rabu malam sudah ditetapkan sebagai tersangka kerusuhan 29 Juni.

Di sisi lain, kapolres menyebutkan dua nama lain yang diharapkannya segera menyerahkan diri yakni Awaluddin dan Makrifatulloh yang teridentifikasi sebagai provokator kelompok perusuh.

Personel Polres Mandailing Natal (Madina) bersama Polda Sumatera Utara melakukan penyisiran di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Jum’at sore (3/7/2020).

Sekitra 70 personel turun menyisir lokasi, yaitu dari Polres Madina serta Ditreskrimum, Tim Inafis dan Batalyon C Brimob Polda Sumut.

Dalam penyisiran itu polisi menemukan rumah kepala desa dalam kondisi rusak.

Aksi blokir jalan lintas Sumatera (Jalinsum) dilakukan warga Mompang Julu pada 29 Juni 2020 menuntut pengunduran diri kepala desa.

Aksi itu berakhir rusuh sore hari ketika polisi mencoba membubarkan massa dari jalan raya dengan menyemprotkan air yang dibalas massa dengan lemparan batu ke arah polisi.

Sejumlah polisi cedera terkena batu dan dua mobil terbakar termasuk mobik wakapolres Madina.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegiatan Penambang Liar Pemkab Harus Antisipasi Dampak Penggunaan Merkuri

    Kegiatan Penambang Liar Pemkab Harus Antisipasi Dampak Penggunaan Merkuri

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Ketua Pam Swakarsa Lembaga Independen Masyarakat Naga Juang, Parimpunan Siregar, meminta Pemkab Madina segera melakukan antisipasi dampak penggunaan air raksa (merkuri) terkait aktivitas penambangan liar di kecamatan itu. “Merkuri menyebabkan kerusakan pada sistem saraf meskipun hanya terpapar dalam tingkat yang relatif rendah. Hal ini terutama berbahaya bagi ibu yang sedang hamil. Perkembangan anak-anak yang […]

  • Prostitusi Anak Kian Marak, Negara Harus Bertindak

    Prostitusi Anak Kian Marak, Negara Harus Bertindak

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Wanda Maryam Syam Mahasiswi tinggal di Samarinda Baru-baru ini, satu berita mengejutkan kembali hadir di tanah air. Bukan berita musibah-musibah yang biasanya, melainkan berita yang membawa masalah anak bangsa. Banyak sekali fenomena yang menghiasi jagat berita Indonesia, ditambah dengan berita satu ini, rasanya lengkap sudah. Berita tak sedap ini, hadir dari Tangerang dan […]

  • Lagi, LBH Al Amin Berangkatkan 4 Yatim ke SMK Penerbangan

    Lagi, LBH Al Amin Berangkatkan 4 Yatim ke SMK Penerbangan

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : LBH Al-Amin kembali memberangkatkan empat anak yatim dari Madina untuk disekolahkan di SMK Penerbangan, Jakarta. Keempat anak yatim itu berangkat dengan bus ALS dari Ladang Sari, Panyabungan, Rabu (17/7/2019). Isak tangis tak terbendung dari masing-masing ibu melepaskan keberangkatan anak-anak mereka. Bukan saja derai air mata perpisahan, tetapi juga tangisan melepaskan […]

  • Kunker DPRD: Kualitas Pendidikan Madina Jauh Tertinggal

    Kunker DPRD: Kualitas Pendidikan Madina Jauh Tertinggal

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kualitas pendidikan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) jauh tertinggal dibandingkan dengan Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Madina Dodi Martua di Panyabungan, Ahad (20/03/2011), setelah pulang kunjungan kerja dari Kendal. Padahal, apabila dilihat dari banyaknya sekolah, alokasi dana, sarana dan prasarana di Madina, tidak berbeda jauh dengan […]

  • Ulu Pungkut Siapkan Festival Gordang Sambilan

    Ulu Pungkut Siapkan Festival Gordang Sambilan

    • calendar_month Sabtu, 4 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Tokoh-tokoh masyarakat Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal saat ini tengah mempersiapakan Festival Gordang Sambilan dan Moncak yang rencananya dilaksanakan pada 23 hingga 24 Agustus. Lokasi festival akan berlangsung di pelataran Bagas Godang, Desa Huta Godang, Ulu Pungkut. Festival ini bersegmen festival rakyat, karena diselenggarakan oleh rakyat dalam upaya pelestarian dan pengembangan […]

  • 106 Kades se-Madina Dilantik 30 Desember

    106 Kades se-Madina Dilantik 30 Desember

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sebanyak 106 kepala desa (Kades) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bakal dilantik pada 30 Desember mendatang. Sekitar 95 orang di antaranya merupakan hasil pilkades yang dilaksanakan beberapa bulan lalu, sedangkan 11 kades lainnya karateker atas desa yang baru dimekarkan. Demikian disampaikan Pj Bupati Madina Ir H Aspan Sofian Batubara MM melalui Kepala Bagian Pemerintahan […]

expand_less