Jumat, 17 Jul 2026
light_mode

Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
  • print Cetak


Panyabungan (MO)-
Tympanum Novem dalam waktu dekat akan menjalin kerja sama dengan Prof. Uli Kozok, ahli tata bahasa dan budaya Tapanuli berkebangsaan Jerman. Berawal dari software “Latin to Mandailing” yang dikembangkan Tympanum Novem dan di publikasikan melalui situs 4shared.com beberapa waktu yang lalu. Software dimaksud diyakini menarik perhatian peneliti senior Etnologi Asia Pasifik di Universitas Hawaii itu. Prof. Uli Kozok mengatakan bahwa software itu bagus dari segi sistem alogaritme komputernya. “Sayangnya, font yang digunakan dalam aplikasi itu belum standar, karena belum mengacu pada unicode aksara Mandailing yang benar,” kata Uli Kozok. Lebih lanjut penulis buku “Aksara Batak” itu menjelaskan bahwa konstruksi font yang digunakan dan diyakini di Mandailing selama ini, sebenarnya bersumber dari konstruksi yang dikembangkan misionaris Jerman di masa kolonialisme. “Konstruksi aksara tersebut tidak benar,” katanya.

Askolani mewakili Tympanum Novem kepada Mandailingonline mengakui bahwa sistem aksara yang digunakan sebagai dasar acuan mereka memang hanya bersumber dari buku-buku pembelajaran huruf Tulak-Tulak yang digunakan di sekolah-sekolah di masa Mandailing masih bagian dari Kabupaten Tapanuli Selatan. “Kita belum memiliki acuan yang lebih valid, karena selama ini belum ada referensi yang sahih tentang aksara Mandailing,” katanya.

Prof. Uli Kozok mengatakan bahwa saat ini timnya di Universitas Hawaii sedang menyusun unicode berbagai rumpun bahasa Tapanuli, termasuk unicode Mandailing. Beliau menjanjikan akan segera memberikan format unicode dimaksud kepada Tympanum Novem untuk dibuatkan sistem alogaritmenya. “Sistem alogaritme yang dikembangkan idealnya berbasis Linux, jangan berbasis Windows, karena OS Linux merupakan aplikasi OpenSource yang lebih banyak dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi internasional. Uli Kozok juga menyampaikan kesalutannya, karena Tympanum memiliki keahlian mengembangkan alogaritme yang begitu rumit.

“Kita sebenarnya belum terlalu menguasai aplikasi berbasis Linux, terutama aplikasi pengembang multimedia dan database. Apalagi selama ini kita lebih userfull dengan OS berbasis Windows. Tapi insya allah, kita bisa segera menyesuaikan diri dengan gaya OpenSource Linux, karena OS dimaksud pernah juga kita gunakan,” kata Askolani.

Hal senada juga disampaikan Ahmad “Aes” Sukri. “Insyaallah kita bisa memenuhi keinginan Uli Kozok. Dengan begitu nanti, Mandailing nanti bisa lebih dikenali di dunia internasional,” kata penanggung jawab Desain & Software di Tympanum Novem itu . “Kita berharap Tympanum Novem ke depan dapat menjadi mitra Universitas Hawaii di Mandailing dalam mengembangkan berbagai penelitian dan pengembangan aplikasi berbasis lokal. Tentu saja melalui Prof Uli Kozok yang selama beberapa dekade amat getol meneliti dimensi-dimensi adat dan budaya rumpun Tapanuli. Dengan begitu, Mandailing dapat segera dikenali di lingkungan akademisi internasional, bukan hanya sebatas Gordang Sambilan saja.(holik)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2011, Sumut Target Dirikan SMK Internasional

    2011, Sumut Target Dirikan SMK Internasional

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Dinas Pendidikan Sumatera Utara memasang target untuk mendirikan SMK bertaraf internasional, pada 2011 mendatang. Kalau hal ini diamini, maka Sumut merupakan daerah pertama yang akan memiliki SMK bertaraf internasional di Indonesia. Untuk realisasi hal itu, Kabid Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi Disdik Sumut Ilyas S Sitorus, mengatakan, hingga kini pihaknya masih menunggu SK Gubernur. […]

  • Prisia Nasution Petik Pelajaran dari Orang Rimba

    Prisia Nasution Petik Pelajaran dari Orang Rimba

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Dua Minggu berada di dalam pedalaman Hutan Bukit Duabelas, Jambi membuat Prisia Nasution memetik banyak pelajaran dari penghuni Hutan tersebut. Dirinya menilai terjadi ironi kehidupan di kota besar yang sangat klise. Menurut Phia, begitu ia disapa, Orang Rimba selalu menjalani hidup dengan bahagia meski dalam kondisi yang kurang memadai. Sedangkan di kota, orang-orang masih saja […]

  • Pemkab Madina Masih Jalan Ditempat

    Pemkab Madina Masih Jalan Ditempat

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Saparuddin Haji menilai Pemkab Madina masih lamban merealisasikan pembangunan tahun ini. Padahal APBD Tahun anggaran 2014 telah disahkan pada Desember 2013 lalu, namun hingga Mei ini belum ada titik terang pelaksanaan pembangunan tersebut. “Harusnya dalam mengoptimalkan penyerapan anggaran, dan tidak tercipta […]

  • DARURAT NARKOBA SUMATERA UTARA (bagian 1)

    DARURAT NARKOBA SUMATERA UTARA (bagian 1)

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Moechtar Nasution Peredaran narkoba di Sumut sudah mencapai tingkat yang mengkhawatikan bahkan Wakil Gubernur HT.Ery Nuradi dalam satu kesempatan pernah menyebutkan sudah berada di lampu merah. Pernyataan orang nomor dua ini bukan tanpa alasan mengingat peredaran narkoba sudah menyentuh seluruh sektor kehidupan masyarakat tanpa terkecuali. Mulai dari pejabat yang tertangkap mengkonsumsi narkoba […]

  • Temu Karya ke-III Panyabungan Barat

    Temu Karya ke-III Panyabungan Barat

    • calendar_month Minggu, 19 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Caretaker Karang Taruna (KT) Kecamatan Panyabungan Barat melaksanakan Temu Karya ke-III Karang Taruna di SMPN 1 Panyabungan Barat, Minggu (19/12). Temu karya dengan tema “Peran Aktif Karang Taruna Menuju Kesejahteraan Sosial yang Berkesinambungan” ini untuk menentukan kepengurusan defenitif KT Panyabungan Barat. Acara ini dihadiri Camat Panyabungan Barat Aswar, Ketua KT Madina […]

  • Syamsul jangan angkat Sekda!

    Syamsul jangan angkat Sekda!

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pasca pensiunnya RE. Nainggolan dari jabatannya sebagai Sekretaris Daeraha (Sekda) Sumut, beberapa nama muncul menjadi kandidat penggantinya. Wacana pengangkatan Sekda definitif pun meruak. Namun ada beberapa kalangan yang menilai agar hal ini jangan terburu-buru dilakukan karena status hukum yang dipanggul Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Syamsul Arifin. “Jika dipaksakan penetapan Setdapropsu bisa `bumerang` di […]

expand_less