Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

DPRD Sumut abaikan perempuan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 19 Jul 2012
  • print Cetak

dprd medan

MEDAN – Komisi A DPRD Sumatera Utara dinilai sangat diskriminasi dan tak berimbang dalam menetapkan lima komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Sumut. Komisi A tak ada meloloskan satu pun calon perempuan.

“Kami menilai fit and profer tes yang dilakukan Komisi A DPRD Sumut ini sangat diskriminasi gender. Karena telah menihilkan peran perempuan dalam institusi publik,” kata Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), Khairiah Lubis, hari ini.

Awi, biasa perempuan berjilbab ini disapa, mengatakan, Komisi A DPRD Sumut seharusnya mengakomodir kuota minimal 30 persen keterwakilan gender sesuai dengan konvensi CEDAW yang telah diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia menjadi UU No 7 Tahun 1984 dan Inpres No 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender, yang mengamanatkan bahwa negara harus komit untuk mempercepat persamaan hak secara de facto antara laki-laki dan perempuan dalam institusi publik minimal 30 persen.

“Melihat keputusan Komisi A ini, jelas sama sekali tidak ada mengakomodir hak perempuan. Artinya, keputusan ini tak mengindahkan konvensi CEDAW yang telah diratifikasi oleh pemerintah,” ujar Awi.

Awi menegaskan, Komisi A telah mengabaikan hak-hak perempuan untuk mendapatkan informasi publik. “Artinya, kalau sama sekali tidak ada perempuan yang terpilih menjadi anggota KIP Sumut, maka akses perempuan untuk memperoleh informasi publik terabaikan,” sebutnya.

Sebab, kata Khairiah, perempuan lebih sensitif untuk menyentuh kebutuhan-kebutuhan informasi yang berkaitan dengan perempuan. “Tidak terwakilinya gender dalam institusi publik merupakan satu keputusan yang

telah mencederai demokrasi negara kita,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia meminta agar Komisi A DPRD Sumut dapat meninjau ulang kembali keputusan tersebut dan harus mengakomodir keterwakilan perempuan dan hak perempuan. “Kita berharap komisi A DPRD Sumut dapat meninjau ulang keputusannya dan janganlah mengabaikan hak perempuan hanya demi kepentingan partai. Jika keterwakilan perempuan terabaikan sama saja implementasi demokrasi di Sumut ini omong kosong,” tandas Awi.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut, Taufik Hidayat mengatakan, tidak diakomodirnya perempuan lantaran komisioner KIP merupakan pemilihan, bukan penetapan. Karena pemilihan, semua anggota komisi memiliki hak bersuara. “Ini kan berpulang pada masing-masing pemilih. Setiap anggota komisi punya pilihan masing-masing terhadap calon,” ujarnya.

“Perempuan dapat suara juga. Tetapi tidak besar. Karena penilaian masing-maisng, itu lah hasilnya,” jelas Taufik.(waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Syarat untuk Pendaftaran Calon Ketua PWI Madina Periode 2022-2025

    Ini Syarat untuk Pendaftaran Calon Ketua PWI Madina Periode 2022-2025

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Panitia konferensi IV Persatuan Wartaawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membuka penjaringan atau pendaftaran calon Ketua PWI Kabupaten Madina masa bakti 2022-2025 Dapat diketahui, PWI Madina akan mengadakan konferensi IV untuk menyusun program kerja juga menyusun kepengursan untuk periode 2022-2025 pada hari Senin (5/9) depan. Ketua Panitia, Zamharir Rangkuti kepada […]

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Petinju ternama Indonesia Chris John akhirnya memutuskan gantung sarung usai mengalami kekalahan dari petinju Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka, “Setelah 10 tahun mempertahankan gelar juara dunia, sekarang sudah waktunya bagi saya untuk menggantungkan sarung tinju” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, hari ini. Pria berusia 34 tahun ini juga menyatakan tidak kecewa kehilangan gelar […]

  • DPRD Desak Kejaksaan Usut Korupsi Dana Proyek di Pemkab Madina

    DPRD Desak Kejaksaan Usut Korupsi Dana Proyek di Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 31 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina Sahriwan Nasution mendesak aparat penegak hukum menyelidiki korupsi di Pemkab Madina, terutama dugaan pemerasan pejabat kepada para kontraktor. “Kita sudah melihat langsung selama ini di lapangan bahwa banyak proyek fisik yang kualitasnya kurang bagus, ini akibat banyaknya kutipan yang dilakukan kepada kontraktor dan juga pengawasan dari pihak PU […]

  • DPRD Tetapkan Sukhairi-Atika Bupati/Wabup Madina

    DPRD Tetapkan Sukhairi-Atika Bupati/Wabup Madina

    • calendar_month Selasa, 11 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Madina dalam rapat paripurna istimewa, (Selasa, 11/4/2021) menetapkan HM Jakfar Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution sebagai bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada Madina 2020. Selain penetapan bupati dan wakil bupati terpilih, terdapat 2 poin lain yang dihasilkan rapat paripurna istimewa itu dalam bentuk rekomendasi atau usulan kepada Menteri Dalam […]

  • Banyak desa di Sumut tak dapat listrik

    Banyak desa di Sumut tak dapat listrik

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara menyatakan banyak desa di provinsi itu yang belum menikmati layanan listrik yang disediakan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Hal Itu disampaikan beberapa anggota Komisi D DPRD Sumut dalam rapat dengar pendapat di Medan, yang dihadiri Direktur Direktur Konstruksi PLN Nasri Sebayang, Direktur Operasi Indonesia Barat […]

  • Tahun ini Aplikasi ROMA Akan Diluncurkan RSUD Panyabungan

    Tahun ini Aplikasi ROMA Akan Diluncurkan RSUD Panyabungan

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Panyabungan kembali buat terobosan baru, selain Sijegel yang menjadi karakter pelayanan RSU Panyabungan, kali ini bagi masyarakat yang hendak berobat ke RSU ini, jangka dekat ada aplikasi ROM A yang sudah di program. ROMA adalah Registrasi Administrasi Online merupakan inovasi program baru RSU […]

expand_less