Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Jaringan Seluler Ambruk Tahun 2013

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
  • print Cetak

Jakarta. Pertama Anda sulit mengunduh video dalam YouTube. Bosan menunggu unduhan tak kelar-kelar, Anda beralih ke Twitter, dan ternyata ini pun lamban. Anda lalu menoleh e-mail, dan ya ampun, lagi-lagi “loading”-nya lama banget. Itu semua terjadi ketika jaringan telepon seluruh dunia ambruk. Bulan-bulan berikutnya, Anda bahkan akan sangat sulit untuk sekadar menelepon.
Ini tiga tahun lagi dari sekarang, tiga tahun menuju masa kehancuran pertama jaringan telepon mobile.

Selamat datang di tahun 2013! Asumsi ini memang hanya skenario terburuk, tetapi macet totalnya jaringan komunikasi internet di masa dekat nanti memang amat mungkin terjadi.

Jaringan seluler sudah menunjukkan tanda-tanda kemandekan. Ponsel Anda tiba-tiba tak bisa dihubungi ketika sedang berada di tengah kerumunan orang banyak atau pada event-event besar seperti konser musik atau pertandingan olah raga. Dan masalah ini semakin buruk saja dari hari ke hari.

Ponsel pintar yang banyak melahap data, adalah sumber dari masalah ini. Bagaimana tidak, jaringan komunikasi yang masuk melalui ponsel pintar telah melebihi kapasitasnya karena sibuk menerima dan mengirimkan web pages, email, dan video streaming, 24 jam sehari tanpa henti.

Jika penggunaan perangkat-perangkat canggih seperti itu kian meluas, maka jaringan selpon di seluruh dunia akan macet total pada 2013. Ini terjadi karena layanan inti dari komunikasi jenis ini tergantung kepada komunikasi nirkabel. Hasilnya adalah kehancuran.

Satu-satunya solusi untuk mengatasinya adalah meneliti lagi bagaimana komunikasi mobil disampaikan. Pemerintah AS dan Eropa saat ini sedang mengatur potongan-potongan (chunk) spektrum gelombang elektromagnetik 5 Megahertz per jaringan per operator, yang digunakan operator di transmiter-transmiter mereka.

Potongan spektrum gelombang elektromagnetik ini berkaitan dengan jalur penerimaan dan pengiriman data lewat transmiter.

Terlalu Padat
Laiknya jalan raya, jalur komunikasi bebas hambatan hanya untuk menghindari terlalu padatnya lalu lintas komunikasi. Teknologi 3G dewasa ini bisa mengirimkan data 1 bit per detik per 1 Hertz dari potongan spektrum gelombang yang dimiliki masing-masing operator.

Itu artinya, menara BTS yang menggunakan sepasang potongan spektrum gelombang 5 MHz bisa mentransmisikan hanya 6 megabyte data per detik. Macetnya jaringan seluler tak bisa diperkirakan satu dekade lalu tatkala jaringan 3G belumlah tercipta. Saat itu, pengguna ponsel pintar hanyalah para eksekutif perusahaan lewat BlackBerry mereka, dan jaringan 3G tidak banyak dimanfaatkan oleh mereka. Kini itu tak terjadi lagi. Modem-modem nirkabel, mempersibuk lalu lintas data sejak diperkenalkan lima tahun lalu.

Kemudian pada 2007, Apple meluncurkan iPhone yang kini sudah terjual 50 juta unit. Tiba-tiba saja, muka-muka baru berseliweran melintasi jalur lalu lintas komunikasi seluler, dan semuanya merampas badan jalur kamunikasi yang telah ada. Misal, satu video streaming akan menyita “bandwidth” yang dipakai untuk 100 panggilan telepon. Akibatnya, jalur 3G kini menjadi terlalu padat, khususnya di kota-kota besar di mana banyak orang menggunakan ponsel pintar. Dan saat itu operator telepon seluler akan dibanjiri oleh gelombang keluhan dari pelanggan.

Kemacetan seperti itu tampaknya akan menjadi biasa, menyusul semakin tingginya penggunaan ponsel pintar. Di Amerika saja, lebih dari 1,5 juta iPhone 4 –versi terakhir ponsel pintar produk Apple– ludes terjual pada peluncuran perdananya Juni lalu. Sementara ponsel-ponsel berbasis Android buatan Google, kian digemari orang.

Menyusul semakin bertambah banyaknya pengguna ponsel pintar, lalu lintas komunikasi mobil akan meningkat dua kali lipat setiap tahun selama empat tahun ke depan, demikian prediksi perusahaan komputer Cisco.

Itu artinya, kemacetan yang waktu ini terjadi kadang-kadang saja, akan sama sekali macet total di masa mendatang, khususnya di kerumuman-kerumunan besar seperti pada ajang pertandingan olahraga di Olimpiade.

Jalur Tambahan
Dulu, perusahaan ponsel menggunakan teknisinya yang inovatif untuk meningkatkan kapasitas.

Dengan mengambil lompatan dari 2G ke 3G misalnya, para teknisi akan mampu memampatkan 5 sampai 10 kali lebih banyak bit per detik untuk setiap satu Hertz spektrum gelombang elektromagnetik, kata Simon Saunders dari Real Wireless, Inggris.

Itu artinya lebih banyak lagi data yang langsung mempersibuk lalu lintas telekomunikasi. Banyak operator telepon yang kini optimistis bahwa opsi untuk mengatasi itu adalah memperlebar pita jaringan (bandwidth). “Jika jumlah kendaraan di jalan bebas hambatan meningkat empat kali tanpa ada jalur tambahan maka segala sesuatunya akan melambat,” kata Christopher Guttman-McCabe, Wakil Presiden CTIA – The Wireless Association, Washington DC, membuat analagi.

Oleh karena itu, demikian Christopher, “Kita memerlukan banyak jalur tambahan.” Dengan cara begitu, potongan-potongan spektrum gelombang 5 MHz yang digunakan operator telepon mobil pada transmiter-transmiter mereka, harus dialihkan. Namun sebelum ini dilakukan, pemerintah mesti membujuk dahulu para operator seluler untuk memanfaatkan jalur-jalur yang belum penuh digunakan.

Ini karena kebanyakan spektrum gelombang 400 MHz dan 3 GHz telah digunakan oleh militer, stasiun televisi, dan komunikasi satelit. (ant)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putusan PTTUN Medan Bukti Kuat Izin Lokasi PT.ALN Cacat Hukum

    Putusan PTTUN Medan Bukti Kuat Izin Lokasi PT.ALN Cacat Hukum

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan Nomor: 112/B/2014/PT.TUN-MDN Tanggal 20 Oktober 2014 telah menguatkan Putusan Pengadilan Tata Usaha (PTUN) Medan Nomor: 106/G/2013/PTUN-MDN tentang gugatan Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (KP. USU) terkait keabsahan izin lokasi PT. Agro Lintas Nusantara (ALN) di Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal. […]

  • KPU Sumut Tetapkan Edi-Ijek Pemenang Pilgubsu

    KPU Sumut Tetapkan Edi-Ijek Pemenang Pilgubsu

    • calendar_month Senin, 9 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) :  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Sumut 2018. Pasangan nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, memperoleh suara terbanyak. Pleno rekapitulasi penghitungan suara dari 33 kabupaten/kota itu berlangsung di Hotel Le Polonia, Jalan Sudirman, Medan, Minggu (8/7). Penghitungan berlangsung sejak pagi hingga tengah malam. Hasil akhir […]

  • Tanah Ulayat Bukan Tanah Nagara, Patuan Mandailing Siapkan Konsolidasi

    Tanah Ulayat Bukan Tanah Nagara, Patuan Mandailing Siapkan Konsolidasi

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih banyak masyarakat berasumsi tanah ulayat telah menjadi tanah negara. Padahal tidak demikian. Kajian hukum yang dilakukan Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat dan Budaya Kabupaten Mandailing Natal (FPPAB Madina) bahwa negara tidak pernah mengabaikan perkara ini. Negera jelas mengakui. “Bahkan negara memfasilitasi inventarisasi tanah ulayat itu,” kata Raja Panusunan Mandailing […]

  • Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Majelis Taklim Islam Kaffah & Madina Menulis Setelah dinyatakan lolos seleksi CPNS 2021, kini ratusan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memutuskan untuk mengundurkan diri. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mengundurkan diri sebanyak 100 orang dari 112.513 orang total keseluruhan yang dinyatakan lolos seleksi tersebut. (KOMPAS.com, 27/05/2022) Kepala […]

  • Peringatan HUT Satpam Ke-32 Polres Madina

    Peringatan HUT Satpam Ke-32 Polres Madina

    • calendar_month Jumat, 18 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN,(Mandailingonline)— Kepolisian Resor Mandailing Natal menggelar upacara dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan yang ke-32 dan diikuti oleh seluruh Satpam se-Kabupaten Madina, Rabu (16/1) di halaman mapolres Madina. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kepala Polres Madina AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe, S.iK. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Madina membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. […]

  • Tolak Wajib Militer, PNS Bisa Dipidana

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Draf Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Komponen Cadang Pertahanan Nasional yang merancang PNS dan para pekerja wajib militer sudah di DPR dan siap dibahas. Bahkan PNS dan pekerja yang menolak wajib militer bisa dipidana. Itu berdasarkan draf RUU Komponen Cadangan yang diperoleh, Kamis (30/5), sanksi bagi warga sipil yang menolak wajib latihan militer bervariasi. […]

expand_less