Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

BKD Gandeng Kantor Pos

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
  • print Cetak


Penerimaan berkas administrasi pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan tetap menggunakan jasa kantor pos. Ini dilakukan untuk lebih kondusifnya pelaksanaan penerimaan berkas pelamar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina, Asrul Daulay SIP saat ditemui METRO di ruang kerjanya, Jumat (5/11) mengatakan, pada penerimaan seleksi CPNS yang tak lama lagi akan dibuka, BKD akan tetap bekerja sama dengan kantor pos yang ada di Kabupaten Madina seperti tahun 2009 lalu.

Hal ini dilakukan untuk lebih mempermudah dan membuat suasana kondusif bagi pelamar yang akan melamar nantinya. Meski ini bukan salah satu yang ada di petunjuk teknis (Juknis) dan petunjuk pelaksanaan (Juklak), namun kerja sama dengan kantor pos tersebut merupakan kebijakan Pemprovsu, begitu juga dengan Pemkab Madina. Sebab dengan menggunakan jasa kantor pos dalam penerimaan berkas maka akan memperlancar dan mempermudah dalam menjalankan tahapan dan rangkaian CPNS.

“Tahun lalu juga kita buat seperti ini yakni bekerja sama dengan kantor pos dalam penerimaan berkas pelamar CPNS. Lalu, pihak kantor pos nantinya yang akan mengantar ke BKD Madina kemudian berkasnya diverifikasi. Ini untuk mempermudah penerimaan nantinya,” ujarnya.

Asrul menambahkan, BKD Madina saat ini hanya menunggu jumlah formasi serta MoU dalam hal penerimaan CPNS. Direncanakan, jumlah formasi akan diterima dari MenPAN pada pertengahan November ini. Setelah itu, BKD Madina akan berkoordinasi dengan BKD Sumut terkait jadwal pelaksanaannya serta hal lain terkait penerimaan CPNS.

“Penetapan waktu akan ditentukan setelah ditetapkannya jumlah formasi dan rangkaian lainnya, karena kita masih akan melakukan koordinasi dengan BKD Sumut,” tambahnya.

Terkait isu yang beredar soal mengutamakan pelamar yang memakai KTP daerah, Kepala BKD Madina menjelaskan, dalam Juklak dan Juknis tidak ada menyebutkan bahwa pelamar harus memakai KTP daerah yang dilamar atau harus mengutamakan pelamar dari daerah itu sendiri. “Itu tak ada dalam Juklal dan Juknis, pelamar yang lulus nantinya hanyalah pelamar yang memiliki kemampuan dan lulus dalam ujian,” tegasnya.

Masih dikatakan Asrul, Pemkab hingga saat ini belum menetapkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mana yang akan diajak bekerja sama soal penerimaan CPNS. Dan sesuai dengan Juklak, juga tidak ada disebutkan harus bekerja sama dengan PTN yang ada di daerah saja.

“Soal teknis dan administrasi lainnya kita mengacu kepada Juklak dan Juknis. Sedangkan soal kerja sama dengan PTN mana, itu belum bisa dipastikan, karena kita akan memilih PTN yang memang berpengalaman dan sesuai dengan kemampuan kita,” pungkasnya.

Tapsel Masih Tunggu Rapat Tim

Sementara itu Kepala BKD Tapanuli Selatan, Drs Aswad Daulay MH, belum bisa memastikan apakah dalam penerimaan berkas pelamar akan bekerja sama dengan kantor pos atau tidak. BKD saat ini masih menunggu jadwal seleksi penerimaan CPNS dan rincian formasi yang diperkirakan pertengahan November 2010 ini baru akan keluar.

“Nanti tim penerimaan CPNS rapat dulu, baru bisa diketahui. Memang permohonan dari kantor pos sudah ada, tapi itu bukan suatu kewajiban,” ujar Aswad Daulay, Jumat (5/11).

Diungkapkan Aswad, jadwal pendaftaraan CPNS sangat menentukan apakah mungkin bekerja sama dengan kantor pos atau tidak. Jika waktu pendaftaran panjang, bisa saja itu dilakukan. Tapi jika waktu pendaftaran singkat, tentu perlu pertimbangan yang matang.

Dijelaskan Aswad, jika waktu pendaftaran singkat, dan ketika berkas pelamar yang sampai di BKD dicek dan ada yang kurang, tentu berkas tersebut dikembalikan lagi melalui kantor pos, dan itu butuh waktu. Sehingga dikhawatirkan waktu memasukkan berkas lamaran pelamar yang kurang, waktu pendaftaran sudah habis. Sementara jika diterima langsung oleh Pemkab, bisa dicek langsung apakah berkasnya kurang atau tidak.

“Tapi intinya bagaimanapun tekhnis penerimaan berkas lamaran pelamar CPNS nantinya, itu semua dilakukan untuk memudahkan proses pendaftaran CPNS,” ucap Aswad.

Untuk diketahui, Kabupaten Tapanuli Selatan mendapat jatah formasi CPNS 2010 sebanyak 229 orang. (wan/neo)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuota LPG Yang Rendah Hingga Permainan Harga

    Kuota LPG Yang Rendah Hingga Permainan Harga

    • calendar_month Kamis, 13 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persoalan kuota ditengarai menjadi penyebab seringnya gas Elpiji atau LPG bersubsidi langka di pasaran Mandailing Natal (Madina). Ketika terjadi kelangkaan, maka kaum ibu rumah tangga bukan saja harusberlari dari warung yang satu ke warung yang lain mencari LPG yang ukuran 3 Kg itu, tetapi juga harus menghadapi harga yang meninggi […]

  • 3 Pekerja Asal Cina di PT SMGP Influenza dan Demam

    3 Pekerja Asal Cina di PT SMGP Influenza dan Demam

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga pekerja asal Cina di PT Sorikmarapi Geothermal Power di Mandailing Natal, Sumut menderita influenza dan demam. Ketiganya diketahui menderita influenza dan demam ketika tim medis dari Dinas Kesehatan Mandailing Natal melakukan tes kesehatan kepada 24 pekerja asal Tiongkok di PT SMGP, Selasa (28/1/2020) mengantisipasi sebaran virus corona. Kepala […]

  • Sinabung Aman, Jangan Terprovokasi

    Sinabung Aman, Jangan Terprovokasi

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Tanah Karo, – Masyarakat Tanah Karo, khususnya yang berdomisili di kawasan kaki perbukitan Gunung Sinabung sekitarnya, dan para wisatawan diimbau tidak terpengaruh provokasi isu miring yang menyatakan gunung yang berada di ketinggian 2.460 m dpl itu, meningkat statusnya. “Sesuai laporan bulanan pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan […]

  • PT SMGP Tunjukkan Kepedulian, Bagikan Sebako Kepada Anak Yatim di Panyabungan Barat

    PT SMGP Tunjukkan Kepedulian, Bagikan Sebako Kepada Anak Yatim di Panyabungan Barat

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT Sorik Marapi Geothermal Power kembali membagikan paket sembako kepada 128  anak yatim dan anak berkebutuhan khusus. Kali ini di  6 desa di Kecamatan Panyabungan Barat, Mandailing Natal, Senin,(27/6). Sembako yang disalurkan berupa 2 kg beras, minyak goreng 1 kg, mie lidi 1 bungkus, susu 2 kaleng, gula 1 kg, ikan […]

  • Sosok Atika di Mata Emak-emak Lumban Dolok

    Sosok Atika di Mata Emak-emak Lumban Dolok

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Lagi-lagi kesamaan gender menjadi alasan emak-emak di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, mendukung Atika Azmi Utammi Nasution sebagai calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) yang berpasangan dengan H. Saipullah Nasution sebagai calon bupati. Mereka menganggap keberadaan Atika sebagai pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 pada Pilkada Madina 2024 sebagai wakil […]

  • Pengrajin Kolang Kaling Mulai Menggeliat

    Pengrajin Kolang Kaling Mulai Menggeliat

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang bulan Ramadhan, para pengrajin kolang kaling di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai meningkatkan produksi. Pantauan di Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, kaum perempuan mulai disibukkan membuat kolang kaling untuk dijual kepada pedagang pengumpul. Pengrajin musiman juga terlihat aktif. Pekerjaan musiman ini memang hampir dilakoni banyak warga di desa itu. Sementara kaum […]

expand_less