Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

PNS nakal mainkan perjalanan dinas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Okt 2012
  • print Cetak

JAKARTA, (MO) – Badan Pemeriksa Keuangan menemukan adanya perjalanan dinas fiktif yang mrugikan Negara sebarsa Rp77 miliar. Kerugian tersebut hanya temuan semester I Tahun 2012.

Menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo , temuan biaya perjalanan dinas fiktif bukan hal baru bagi.

Biaya perjalanan dinas fiktif tersebut adalah pekerjaan PNS nakal yang perlu dihukum dan dipertanggungjawabkan.

“Ada yang nakal, nanti dievaluasi, nanti diminta bertanggung jawab, nanti kalau ada yang salah dihukum,” ujar Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, hari ini.

Dia mengakui masih terdapat kelemahan dalam sistim pengawasan internal. Namun, dia mengklaim bahwa pemerintah terus melakukan evaluasi untuk memperkuat sistim sekaligus menindak tegas oknum PNS yang melakukan penyimpangan anggaran.

Pemerintah, kata dia, terus melakukan koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan kementerian terkait untuk mengevaluasi perkembangan dalam satu tahun. Pertemuan untuk tahun ini akan dilakukan pada bulan ini.

“Telah dibuat suatu program, bahwa nanti di bulan Oktober kita akan ketemu lagi untuk melihat laporan perbaikan sistem dan pertanggungjawabannya, supaya di akhir tahun sudah bisa kita follow up perbaikannya,” tuturnya.

Hasil audit BPK semester 1/2012 menyoroti perjalanan dinas yang dilakukan pegawai negeri sipil (PNS). Hasilnya, selama enam bulan ini terdapat 259 kasus perjalanan dinas fiktif yang mengakibatkan kerugian negara atau daerah mencapai Rp77 miliar.

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Hadi Poernomo menyebutkan, sebanyak terdapat 173 kasus perjalanan dinas ganda atau perjalanan dinas yang melebihi standar yang ditetapkan. Nilainya mencapai Rp36,87 miliar.

Hadi tidak membantah jika perjalanan dinas fiktif merupakan salah satu penyimpangan yang selalu berulang kali dilakukan. Dia juga menyebutkan bahwa pegawai yang melaksanakan perjalanan dinas tidak sesuai ketentuan pertangungjawaban perjalanan dinas.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya penyimpangan uang negara pada lembaga dan kementerian dalam bentuk perjalanan dinas fiktif.

Temuan itu disampaikan oleh Ketua BPK, Hadi Poernomo dalam keterangan persnya usai menyampaikan sambutan tentang Penyerahan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester I tahun 2012 kepada DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa.

Pada semester I tahun 2012, kerugian negara akibat penyimpangan perjalanan dinas di pemerintah pusat dan daerah sebanyak 259 kasus dengan nilai Rp77 miliar.

“Dari total kerugian negara tersebut, sebanyak 86 kasus senilai Rp40,13 miliar merupakan perjalanan dinas fiktif dan sebanyak 173 kasus senilai Rp36,87 miliar merupakan perjalanan dinas ganda atau perjalanan dinas yang melebihi standar yang ditetapkan,” kata Hadi Poenomo.

Ketua BPK mengatakan penyimpangan pelaksanaan perjalanan dinas yang selalu berulang antara lain disebabkan pegawai yang melaksanakan perjalanan dinas tidak mematuhi ketentuan pertanggungjawaban perjalanan dinas.

“Penyebab lainnya adalah pengendalian oleh atasan langsung lemah, pejabat terkait tidak memverifikasi bukti pertanggungjawaban secara memadai, serta terdapat biro perjalanan yang menyediakan tiket palsu, boarding pass palsu dan bill hotel palsu,” kata Hadi Poernomo.

Namun, Hadi Poernomo tidak merinci lembaga atau kementerian yang paling tinggi melakukan perjalanan dinas fiktif.
(dat03/wol/antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PARPOL HARUS IKUT BAHAS R-APBD MADINA 2027

    PARPOL HARUS IKUT BAHAS R-APBD MADINA 2027

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Ludfan Nasution
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution – Koordinator Mandailing Epicentrum     Parpol mestinya tak hanya bekali Caleg dengan atribut, tapi juga tingkatkan vitalitas kader di DPRD dengan kemampuan advokasi (politik) anggaran. Pembahasan R-APBD Madina 2027 semestinya tidak hanya menjadi urusan TAPD dan DPRD. Ada satu institusi yang perlu ikut memberi perhatian ekstra dari sisi yang berbeda, […]

  • Tower di Komplek Madina Square Ditolak

    Tower di Komplek Madina Square Ditolak

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para penghuni di komplek ruko Madina Square, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) menyatakan keberatan terhadap pendirian tower tower Mini T-20 di atas salah satu ruko komplek itu. Keberatan itu muncul menyusul adanya pemberian izin dari Bakhri Efendi salah satu pemilik ruko (rumah toko) kepada perusahan telefon seluler untuk mendirikan tower di atas […]

  • Kandidat Gubernur Sumut Mulai Diperbincangkan

    Kandidat Gubernur Sumut Mulai Diperbincangkan

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Menjelang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara, Maret 2012 mendatang, kandidat Gubernur Sumut Periode 2013-2018 mulai ramai diperbincangkan. Informasi yang berhasil dihimpun beritasumut.com di Medan, Kamis (09/02/2012), sejumlah nama yang bakal ikut meramaikan bursa pemilihan tahun mendatang sudah mulai disebut-sebut. Nama-nama yang mulai disebut-sebut berasal dari beragama kalangan. Ada dari kalangan birokrat, politisi, militer hingga bankir. […]

  • SIKOLA

    SIKOLA

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Willem Iskander (Sati Nasution) Di aduma bagas kibul Marbangku marmeja-meja Di sima iba undul Anso marsipoda-poda Tombal danak dot jop basa Job roana di bagas i Dibaon madung dibotosa Dapotan poda iba di si Ise na marolong roa Di bagas parsipodaan i Ia na ummora Umpado Sutan, na mangincai i Ise na ringgas tu […]

  • MAU DIBAWA KEMANA GENERASI KITA?

    MAU DIBAWA KEMANA GENERASI KITA?

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Elvi Hasan, SE Aktivis Peduli Generasi Sistem pendidikan sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan telah melahirkan bencana jangka panjang bagi kehidupan manusia abad ini. The lost generation pun di depan mata. Tidak heran angka kriminal dan kerusakan moral kian meningkat di kalangan anak-anak dan remaja sebagai bukti kegagalan sistem kapitalis dalam  memenuhi kebutuhan […]

  • KPU Madina Tetapkan Dahlan-Sukhairi dan Yusuf-Imron

    KPU Madina Tetapkan Dahlan-Sukhairi dan Yusuf-Imron

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal, Senin (24/8) menetapkan dua pasangan calon bupati/wakil bupati untuk Pilkada Madina 2015. Kedua pasangan yang ditetapkan adalah pasangan Drs. H. Dahlan Hasan Nasution-H. Jakfar Sukhairi Nasution dan pasangan Drs. HM. Yusuf Nasution,Msi – H. Imron Lubis,S.Pd.MM. Penetapan kedua pasangan ini berdasar Keputusan KPU Mandailing Natal […]

expand_less