Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

UMK Kota Medan direvisi Rp2 juta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 14 Nov 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – Upah Minimum Kota Medan (UMK) 2013 yang baru saja ditetapkan oleh Dewan Pengupahan Kota Medan senilai Rp1.460.000,- akan segera direvisi. Hal ini dilakukan setelah sejumlah elemen buruh yang tergabung di dalam Mejelis Pekerja Buruh Sumatera Utara, dipimpin oleh Minggu Saragih, melakukan demo unjuk rasa dengan cara damai di Balai Kota Medan, hari ini.

Para pendemo ini diterima oleh Wakil Walikota Medan, Dzulmi Eldin, didampingi Sekda Syaiful Bahri, Asisten Pemerintahan, Daudta P Sinurat, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Armansyah S Lubis.
join_facebookjoin_twitter

Sejumlah elemen buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indoensia Sumatera Utara ini, yang dipimpin Minggu Saragih selaku Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Sumut, didampingi DPW FSMI Sumut Willy Agus Utomo, DPC SP LEM SPSI Kota Medan Gimin, DPC LOMENIK Kota Medan Ponijo dan pengurus Serikat Pekerja lainnya, dalam orasinya menuntut, agar UMK Kota Medan 2013 sebasar Rp1.460.000,- tersebut adalah tidak manusiawi dan tidak real harus direvisi, UMK Kota Medan mendekati Rp2 juta.

Selain itu juga penetapan besaran UMK tersebut yang dilakukan oleh Dewan Pengupahan Kota Medan tidak mencakupi harga pasar, meraka menetapkan berdasarkan harga grosir, dibandingkan dengan Kota lainnya seperti Tanggerang dan Jakarta UMK sudah mencapai di atas Rp2 juta, sementara Kota Medan merupakan Kota yang terbesar nomor tiga di Indoensia, penetapan UMK harus sebesar Rp2 juta atau setidaknya mendekati angka Rp2 juta,

Tuntutan lainnya, meminta keanggotaan Dewan Pengupahan Kota Medan belum mewakili keselurahan elemen tenaga kerja yang ada, untuk itu kepengurusan Dewan Pengupahan Kota Medan perlu diteliti ulang, juga diminta kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Medan perlu diperhatikan, dan Jabatan kepala Dinasnya perlu di evaluasi,. Salin itu juga meminta Pemko Medan membuat Peraturan Daerah (Perda) Tentang Perlindungan Ketenagaan Kerjaan.

“Kami minta UMK Kota Medan segera direvisi, UMK Kota Medan besarannya harus mencapai Rp2 juta, ini sudah final, dan juga keanggotaan Dewan Pengupahan belum mewakili semua serikat pekerja yang ada serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial perlu dievaluasi, dan pemko Medan segera membuat Perda tentang perlindungan ketenagaan kerja,“ ujar Minggu Saragih.

Menanggapi hal itu, Wakil Walikota Medan Dzulmi Eldin mengatakan, apa yang menjadi tuntutan para pekerja ini merupakan hal wajar dan ini merupakan aspirasinya dialam demokrasi ini, apa yang menjadi tuntutan para pekerja ini akan segera ditindaklajuti oleh Pemko Medan, dan masalah besaran UMK Kota Medan yan sudah ditetapkan oleh Dewan Pengupahan belum ditandatangani oleh Walikota Medan.

Dikatakan, pemerintah juga bisa merasakan apa yang dirasakan oleh para pekerja, dan untuk itulah kita perlu sepakat, penatapan besaran UMK yang telah dibuat oleh Dewan Pengupahan Kota Medan dipandang perlu untuk dilakukan revisi , dan kita sepakat ada kenaikan UMK yang telah ditetapkan tersebut, namun besarannya belum dapat ditentutakan, karena ini perlu persiapan dan juga pada penetapan nanti akan mengundang perwakilan Majelis Pekerja Buruh ini.

Menurutnya, Pemko Medan akan mengajak Dewan Pengupahan untuk merevisi UMK tersebut, dengan catatan mengajak salah satu dewan perwakilan untuk bisa menyamakan masukan, serta akan mengkaji sampi sejauh mana harus bisa kita tingkatkan, kesejahteraa para buruh melalui UMK ini, dan revisi ini secepat mungkin dilaksanakan, dan kita akan semaksimal mungkin untuk menaikan UMK ini yang disesuaikan dengan persiapan kita, karena Dewan Pengupahan ini merupakan hubungan tripartid yakni, pemerintah, pengusaha dan buruh.

“Kita sudah sepakat akan segera melakukan revisi UMK Kota Medan 2013 ini, dan kita belum bisa menetapkan berapa besarannya, yang penting ada kenaikan dari UMK yang sudah ditetapkan tersebut, “ ujar Dzulmi Edlin.

Masalah Perda tentang perlindungan ketenagakerjaan ini akan segera ditindaklanjuti, karena di Program Legislasi Daerah (Prolegda) memang sudah ada tinggal saja di laksanakan, namun semua ini perlu melakukan kajian-kajian terlebih dahulu. “Jadi bila kita melakukan usul Perda ke DPR perlu tahapan-tahapan, perlu syarat dan pra syarat, sehingga nantinya pengajuan ini tidak hanya semangat saja, tetapi sudah memilik syarat dan dasar yang kuat,” tutupnya.(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Real Qount : Pasangan SUKA Unggul

    Real Qount : Pasangan SUKA Unggul

    • calendar_month Rabu, 9 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga pukul 20.00 Wib, perolehan suara pasangan SUKA mencapai sekitar 41 persen berdasar real qount C1 yang terus masuk dari para saksi yang dikordinir PKS. Perolehan itu berdasar data posisi suara masuk 74 % dari total jumlah TPS Pilkada Madina 2020 pada pukul 20.00 wib, Rabu (9/12/2020). Itu diungkap Ketua Tim […]

  • Akademisi dan Pakar Diminta Berkontribusi Atasi Masalah Pertanian Desa

    Akademisi dan Pakar Diminta Berkontribusi Atasi Masalah Pertanian Desa

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daerah pedesaan merupakan salah satu daerah yang menjadi sumber produksi pangan yang ada di seluruh dunia. Tidak hanya itu, daerah pedesaan juga menjadi lokasi pengelolaan lingkungan hidup yang dinilai lebih baik. Meskipun demikian, pada kenyataannya saat ini telah banyak daerah pedesaan yang mengalami beberapa persoalan yang diakibatkan oleh dampak perubahan iklim hingga bencana yang terjadi. […]

  • Limbah Pengolahan Emas atau Tong Beroperasi Bebas. Warga Mulai Resah Dampak Kimia nya

    Limbah Pengolahan Emas atau Tong Beroperasi Bebas. Warga Mulai Resah Dampak Kimia nya

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online )- tong raksasa untuk pengolahan material pasiran mengandung emas di jalan irigasi desa panyabungan jae, kecamatan panyabungan kota, kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) mersahkan masyarakat. Pasalnya pengolahan emas ini beroperasi dengan menggunakan bahan kimia berbahaya. Inisial ND diduga menjadi pengusaha nya. Aparat penegak hukumpun terkesan tak berani menyentuh nya meski […]

  • PKB Madina Partai Pertama Serahkan Perbaikan Berkas Bacaleg ke KPU

    PKB Madina Partai Pertama Serahkan Perbaikan Berkas Bacaleg ke KPU

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online)- Ketua KPU Madina Fadilah Syarif mengatakan PKB Madina merupakan parpol yang pertama menyerahkan perbaikan dokumen Bacaleg ke KPU Madina. Hal dikatakan usai menerima berkas perbaikan Bacaleg dari DPC PKB Madina Jum’at 7/7/2023 di Kantor KPU Madina. Dia mengimbau kepada partai politik peserta Pemilu agar segera menyerahkan perbaikan dokumen Bacaleg masing-masing mengingat masa […]

  • Pemulangan Mahasiswa dari Mesir, Pemkab Diminta jadi Fasilitator

    Pemulangan Mahasiswa dari Mesir, Pemkab Diminta jadi Fasilitator

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Dua orang alumni Mesir yang juga kader PKS, H Sabirin Rangkuti Lc dan H Maratua Nasution Lc MA, meminta pemkab untuk menjadi fasilitator kepulangan puluhan mahasiswa Madina yang kuliah di Mesir. Permintaan ini menyusul situasi politik di negara yang dipimpin Hosni Mubarak. Keduanya yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Madina dari Fraksi PKS ini […]

  • Menuntut Ilmu Sambil Berdikari di SMK Negeri 1  Aek Marian

    Menuntut Ilmu Sambil Berdikari di SMK Negeri 1 Aek Marian

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Saat ini siswa SMK SMK Negeri  1 Aek Marian, Lembah Sorik Marapi, Madina, mulai menekuni praktek budidaya unggas. Sejumlah siswa jurusan Akribisnis Ternak Unggas melakukan rehabilitasi terhadap kandang ayam yang telah ada disediakan pihak sekolah. Untuk tahap awal, pekan ini bibit ayam tersuplai berjumlah sekitar 100 ekor. Para […]

expand_less