Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Israel pantas diadili ke Mahkamah Internasional

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
  • print Cetak

Nusa Dua, (MO) – Anggota Komisi I DPR RI Hidayat Nur Wahid menilai pemerintahan Israel pantas diadili ke Mahkamah Internasional karena telah menyebabkan banyak korban jiwa–sebagian besar merupakan perempuan dan anak-anak–lewat agresinya ke Jalur Gaza.

“Sangat wajar jika ada yang menuntut Isreal diadili di Mahkamah Hak Azasi Manusia Internasional karena telah mengakibatkan korban luar biasa,” kata Hidayat Nur Wahid pada sela-sela Dialog Antaragama Parlemen Internasional di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis.

Selama delapan hari agresi militer Israel ke Jalur Gaza, korban sipil pun terus berjatuhan. Tercatat korban tewas akibat serangan ini sudah mencapai 130 korban.

Selain masyarakat sipil, yakni perempuan dan anak-anak, serangan membabi buta militer Israel itu juga menewaskan sedikitnya tiga jurnalis lokal setelah mobil mereka hancur dibom jet tempur pemerintah yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu itu.

“Wartawan juga saya kira layak untuk memperkarakan masalah itu karena telah mencederai konvensi internasional terkait perlindungan wartawan,” kata Mantan Ketua MPR RI periode 2004-2009 tersebut.

Ia menyatakan bahwa beberapa pimpinan negara yang menjadi dalang dibalik beberapa kasus kekerasan juga telah berhasil dihukum oleh mahkamah yang berkedudukan di Denhaag, Belanda.

Sementara itu peluang menyeret Israel ke Mahkamah Internasional lanjut Hidayat, sangat mungkin terjadi. Namun hal itu tergantung manuver para penggiat HAM, lembaga pro perdamaian, dan pro perempuan dan anak untuk membawa hal itu kepada Mahkamah Internasional.

Indonesia pun menurutnya sangat wajar apabila melakukan hal serupa dengan melihat pendekatan HAM dan perlindungan masyarakat sipil.

“Saya kira wajar Indonesia melakukan upaya penggalangan ini dengan pendekatan HAM, perlindungan masyarakat sipil mengingat banyak rumah sakit diserang, anak-anak dan perempuan jadi korban,” katanya.

Meski saat ini kedua belah pihak telah sepakat untuk gencatan senjata namun menurutnya hal itu juga memerlukan peranan dari Amerika Serikat untuk berani menekan Israel agar menaati aturan itu, mengingat Israel tidak pernah menaati perjanjian gencatan senjata.(ANTARA)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karjani Dibacok Saat Mengantar Obat ke Orang Tuanya

    Karjani Dibacok Saat Mengantar Obat ke Orang Tuanya

    • calendar_month Rabu, 3 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jenazah Karjani (45) berada di Ruang Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan. Darwin (25) warga Desa Huta Tinggi, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, nekad membacok pamannya, Karjani, dengan sebilah golok hingga tewas di tempat, Ahad (30/09/2012) sore. Karjani dibacok saat ia datang ke rumah orang tuanya untuk mengantarkan obat untuk orang tuanya yang sedang […]

  • PT MAL Diduga Buang Limbah Berbahaya ke Sungai Marait

    PT MAL Diduga Buang Limbah Berbahaya ke Sungai Marait

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Madina Agro Lestari diduga membuang limbah berbahaya ke Sungai Marait, Desa Sikapas, Kecamatan Muara Batang Gadis, Rabu (24/8). Dugaan tersebut disampaikan Lubis (48 tahun), salah satu nelayan di wilayah tersebut. Lubis dan istrinya (DA, 40) mengeluh gatal-gatal usai mandi di belakang rumah mereka […]

  • TRANSFORMASI SOSIAL ADAT DAN BUDAYA MANDAILING (1)

    TRANSFORMASI SOSIAL ADAT DAN BUDAYA MANDAILING (1)

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sebuah Perfleksi dan Reorientasi Oleh: Askolani Nasution*   Prolog Amat sulit untuk mendeskripsikan sejarah atau tipikal adat dan budaya Mandailing. Terutama karena adat dan budaya daerah ini tidak diwariskan melalui literasi. Sekalipun kita sudah mengenal huruf tulak-tulak 1), tetapi aksara tersebut tidak digunakan untuk tradisi literer. Tetapi, hanya ditulis untuk mantera, ramalan, perjanjian antardesa, […]

  • PKB Madina Buka Pendaftaran Calon Bupati

    PKB Madina Buka Pendaftaran Calon Bupati

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mandailing Natal (Madina) resmi  membuka pendaftaran bagi penjaringan bakal calon bupati-wakil bupati Madina priode 2016 – 2021, Jumat, (17/4). Sekretaris DPC PKB Madina, Edi Anwar Nasution, SH yang juga  koordinator Desk Pilkada PKB kepada Mandailing Online  mengatakan penjaringan ini juga terbuka untuk umum termasuk pengurus […]

  • Stunting Ancaman Bagi Generasi Bangsa

    Stunting Ancaman Bagi Generasi Bangsa

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengajak seluruh stackholder fokus benahi stunting dalam rapat kerja tim percepatan dengan Taman Pemulihan Gizi (TPG) dan enumerator dalam rangkat persiapan survey tim Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) di aula Ladang Sari Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan, Selasa (6/9/). “Perlu kita pahami […]

  • “Holong Mangalap Holong” Esensi Reses Fahrizal Efendi Nasution

    “Holong Mangalap Holong” Esensi Reses Fahrizal Efendi Nasution

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Falsafah Holong mangalap holong, holong mangalap domu kembali menjadi esensi penting dalam rangkaian reses Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efenfi Nasution, SH di Mandailing Natal dalam sepekan ini. Itu merupakan falsafah Mandailing dalam dimensi pereratan hubungan antar individu dalam pranata sosial. Secara harfiah Holong mangalap holong, holong mangalap domu adalah “sayang […]

expand_less