Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Israel pantas diadili ke Mahkamah Internasional

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
  • print Cetak

Nusa Dua, (MO) – Anggota Komisi I DPR RI Hidayat Nur Wahid menilai pemerintahan Israel pantas diadili ke Mahkamah Internasional karena telah menyebabkan banyak korban jiwa–sebagian besar merupakan perempuan dan anak-anak–lewat agresinya ke Jalur Gaza.

“Sangat wajar jika ada yang menuntut Isreal diadili di Mahkamah Hak Azasi Manusia Internasional karena telah mengakibatkan korban luar biasa,” kata Hidayat Nur Wahid pada sela-sela Dialog Antaragama Parlemen Internasional di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis.

Selama delapan hari agresi militer Israel ke Jalur Gaza, korban sipil pun terus berjatuhan. Tercatat korban tewas akibat serangan ini sudah mencapai 130 korban.

Selain masyarakat sipil, yakni perempuan dan anak-anak, serangan membabi buta militer Israel itu juga menewaskan sedikitnya tiga jurnalis lokal setelah mobil mereka hancur dibom jet tempur pemerintah yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu itu.

“Wartawan juga saya kira layak untuk memperkarakan masalah itu karena telah mencederai konvensi internasional terkait perlindungan wartawan,” kata Mantan Ketua MPR RI periode 2004-2009 tersebut.

Ia menyatakan bahwa beberapa pimpinan negara yang menjadi dalang dibalik beberapa kasus kekerasan juga telah berhasil dihukum oleh mahkamah yang berkedudukan di Denhaag, Belanda.

Sementara itu peluang menyeret Israel ke Mahkamah Internasional lanjut Hidayat, sangat mungkin terjadi. Namun hal itu tergantung manuver para penggiat HAM, lembaga pro perdamaian, dan pro perempuan dan anak untuk membawa hal itu kepada Mahkamah Internasional.

Indonesia pun menurutnya sangat wajar apabila melakukan hal serupa dengan melihat pendekatan HAM dan perlindungan masyarakat sipil.

“Saya kira wajar Indonesia melakukan upaya penggalangan ini dengan pendekatan HAM, perlindungan masyarakat sipil mengingat banyak rumah sakit diserang, anak-anak dan perempuan jadi korban,” katanya.

Meski saat ini kedua belah pihak telah sepakat untuk gencatan senjata namun menurutnya hal itu juga memerlukan peranan dari Amerika Serikat untuk berani menekan Israel agar menaati aturan itu, mengingat Israel tidak pernah menaati perjanjian gencatan senjata.(ANTARA)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Kerumuni Cabup Harun Mustafa Nasution di Pasar Baru, Mereka Keluhkan Kondisi Pasar

    Pedagang Kerumuni Cabup Harun Mustafa Nasution di Pasar Baru, Mereka Keluhkan Kondisi Pasar

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Pedagang dan pengunjung Pasar Baru Panyabungan dikagetkan kedatangan Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina) Harun Mustafa Nasution. Senin 14/10/2024. Harun Mustafa Nasution didampingi abangnya Mustafa Bakri Nasution dan sejumlah tim pemenang hendak makan makanan khas Mandailing yakni Toge Taing Tumpat. Mendengar kedatangan Harun ke Pasar Baru, pedagang dilantai satu dan […]

  • Sidang Perdana 13 Tersangka Teroris Medan 29 Maret

    Sidang Perdana 13 Tersangka Teroris Medan 29 Maret

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pengadilan Negeri (PN) Medan telah membentuk 6 majelis hakim untuk menangani dan memeriksa 13 tersangka teroris perampokan Bank CIMB Niaga Medan dan penyerangan Mapolresta Hamparan Perak. “Sidang perdana terhadap 13 tersangka teroris ini kita jadwalkan pada Selasa 29 Maret 2011,” ujar Humas PN Medan Jonny Sitohang di Medan, Rabu (22/03/2011). Jonny yang ditemui di […]

  • PANEN PADI DI MANDAILING JULU

    PANEN PADI DI MANDAILING JULU

    • calendar_month Kamis, 19 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sejumlah petani di kawasan Mandailing Julu, Kabupaten Mandailing Natal. Sumut memanen padi yang sudah menguning, pertengahan April 2018. Mandailing Julu merupakan kawasan yang subur sehingga produksi padi reatif bagus. Foto : Kotanopan Madina

  • Kemewahan gedung DPR "Spa, Kolam Renang di DPR, Buat Apa?"

    Kemewahan gedung DPR "Spa, Kolam Renang di DPR, Buat Apa?"

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pembangunan gedung baru DPR kembali disorot setelah pihak kesekjenan DPR menyatakan bahwa gedung baru tersebut akan dilengkapi oleh ruang rekreasi yang mencakup fasilitas fitness, spa, dan kolam renang. Seluruh sarana relaksasi itu rencananya akan ditempatkan di lantai 36 yang terletak paling atas. Namun ternyata rencana pembangunan fasilitas rekreasi itu belum diketahui oleh sebagian pimpinan DPR. […]

  • Hiv/Aids Serang Padang Sidempuan

    Hiv/Aids Serang Padang Sidempuan

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN – Pada 2010, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padangsidimpuan telah mengidentifikasi tiga kasus penyakit mematikan HIV/AIDS. Dua korban telah meninggal, seorang lagi masih menjalani perobatan. “Dua korban meninggal itu sebenarnya bukan terjangkit HIV/AIDS di Padangsidimpuan. Namun keduanya selama ini merantau di Batam dan Surabaya,” kata Kadinkes, Doria Hafni Lubis, tadi pagi. Menurutnya, ketika tingkat penyakitnya […]

  • 5 Tahun, Petani di Tambangan Tonga Tak Dapat Jatah Air

    5 Tahun, Petani di Tambangan Tonga Tak Dapat Jatah Air

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TAMBANGAN ( Mandailing Online ): 5 tahun sudah petani sawah di daerah Tambangan Tongan, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tidak lagi bisa menanam padi. Pasalnya sungai batang aek tambangan yang biasa mengairi persawahan warga sudah tidak berfungsi baik akibat tanggul yang jebol. Ada sekitar 15 hektar lahan persawahan warga tidak dapat jatah […]

expand_less