Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Ketua Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan “Jangan Saling Menyalahkan, Berikan Kepercayaan Kepada Pemerintah”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
  • print Cetak

PANYABUNGAN, (Mandailing Online) – Ketua Komisi 1 DPRD Mandailing Natal Iskandar Hasibuan mengharapkan kepada semua pihak, baik itu komponen mana sajapun untuk tidak saling menyalahkan dan mengaku benar, tetapi masyarakat harus memberikan kepercayaan kepada Pemerintah di bawah Kepemimpinan HM Hidayat Batubara – Dahlan Hasan Nasution untuk melanjutkan pembangunan yang telah terlaksana selama ini agar tidak ada masyarakat yang terkotak-kotak.
“Saya pikir semua salah, Pemerintah salah, DPRD salah, serta yang lainnya salah, tapi tidak usahlah kita melakukan aksi-aksi yang merugikan kepentingan rakyat, bukankah H.M.Hidayat Dahlan – Drs. H.Dahlan Hasan Nasution merupakan keinginan masyarakat melalui Pilkada yang lalu dengan perolehan suara 72 %, kok secepat itu kita menuduh, tapi marilah kita berikan masukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Ketua Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan kepada sejumlah wartawan, Selasa kemarin di ruang kerjanya Gedung DPRD menjawab pertanyaan sekitar adanya tudingan kepada Bupati yang tidak mampu dan menyuruhnya mundur dari jabatannya.
Menurut Iskandar Hasibuan yang juga Wakil Ketua DPC.PDI Perjuangan Madina itu, kalau ada kelompok atau kumpulan masyarakat yang menilai Bupati HM Hidayat Batubara – H Dahlan Hasan Nasution belum berbuat dalam melanjutkan pembangunan ada baiknya disampaikan secara resmi bukan dengan menuding.
“Karena kita tau bersama Pemerintahan sekarang baru berusia 1,5 Tahun dan tentu sesuai dengan Visi dan Misi nya belum bisa dijalankan, makanya sebaiknya kita duduk bersama dengan DPRD, Bappeda, PUD, serta para instansi lainnya,” ajaknya.
Misalnya, ujar Iskandar Hasibuan, baru baru ini Komisi 1 DPRD Kab.Madina melakukan Study Banding ke Kab.Bandung, Jawa Barat ditemukan program P4 ( Program Peningkatan Pembangunan Pedesaan ) yang sangat cocok untuk kita laksanakan di Kabupaten Mandailing Natal di tahun anggaran 2013 mendatang dan tentu program P4 ini harus dibuat pada APBD Tahun 2013 untuk di tampung anggarannya, sebab program itu sangat menyentuh kepentingan masyarakat di desa-desa.
Selain itu, katanya, program Dinas Kesehatan tentang Puskesmas buka 24 Jam yang telah ditawarkan. “Tentu kita (DPRD, Pemerintah dan komponen masyarakat ) harus sama-sama mendorong agar anggaran untuk itu kita anggarkan di APBD Tahun 2013 mendatang, bukankah program itu sangat bagus sekali, tapi kalau programnya itu program kepentingan yang tidak terpenuhi maunya janganlah kita mengatas namakan rakyat sekalipun kita itu tetap rakyat Mandailing Natal agar pemerintah dapat melanjutkan pembangunan,”katanya.
Bagaimana dengan pengakuan Wakil Bupati Madina yang mengaku gagal, tanya wartawan, sambil tertawa Iskandar Hasibuan mengatakan belum gagallah, di mana yang gagal, soal janji dan sumpahnya, maunya disampaikan secara resmi ke DPRD agar sama-sama dibicarakan di mana kegagalan itu, kalau soal tidak ada kewenangan dan sakit hati atau apapun namanya janganlah dulu di sampaikan ke masyarakat, tapi marilah bincangkan bersama untuk mencari yang terbaik untuk pembangunan daerah kita.
“Saya cukup yakin sekali dengan kedua Pimpinan Pemerintahan itu, akan mampu melakukan perobahan, sebab dari Visi dan Misi yang telah di tuangkan dalam RPJMD jelas kita baca bahwa arah pembangunan semakin nyata, tapi janganlah kita biarkan APBD kita setiap tahunnya itu itu saja isinya, tapi marilah kita rumuskan dan kita bahas bersama sesuai dengan tuntutan Visi dan Misi Pemerintah, ingat bukan Visi dan Misi Bupati, tapi Visi dan Misi Pemerintah Mandailing Natal,” ujar Iskandar Hasibuan yang Politisi dari PDI Perjuangan Madina itu.
Karena itu, ujar Iskandar Hasibuan, siapaun yang selalu mengatas namakan rakyat di Kabupaten Mandailing Natal sebaiknya sebelum melontarkan kata-kata yang bisa membuat masyarakat terprovokasi hendaknya menanyakan dirinya apakah yang telah di berikan dan korbankan untuk kepentingan pembangunan Mandailing Natal dan jangan tanyakan apa yang telah di berikan Bupati Madina H.M.Hidayat Batubara kepadanya. “Karena jika kita mengaku yang paling Benar, Hebat, Pintar serta paling bisa “maka orang itulah yang paling bodoh di daerah kita dan sebaiknya kita sama-sama menanamkan niat ingin melanjutkan pembangunan dan tidak saling menuduh yang bisa membuat rakyat ter provokasih,”paparnya.
Iskandar Berharap , kepada seluruh lapisan masyarakat di harapkan sekali untuk tidak mau terbawa bawa dengan kepentingan kepentingan kelompok, tapi marilah sama – sama menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah untuk melanjutkan pembangunan yang telah di rintis oleh pemimpin terdahulu dan sikap saling menyalahkan dan menuding adalah dalam agama tidak diperbolehkan. (rin)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Oknum PNS Teror Remaja Ternyata Kasubbag

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua tersangka PNS yang ditangkap polisi karena meneror dan memeras remaja, selama ini menjabat sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubbag) di Pemkab Madina. Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Daud Batubara menjawab wartawan, Kamis (30/5/2013) menyatakan kedua tersangka tercatat sebagai Kasubbag di instansi yang berbeda. Kedua tersangka, yakni IA (bukan IE-Red) adalah […]

  • Lakalantas, 208 orang tewas di Sumut

    Lakalantas, 208 orang tewas di Sumut

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di daerah Sumatera Utara meningkat. Dari data yang diperoleh di Direktorat Lalulintas Sumut pada bulan Januari sampai September 2013, sejumlah 208 orang meninggal dunia akibat laka lantas tersebut. “Untuk wilayah kerja Polda Sumut, kasus kecelakaan maupun korban meninggal, Medan yang tertinggi,” ujar Kasi Laka Subdit Bin […]

  • Ketua MUI Madina: Puasa Ramadhan Bukan Hukuman

    Ketua MUI Madina: Puasa Ramadhan Bukan Hukuman

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Mengerjakan Ibadah Puasa pada bulan Ramadhan bukanlah penjara atau hukuman bagi kaum Muslimin. Jika bukan hanya sebatas manahan haus dan lapar, ibadah puasa seseorang justru dapat memberikan sejumlah tingkatan hikmah. Salah satu bentuk hikmahnya adalah peningkatan ukhuah antar sesama Muslim. Demikian gambaran yang terungkap dalam talk show khas bertajuk “Cerlang Cemerlang” Radio Madina Prima FM […]

  • GARA-GARA “GANTI SURAT”

    GARA-GARA “GANTI SURAT”

    • calendar_month Sabtu, 20 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Rina Youlida N “Praaang…… praaaang….….” Suara piring berdentang sahut-sahutan dari arah dapur. Tak asing lagi jika suara itu sudah menjadi langganan setiap kali Rahma, istri Udin menyuci piring. Seolah itu adalah pekerjaan yang sangat melelahkan atau memalukan, Rahma tidak pernah ikhlas untuk mengerjakannya. Bukan itu saja, memasak dan mengerjakan pekerjaan rumah lainnya yang lazim […]

  • Mendagri Terbitkan Surat Pemberhentian Bupati Madina

    Mendagri Terbitkan Surat Pemberhentian Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menteri Dalam Negeri menerbitkan surat pemberhentian Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara yang saat ini mendekam di penjara Tanjung Gusta, Medan. Surat Mendagri tersebut tertanggal 28 April 2014 dengan Nomor 131.12-1630 Tahun 2014. Surat Mendagri ini telah diterima oleh Ketua DPRD Madina, As Imran Khatamy Daulay dan Plt Bupati Madina Dahlan […]

  • Tak Berkategori

    AGROFORESTRY KOPI MANDAILING

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Dahlan Batubara Pihak importir dari Singapura sudah melakukan permintaan sekitar 2 ton per bulan kopi Mandailing dari Desa Simpang Banyak Julu dan Simpang Banyak Jae, Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina). Tetapi, petani di dua desa ini belum mampu memenuhi permintaan itu akibat masih rendahnya tingkat produksi biji kopi. Sejauh ini, kedua desa ini masih […]

expand_less