Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Mandailing Indonesia Setuju Iktiraf Tortor Mandailing dan Gordang Sambilan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Jul 2012
  • print Cetak

foto pertemuan mandailing
Panyabungan (MO) – Etnis Mandailing di tanah leluhur, Sumatera Utara, Indonesia menyetujui perjuangan etnis Mandailing di Malaysia dalam pengajuan iktiraf Tortor Mandailing dan Gordang Sambilan sebagai warisan kesenian Etnis Mandailing untuk disetarakan dengan kesenian etnis lain di Malaysia.

Persetujuan itu muncul dalam pertemuan antara pengurus Persatuan Halak Mandailing Malaysia (PHMM) dengan beberapa unsur, di Sopo Godang Rumah Dinas Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Panyabungan, Selasa (10/7).

Pihak Mandailing di tanah leluhur memahami bahwa iktiraf Gordang Sambilan dan Tortor Mandailing yang diperjuangkan PHMM bukan bermaksud klaim oleh negara Malaysia seperti yang dituduhkan media massa di Indonesia.

Iktiraf merupakan pengakuan dan registrasi agar dua kesenian itu diakui sebagai warisan kesenian etnis Mandailing yang berasal dari tanah leluhur Mandailing di Sumatera Utara, Indonesia, dan dapat dipertunjukkan di khalayak ramai termasuk acara kenegaraan di Malaysia serta pembinaan untuk pengembangannya.

Warisan dalam bahasa di iktiraf, pengertiannya bukan “warisan” yang dimaksud dalam bahasa Indonesia sebagai “memiliki”, melainkan bahwa kesenian itu berasal dari tanah leluhur Mandailing sebagai ciri keetnisan bangsa Mandailing di malaysia.

Unsur yang hadir dalam pertemuan itu adalah Badan Pemangku Adat Mandailing Natal; Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara; Walikota Padangsidempuan, Zulkarnain Nasution serta tokoh masyarakat Mandailing. Rombongan PHMM dipimpin Presiden PHMM, Ramli Abdul Karim Hasibuan.

Pertemuan dilakukan di atas amak lampisan (tikar berlapis) sebagai salah satu adat istiadat Mandailing dalam pertemuan atau permufakatan dengan pihak yang dihargai. Dan malam harinya, dilakukan pertunjukan Gordang Sambilan di kampung kelahiran Willem Iskander, Pidoli, Panyabungan.

Pengurus Badan Pemangku Adat Mandailing Natal, Mgr. Iru Parlagutan Lubis menyatakan bahwa selama ini tenyata ada kesalahfahaman tentang wacana iktiraf tersebut. Dia juga memahami tentang adanya pembelokan wacana yang dilakukan surat kabar Kompas sehingga menyulut kemarahan masyarakat Indonesia terhadap rencana pengiktirafan Gordang Sambilan dan Tortor Mandailing.

“Namun, setelah adanya penjelasan langsung dari Saudara Ramli ini, diharapkan semua pihak sudah memahami fakta yang sebenarnya, bukan issu yang dibelokkan media massa,” katanya, seraya mengimbuhkan bahwa Badan Pemangku Adat tidak mempermasalahkan upaya etnis Mandailing di Malaysia tersebut dan meminta agar PHMM melanjutkan perjuangan mengembangkan dua kesenian itu di Tanah Semenanjung.

Sementara itu Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara juga menghimbau agar masyarakat tidak terpancing oleh issu-issu yang menyesatkan yang dapat merenggangkan hubungan persaudaraan Mandailing di Malaysia dengan Mandailing di Indonesia. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Madina Temukan 18 Proyek Tidak Selesai

    DPRD Madina Temukan 18 Proyek Tidak Selesai

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    foto Binsar Nasution PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fraksi Perjuangan Reformasi DPRD Mandailing Natal (Madina) menemukan 18 proyek fisik tahun 2012 tidak selesai dikerjakan, sementara dananya sudah dicairkan Pemkab Madina 100 persen. “Kita mendesak Pemkab Madina memberikan penjelasan secara resmi terhadap 18 paket proyek pada anggaran 2012 yang belum selesai dikerjakan sampai dengan Pebruari 2013, sementara […]

  • Granat desak grasi Ola dicabut

    Granat desak grasi Ola dicabut

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) -Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencabut kembali grasi kepada Meirika Franola alias Ola. “Presiden tidak bisa menyatakan bertanggungjawab saja mengeluarkan grasi, namun juga harus mencabutnya kembali,” kata Ketua Umum Granat, Henry Yosodiningrat di Jakarta, Minggu. Sebelumnya, melalui Keppres Nomor 35 tahun 2011, Ola mendapatkan pengampunan dari semula hukuman […]

  • Kemerdekan Diraih Dengan Nyawa dan Air Mata

    Kemerdekan Diraih Dengan Nyawa dan Air Mata

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mempertahankan dan mengisi kemerdekaan itu harus dengan pembangunan di segala bidang kehidupan serta mewujudkan adil dan makmur yang merata material dan spritual berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Perjalanan sejarah bangsa Indonesia penuh dengan gelimang darah dan air mata, ribuan jiwa wafat untuk meraih, mempertahankan dan membela kemerdekaan dan bendera merah putih. […]

  • Minta Tanggungjawab Tabrak Lari, Warga Aek Badak Razia L300

    Minta Tanggungjawab Tabrak Lari, Warga Aek Badak Razia L300

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SAYUR MATINGGI (Mandailing Online) – Ratusan warga Desa Aek Badak Kecamatan Sayur Matingi melakukan razia terhadap setiap mobil angkutan umum jenis L300 trayek Sidempuan-Panyabungan yang melintas di Jalinsum, Jum’at (2/5/2014). Mereka menghadang dan menyekap semua angkutan umum L300 yang melintas. Aksi ini dilakukan warga meminta tanggungjawab atas peristiwa tabrak lari di jalur Jalinsum titik Desa […]

  • Nasdem Usul Syarat Baru Pengajuan Capres

    Nasdem Usul Syarat Baru Pengajuan Capres

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA, – Partai Nasdem menyumbang perspektif baru dalam perkembangan pembahasan revisi UU Pemilihan Presiden (Pilpres) yang kini sedang berproses di parlemen. Terkait dengan syarat pengusulan pasangan capres-cawapres, partai yang akan mengikuti pemilu kali pertama pada 2014 itu mengusulkan agar penentuan tidak lagi didasarkan pada persentase perolehan suara atau kursi. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai […]

  • Warga Panyabungan Puji Kejakgung Tangani Kasus Diskes Madina

    Warga Panyabungan Puji Kejakgung Tangani Kasus Diskes Madina

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Madina mengapresisasi Kejaksaan Agung RI yang telah menindaklanjuti kasus dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina) “Ini baru kabar baik soal pemberantasan korupsi,” kata Karim Pulungan, warga Penyabungan kepada Mandailing Online, Selasa (7/6). Dia mengharapkan agar Kejaksaan Agung tidak berhenti menindaklanjti kasus dugaan korupsi yang diadukan oleh Aliansi Rakyat […]

expand_less