Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Mandailing Indonesia Setuju Iktiraf Tortor Mandailing dan Gordang Sambilan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Jul 2012
  • print Cetak

foto pertemuan mandailing
Panyabungan (MO) – Etnis Mandailing di tanah leluhur, Sumatera Utara, Indonesia menyetujui perjuangan etnis Mandailing di Malaysia dalam pengajuan iktiraf Tortor Mandailing dan Gordang Sambilan sebagai warisan kesenian Etnis Mandailing untuk disetarakan dengan kesenian etnis lain di Malaysia.

Persetujuan itu muncul dalam pertemuan antara pengurus Persatuan Halak Mandailing Malaysia (PHMM) dengan beberapa unsur, di Sopo Godang Rumah Dinas Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Panyabungan, Selasa (10/7).

Pihak Mandailing di tanah leluhur memahami bahwa iktiraf Gordang Sambilan dan Tortor Mandailing yang diperjuangkan PHMM bukan bermaksud klaim oleh negara Malaysia seperti yang dituduhkan media massa di Indonesia.

Iktiraf merupakan pengakuan dan registrasi agar dua kesenian itu diakui sebagai warisan kesenian etnis Mandailing yang berasal dari tanah leluhur Mandailing di Sumatera Utara, Indonesia, dan dapat dipertunjukkan di khalayak ramai termasuk acara kenegaraan di Malaysia serta pembinaan untuk pengembangannya.

Warisan dalam bahasa di iktiraf, pengertiannya bukan “warisan” yang dimaksud dalam bahasa Indonesia sebagai “memiliki”, melainkan bahwa kesenian itu berasal dari tanah leluhur Mandailing sebagai ciri keetnisan bangsa Mandailing di malaysia.

Unsur yang hadir dalam pertemuan itu adalah Badan Pemangku Adat Mandailing Natal; Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara; Walikota Padangsidempuan, Zulkarnain Nasution serta tokoh masyarakat Mandailing. Rombongan PHMM dipimpin Presiden PHMM, Ramli Abdul Karim Hasibuan.

Pertemuan dilakukan di atas amak lampisan (tikar berlapis) sebagai salah satu adat istiadat Mandailing dalam pertemuan atau permufakatan dengan pihak yang dihargai. Dan malam harinya, dilakukan pertunjukan Gordang Sambilan di kampung kelahiran Willem Iskander, Pidoli, Panyabungan.

Pengurus Badan Pemangku Adat Mandailing Natal, Mgr. Iru Parlagutan Lubis menyatakan bahwa selama ini tenyata ada kesalahfahaman tentang wacana iktiraf tersebut. Dia juga memahami tentang adanya pembelokan wacana yang dilakukan surat kabar Kompas sehingga menyulut kemarahan masyarakat Indonesia terhadap rencana pengiktirafan Gordang Sambilan dan Tortor Mandailing.

“Namun, setelah adanya penjelasan langsung dari Saudara Ramli ini, diharapkan semua pihak sudah memahami fakta yang sebenarnya, bukan issu yang dibelokkan media massa,” katanya, seraya mengimbuhkan bahwa Badan Pemangku Adat tidak mempermasalahkan upaya etnis Mandailing di Malaysia tersebut dan meminta agar PHMM melanjutkan perjuangan mengembangkan dua kesenian itu di Tanah Semenanjung.

Sementara itu Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara juga menghimbau agar masyarakat tidak terpancing oleh issu-issu yang menyesatkan yang dapat merenggangkan hubungan persaudaraan Mandailing di Malaysia dengan Mandailing di Indonesia. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Harus Revisi Panwaslu

    Bawaslu Harus Revisi Panwaslu

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan,Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) As Imran Khaitami menyatakan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) harus merevisi seluruh anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah (Panwaslukada) Madina, sebelum pemungutan suara ulang dilaksanakan. “Saya khawatir, apabila Bawaslu tidak merevisi anggota panwaslu dalam menghadapi pemiluka ulang nanti, kemungkinan besar hasilnya kembali tidak baik dan lagi-lagi merugikan masyarakat […]

  • Pendukung ON MA Penuhi Lokasi Cabut Nomor Paslon Bupati Madina

    Pendukung ON MA Penuhi Lokasi Cabut Nomor Paslon Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Pendukung Paslon Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal nonor urut 1 Harun- Ichwan dengan jargon ON MA kuasai gedung serbaguna amru daulay di Aek Godang Parbangunan tempat dimana acara pengundian nomor urut Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina periode 2024-2029. Hampir seluruh lapangan dipenuhi pendukung ON MA. Mereka menggelar sholawatan […]

  • Bantu Pemenangan Harun-Ichwan, DPD Gerindra Sumut Jangka Dekat Turun ke Madina

    Bantu Pemenangan Harun-Ichwan, DPD Gerindra Sumut Jangka Dekat Turun ke Madina

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan ( Mandailing Online ): Semakin dekatnya hari pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), DPD Partai Gerakan Indonesia Raya ( Gerindra ) Sumut jangka dekat akan turun ke Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dalam rangka pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution […]

  • Kontradiktif Rezim Sekuler, Ajarannya Ditolak Dananya Ditarik

    Kontradiktif Rezim Sekuler, Ajarannya Ditolak Dananya Ditarik

    • calendar_month Jumat, 29 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Masalah Keumatan, tinggal di Sidikalang Negeri kaya raya itu bergelar sebagai bumi gemah rifah loh jinawi, apa yang tak ada bumi pertiwi ini. Hutannya terhampar menyimpan kekayaan alam yang tak terhitung jumlahnya. Laut, sungai, danau, teluknya terbentang luas memiliki keaneka ragaman hayati yang tak ternilai. Kiranya dengan setumpuk sumber […]

  • Dua Penambang Tewas di Hutabargot

    Dua Penambang Tewas di Hutabargot

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    HUTABARGOT (Mandailing Online) – Lobang tambang emas Hutabargot, Madina, Sumut kembali menewaskan penambang. Dua penambang emas asal Provinsi Banten ditemukan tewas di dalam lubang tambang rakyat di zona perbukitan Aek Sarahan, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal (Madina), Selasa (9/6). Kedua korban, U (25) menetap di Desa Lumban Pasir, sedangkan J (40) menetap di […]

  • Kontraktor Pasar Baru Panyabungan Belum Bayar Gaji Pekerja

    Kontraktor Pasar Baru Panyabungan Belum Bayar Gaji Pekerja

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah pekerja mengaku belum memperoleh gaji bulan ini dari kontraktor pembangunan Pasar Baru Panyabungan. Para pekerja yang berasal dari kawasan Kecamatan Panyabungan, yakni Desa Gunungtua Julu, Gunungtua Tonga dan Gunungtua Panggorengan kepada wartawan menyatakan sangat gelisah karena gaji yang tak pasti itu. “Sudah sebulan ini kami tak terima gaji. Sudah terus […]

expand_less