Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

RI-Malaysia, bagai air dan minyak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 1 Des 2012
  • print Cetak

JAKARTA, (MO) – Indonesia bakal bertemu musuh bebuyutan Malaysia dalam babak penyisihan Grup B Piala AFF 2012, Sabtu (1/12). Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla optimis timnas mampu membungkam Harimau Malaya.

“Saya memprediksi Indonesia menang. Ya, minimal seperti kemarin melawan Singapura 1-0,” kata JK saat ditemui di Kongres Dewan Masjid Indonesia (DMI), hari ini.

“Kalau bisa harus ada yang mencetak gol lebih,” lanjutnya.
Terkait penghinaan yang dilakukan suporter Malaysia terhadap Indonesia, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini mengatakan. “Kita buktikan ke Malaysia jika kita tidak serendah yang mereka ucapkan,” tegasnya.

JK juga prihatin terhadap pemukulan yang diduga dilakukan suporter Malaysia ke sejumlah penonton Indonesia pada Rabu (28/11) lalu.

”Saya sangat kecewa kenapa suporter Malaysia bisa berkata seperti itu dan melakukan pemukulan. Itu harus ditindak tegas karena sudah ke kriminal,” katanya.

Ibarat air dan minyak, sulit rasanya mendamaikan dan menyatukan supporter tim nasional Indonesia dan Malaysia.

Kedua kubu supporter tersebut bakal kembali berjumpa di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Sabtu (1/12) saat Garuda bertemu Harimau Malaya di laga penentuan ke semifinal Piala AFF 2012.

Panasnya atmosfer di luar lapangan ini ternyata diketahui jelas oleh pelatih tim nasional Indonesia, Datuk K. Rajagobal. Ketika dijumpai di Hotel Palace of the Golden Horses, hari ini, dia berharap para penonton Indonesia dan Malaysia menyaksikan laga dalam kedamaian.

“Pertandingan Indonesia lawan Malaysia bakal sangat menarik untuk disaksikan para pecinta sepak bola. Saya harap masing-masing suporter tidak rusuh,” kata Rajagobal.

Kerusuhan acapkali tercipta tatkala Indonesia berjumpa Malaysia di berbagai kejuaraan. Kekonyolan supporter Harimau Malaya yang kasar diperlihatkan kembali di Stadion Nasional Bukit Jalil pada babak penyisihan Grup B Piala AFF 2012.

Dari Youtube terlihat video berdurasi satu jam 48 menit berisi penghinaan supporter Malaysia yang menyanyikan dan meneriakan “Indonesia Anjing dan Garuda Penipu”.

Tidak hanya itu, usai laga Singapura dan Indonesia terjadi juga aksi pemukulan oknum suporter Malaysia terhadap suporter Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Malaysia.

Namun, Rajagobal menganggap aksi yang dilakukan para pendukung Harimau Malaya itu biasa saja. “Hal seperti itu sudah biasa,” ujar pelatih yang berhasil mengantarkan Malaysia menjuarai Piala AFF 2010.(republika)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minyak Tanah Langka di Panyabungan Timur

    Minyak Tanah Langka di Panyabungan Timur

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Masyarakat di Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kini banyak yang terpaksa kembali menggunakan kayu bakar untuk keperluan masak memasak akibat minyak tanah yang masih langka. Sementara, program konversi gas elpiji 3 kg di daerah ini belum berjalan. “Minyak tanah hingga kini masih langka di Panyabungan, warga pun kini banyak yang kembali menggunakan […]

  • FPI juga protes istilah ‘sapi berjanggut’

    FPI juga protes istilah ‘sapi berjanggut’

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Front Pembela Islam (FPI) angkat bicara soal istilah Sapi Berjanggut yang digunakan untuk mengaitkan kasus dugaan suap dalam impor daging sapi. Ketua FPI DKI Jakarta Habib Salim Umar Al Attas alias Habib Selon menilai istilah tersebut tidak tepat. Janggut merupakan syariat Islam yang tidak boleh dilecehkan. “Istilah daging terlalu melecehkan umat Islam, […]

  • Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (1)

    Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (1)

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    DITARIK DARI PEREDARAN TAHUN 1964 Disunting: Dame Ambarita Judul bukunya cukup panjang: Pongkinangolngolan Sinambela gelar Tuanku Rao, Teror Agama Islam Mazhab Hambali Di Tanah Batak 1816-1833. Buku yang menghebohkan tahun 1964 ini sempat ditarik dari peredaran. Tentu saja, buku langka di pasaran, bahkan sempat dihargai Rp1,5 juta. Oleh penerbit berbeda, Juni 2007, buku yang mengungkap […]

  • Diduga Pengedar Ganja, RN Tewas Ditembak Polisi

    Diduga Pengedar Ganja, RN Tewas Ditembak Polisi

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polisi menembak RN (18) seorang pria warga Desa Pardomuan (Huta Tua), Panyabungan Timur, Mandailing Natal hingga tewas, Senin (11/8/2014 ). Polisi menyatakan RN melawan petugas saat dilakukan penangkapan di kediamanya sehingga dilakukan penembakan. Dalam aksi penangkapan itu, polisi juga berhasil mengamankan empat ball Ganja, dua pujuk senjata rakitan serta 2 uni […]

  • Meriahkan HUT RI, Kecamatan Tambangan Gelar Berbagai Perlombaan

    Meriahkan HUT RI, Kecamatan Tambangan Gelar Berbagai Perlombaan

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TAMBANGAN( Mandailing Online)- Meriahkan perayaan HUT ke 78 RI, Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) gelar berbagai kegiatan perlombaan antar desa yang digelar di Lapangan SMP I Tambangan. Kamis (17/8/2023). Perlombaan yang digelar pihak Kecamatan tahun ini mulai dari kegiatan sosial naposo nauli bulung, maraton, lomba kesenian daerah, festival anak anak, panjat pinang, olah vocal, […]

  • Kades yang Rusak Aset Pemkab Madina di Desa Jambur Baru Mulai Kumpulkan Material Dari Warga

    Kades yang Rusak Aset Pemkab Madina di Desa Jambur Baru Mulai Kumpulkan Material Dari Warga

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal||Mandailing Online- Warga Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Madina, Sumatera Utara, digulung emosi. Kepala Desa (Kades) mereka, Riswan Haedy, yang menghancurkan jalan lingkungan yang dibangun Dinas Perkim pada 2022 senilai Rp147.674.010 kini menjadi beban dimasyarakat. Warga kini diminta membawa 2 batu per orang untuk memperbaiki jalan yang dirusak itu. ” Kades yang merusak, masyarakat […]

expand_less