Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

DPRD Madina Apresiasi Upaya Atasi Kebutuhan Air Bersih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Des 2012
  • print Cetak

air bersih 051212Kalangan DPRD Mandailing Natal (Madina) menyepakati perlunya keseriusan dalam upaya mengatasi kebutuhan air bersih secara jangka panjang di Panyabungan dan kawasan lain di Madina. Pembangunan air bersih dan potensi-potensi sumber air merupakan hal yang urgen.

Sikap DPRD Madina itu terkait adanya upaya Pemerintah Deerah Madina dengan pihak Pemprovsu dalam program penanggulangan air bersih di Madina guna untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Madina.

Anggota DPRD Madina, Ali Mutiara Rangkuti, beberapa waktu lalu mengatakan sangat mengapresiasi Pemkab Madina dan juga Satker APBN Dinas Tarukim terkait rencana program pembangunan air bersih.

Pertemuan antara Pemkab Madina dengan Dinas Tarukim Sumatera Utara pada Oktober lalu terungkap bahwa pihak Dinas Tarukim berkomitmen meningkatkan anggaran dana dalam program air bersih di Madina pada tahun 2013.

Ali Mutiara pada intinya mengatakan, DPRD selaku pengemban amanah rakyat siap berjuang untuk mensukseskan program tersebut. Dan anak sungai Aek Nalan yang mengalir di pegunungan kawasan Kecamatan Panyabungan Selatan yang diproyeksikan sebgai salah satu sumber air bersih diprediksi mampu untuk kebutuhan air bersih di kota Panyabungan.

Di tahap awal, sumber air bersih yang akan dikelola adalah Aek Nalan yang terletank di Panyabungan Selatan. Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution sudah membawa Satker APBN dan Dinas Tarukim Sumut meninjau langsung anak sungai Aek Nalan untuk mendapat dukungan bagi pengelolaan air bersih di Madina.

“Pada rapat koordinasi Pemkab Madina dan Satker APBN itu, Pemkab Madina diharuskan mempersiapkan Desain Air Minum, Rencana Induk Sistim Penyediaan Air Minum, anggaran pendamping dan menyanggupi pembebasan tanah,” tegas Dahlan Hasan di sela peninjauan lapangan.

Dahlan Hasan menyatakan peninjauan lokasi itu dimkasudkan agar Satker APBN dan Dinas Tarukim Sumut dapat lebih jitu mendukung program pembangunan air bersih di Madina, baik dari sisi dukungan dana maupun dukungan lainnya.

Dengan begitu, tahun depan diharapkan program pembangunan air bersih yang bersumber daeri Aek Nalan ini sudah mulai jalan sehingga kebutuhan air minum bagi masyarakat semakin cepat tercapai. Sebab, selama ini kemampuan Pemkab Madina masih sekitar 5 persen menyediakan infrastruktur air bersih di daerah itu.

Selama ini sumber air yang dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Madina masih berasal dari anak sungai Siharimo-Rantopuran, Gunung Tua, Panyabungan.

Anak sungai Siharimo ini, selain tak akan cukup untuk jangka panjang terkait akan semakin bertambahnya jumlah penduduk kota Panyabungan, tingkat kebersihannya juga akan menurun karena adanya aktivitas perkebunan warga desa di hulu.

Dahlan Hasan mengungkapkan, rencana induk air minum yang direncanakan mulai digarap pada tahun 2013 diharapkan akan semakin tersahuti kebutuhan air minum bersih untuk konsumsi masyarakat Madina.


Infrastruktur Air Bersih Baru 5 Persen

Dari total 23 kecamatan di Madina, baru 4 kecamatan yang memiliki infrastruktur air bersih, atau baru mencapai sekitar 5 persen.

Data itu terungkap pada pertemuan antara Pemkab Madina dengan Dinas Tarukim Sumatera Utara di aula kantor bupati Madina, Oktober lalu.

Pertemuan yang dipimpin Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution itu membahas issu program air bersih, persampahan dan infrastruktur.

“Sesuai dengan target Provinsi Sumut bahwa masyarakat yang bisa terlayani air bersihnya harus mencapai sekitar 71 persen, sementara untuk Madina masyarakat yang bisa terlayani air bersihnya baru mencapai 5 persen,” kata Suherman, pejabat Dinas Tarukim Sumut.

Suherman berharap tercapainya peningkatan kerjasama antara Pemprovsu dengan Pemkab Madina, sebab pada tahun 2013 pihaknya akan memperioritaskan Madina dalam bidang air bersih, begitu juga dengan program lainnya.

Secara spesifik Suherman mengungkapkan di tahun 2013 Dinas Tarukim Sumut akan membuatkan rencana induk air minum di Madina, sehingga dengan begitu masyarakat Madina dapat terlayani air minumnya.

Sementara Sarker APBN, Sahta Bangun dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa kedatangan mereka ke Madina tersebut untuk mensosialisasikan rencana sejumlah program di Madina.

“Memang kami akui bahwa pada tahun yang lalu dana untuk Mandailing Natal ini sangat minim, namun ini semua akibat dari kurang siapnya Kabupaten Madina ini untuk menerima apa yang sudah kami rencanakan tersebut, sehingga dengan terpaksa dana tersebut kami alihkan ke kabupaten lain,” terangnya.

Secara tegas Sahta Bangun mengatakan bahwa jika Kabupaten Madina siap untuk menampung apa yang sudah direncanakan pihaknya, maka pada tahun 2013 pihaknya akan memperioritaskan Madina.

“Untuk sama-sama kita ketahui bahwa di Tarukim tersebut juga ada program penanggulangan bencana untuk perkotaan dan juga ada pengolahan persampahan untuk perkotaan,” jelas Sahata. (dab/mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 34 calon pemain PSMS lolos seleksi

    34 calon pemain PSMS lolos seleksi

    • calendar_month Minggu, 21 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Sebanyak 34 pemain berhasil lolos seleksi tahap kedua PSMS Medan dan selanjutnya akan menjalani seleksi tahap ketiga yang meliputi tes fisik dan kesehatan. “Tes fisik dan kesehatan wajib mereka ikuti, kalau nanti ada yang tidak ikut maka mereka akan di anggap gugur,” kata Pelatih Kepala PSMS Medan Suimin Diharja di Medan, hari […]

  • Minta Tanggungjawab Tabrak Lari, Warga Aek Badak Razia L300

    Minta Tanggungjawab Tabrak Lari, Warga Aek Badak Razia L300

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SAYUR MATINGGI (Mandailing Online) – Ratusan warga Desa Aek Badak Kecamatan Sayur Matingi melakukan razia terhadap setiap mobil angkutan umum jenis L300 trayek Sidempuan-Panyabungan yang melintas di Jalinsum, Jum’at (2/5/2014). Mereka menghadang dan menyekap semua angkutan umum L300 yang melintas. Aksi ini dilakukan warga meminta tanggungjawab atas peristiwa tabrak lari di jalur Jalinsum titik Desa […]

  • SMGP Akui Sosialisasi Ada Meski Kurang Optimal

    SMGP Akui Sosialisasi Ada Meski Kurang Optimal

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online)  – Pihak PT SMGP menyatakan bahwa sudah melakukan sosialisasi sebelum kegiatan pembukaan sumur SMP-T02. Itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VII DPR RI dengan Kementerian ESDM serta manajemen PT SMGP, Rabu (3/2/2021) di Jakarta terkait tewasnya 5 warga Sibanggor Julu, Mandailing Natal pada 25 Januari 2021 pada saat pembukaan […]

  • Puskesmas Gunung Baringin Buka Siang Malam

    Puskesmas Gunung Baringin Buka Siang Malam

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Tmur, Mandailing Natal sejak beberapa minggu ini membuka pelayananan kesehatan 24 jam alias siang malam, khususnya bagi pelayanan persalinan. Kepala Tata Usaha, Subari Ikhsan menjawab wartawan kemarin mengatakan sampai sekarang Puskesmas Gunung Baringin sudah buka 24 jam. Puskesmas ini juga sudah bisa melaksanakan pelayanan […]

  • Madina Perpanjang Libur Sekolah Hingga 12 Juli

    Madina Perpanjang Libur Sekolah Hingga 12 Juli

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sistem belajar dari rumah untuk TK,SD,SMP/Mts diperpanjang di Madina hingga 12 Juli 2020. Sedangkan untuk SLTA di Sumut mengikuti perpajangan tanggap darurat Covid-19 hingga 7 Juni 2020. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sahnan Pasaribu kepada wartawan, Jumat (29/5) menyampaikan, perpanjangan di Madina itu ditetapkan dalam Surat Edaran […]

  • Sungai Parlampungan  dan Batang Natal Terus Digarap Pelaku Tambang Emas Ilegal

    Sungai Parlampungan dan Batang Natal Terus Digarap Pelaku Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online )- Daerah aliran sungai ( DAS ) di wilayah Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) nampaknya tidak ada yang selamat dibuat para pelaku tambang emas ilegal.  Mereka terus merusak ekosistem sungai dan sekitarnya. Sungai parlampungan yang berada di desa aek baru jae saat ini menjadi lahan subur pelaku […]

expand_less