Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Selisik Nilai Pancasila

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 1 Mei 2024
  • print Cetak

Oleh: Azhar Nasution

Pancasila sebagai dasar negara yang otentik terpatri dalam pembukaan UUD 1945. Substansi dari nilai-nilai Pancasila tersebut, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan sosial.

Sabtu 1 Juni kita melaksanakan upacara Hari Lahir Pancasila. Berdasarkan Keppres Nomor 24 Tahun 2016, tanggal 1 Juni adalah salah satu hari penting dalam kalender bangsa Indonesia. Pasalnya, di tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Pancasila sebagai ideologi negara merupakan seperangkat sistem yang diyakini setiap warga negara dalam kehudupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Pancasila sebagai sistem filsafat adalah suatu kesatuan bagian yang saling berhubungan dan pada hakikatnya merupakan kesatuan organis. Artinya antara sila-sila Pancasila itu saling berkaitan, saling berhubungan bahkan saling mengkualifikasi.

Secara substansial pemikiran dasar dari pancasila itu adalah tentang manusia yang berhubungan dengan tuhan, dengan diri sendiri, dengan sesama, dengan masyarakat, bangsa yang nilai-nilai itu dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Nilai dari Pancasila mengedukasi kepada setiap warga negara untuk dapat bersikap baik dan berbuat baik, meningkatkan moralitas bangsa, berakhlak mulia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, melalui pembelajaran pendidikan Pancasila.

Nilai ketuhanan pada sila pertama yang berbunyi ketuhanan yang maha esa. Ini artinya bangsa Indonesia ialah bangsa yang bertuhan dan mempercayai Tuhan, menjalankan perintah dan larangan Tuhan sebagai bangsa yang religius.

Nilai kemanusiaan dalam sila kedua yang berbunyi kemanusiaan yang adil dan beradab, ini artinya mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya, persamaan hak dan kewajiban asasi sesama manusia.

Nilai persatuan dalam sila ketiga yang berbunyi persatuan Indonesia, ini artinya menempatkan persatuan dan kesatuan serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Nilai kerakyatan pada sila keempat yang berbunyi kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Ini artinya sebagai warga negara mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.

Nilai keadilan pada sila kelima yang berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini artinya menerapkan sikap dan tindakan adil terhadap sesama warga negara, menjunjung tinggi keadilan sosial di kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi, politik, pendidikan, dan seterusnya.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Tapsel : KEK Batahan Positif di Tabagsel

    DPRD Tapsel : KEK Batahan Positif di Tabagsel

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAPANULI SELATAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Tapsel, Sogot Simatupang menyambut positif rencana pebukaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan. Kehadiran KEK Batahan dipandang akan mempe garuhi perekonomian di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Itu diungkapkan Sogot di hadapan rombongan Komisi 1 DPRD Mandailing Natal (Madina) yang melakukan kunjungan kerja ke Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa […]

  • Hari ini KPU Madina Distribusikan Surat Suara ke 7 Kecamatan Terjauh

    Hari ini KPU Madina Distribusikan Surat Suara ke 7 Kecamatan Terjauh

    • calendar_month Sabtu, 10 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hari ini Sabtu 10/02/2024,  Komisi Pemilihan Umum Kabupaten ( KPU ) Mandailing Natal ( Madina ) mulai distribusikan logistik pemilu untuk 7 kecamatan terjauh, dari 23 total Kecamatan yang ada di Mandailing Natal. Ketua KPU Madina Muhammad Ikhsan saat dijumpai di Kantornya di Kelurahan Kayu Jati mengungkapkan, pendistribusian itu mulai dilakukan […]

  • 3 Desa di Panyabungan Barat Belum Punya Kepala Desa?

    3 Desa di Panyabungan Barat Belum Punya Kepala Desa?

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Warga tiga desa di Kecamatan Panyabungan Barat mengaku belum memiliki pelaksana tugas kepala desa pasca berakhirnya priode kepala desa defenitif. Hal itu diadukan sekitar 15 orang perwakilan masyarakat dari  Desa Batang Gadis, Desa Saba Jior dan Desa Huta Baringin didampingi Camat Panyabungan Barat M.Amin kepada Komisi I DPRD Mandailing Natal […]

  • Pemkab Madina Stop Beasiswa, Rakyat Kecewa

    Pemkab Madina Stop Beasiswa, Rakyat Kecewa

    • calendar_month Rabu, 1 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Penghapusan dana beasiswa untuk mahasiswa miskin berprestasi tahun ini oleh Pemkab Madina menimbulkan kekecewaan di masyarakat. “Aku belum tahu alasan Pemkab Madina menghapus program beasiswa itu. Aku juga kesal begitu dengar dari kawan berita penghapusan itu. Bagaimana tidak kesal, bantuan yang sangat bermanfaat itu begitu saja dihapus pemkab,” kata Siddik Borotan, […]

  • Waspadai Calo Mengatasnamakan PLN

    Waspadai Calo Mengatasnamakan PLN

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ADINA- Kepala PLN Ranting Panyabungan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengingatkan seluruh masyarakat, terutama pelanggan PLN untuk tidak percaya calo yang mengatasnamakan PLN dalam bentuk apapun. “Hal ini mengingat banyaknya oknum yang mengatasnamakan pegawai atau karyawan PLN untuk membuat sambungan baru atau hal lainnya,” ujar Kepala PLN Ranting Panyabungan, Pardomuan Nasution, kepada METRO, Jumat (12/11). […]

  • Pembangunan RSU Panyabungan Batal

    Pembangunan RSU Panyabungan Batal

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembangunan gedung baru Rumah Sakit Umum (RSU) Panyabungan batal tahun ini gara-gara penangkapan bupati Mandailing Natal (Madina) oleh KPK. Direktur RSU Panyabungan, Drg. Bidasari menjawab wartawan, Senin (10/6/2013) menyatakan belum bisa mengungkapkan kapan kembali pembangunan RSU itu dimulai. Diungkapkannya, seyogiyanya pembangunan ini berlangsung pada triwulan kedua tahun ini bersumber dana dari […]

expand_less