Rabu, 23 Sep 2026
light_mode

Polres Mandailing Natal Tangkap Lima Perambah Hutan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
  • print Cetak


Mandailing Natal, – Polres Mandailing Natal menangkap lima tersangka yang diduga pelaku perambah hutan dan pembalakan liar di kawasan hutan produksi terbatas di daerah itu.

“Para pelaku ditangkap saat menebangi hutan dan menjadikannya kayu gergajian. Bekas perambahan hutan tersebut juga dibakar untuk dijadikan areal perkebunan,” kata Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal AKP Sarluman Siregar di Mandailing Natal.

Para tersangka ditangkap dalam operasi atau razia tim gabungan Polres Mandailing Natal dan Dinas Kehutanan Kabupaten Mandailing Natal dalam satu minggu terakhir.

Para pelaku ditangkap saat merambah hutan produksi terbatas di Desa Batu Mundom, Kecamatan Muara Batang Gadis.

Tim yang dipimpin langsung oleh AKP Sarluman Siregar awalnya menangkap empat pelaku, Herbert Silalahi, Pardamean Silaban, Gopas Siagian dan Hinsar Situmeang, saat menebang kayu di kawasan hutan produksi terbatas di sekitar desa tersebut.

Selain mengolah kayu tebangan menjadi kayu gergajian, bekas perambahan juga dibakar para pelaku untuk dijadikan areal perkebunan karet. Polisi juga mengamankan 17 unit cinsaw atau mesin gergaji potong dan puluhan lembar papan sebagai barang bukti.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata keempat pelaku adalah pekerja yang disuruh oleh Ozi Rangkuti, warga Tapanuli Selatan dan lahan seluas 130 hektare diketahui dari desa sekitar adalah milik Guntur Harahap, juga warga Tapanuli Selatan.

Rencananya kawasan hutan produksi terbatas tersebut akan dibabat habis dan dijadikan perkebunan karet. Saat polisi turun ke lokasi, sekitar 30 hektare kawasan hutan itu sudah gundul dan sebagian lagi sudah hangus terbakar.

Dari hasil pemeriksaan para pelaku, polisi akhirnya menangkap Guntur Harahap sebagai pemilik lahan, sedangkan Ozi Rangkuti, orang yang mempekerjakan para pelaku hingga saat ini masih buron karena berhasil kabur saat dilakukan razia.

Kapolres Mandailing Natal AKBP Hirbak Wahyu Setiawan menjelaskan, operasi ini adalah kegiatan rutin Polres Madina yang ditingkatkan sesuai arahan Kapolri Timur Pradopo dalam program 100 hari kerjanya.

“Saat ini kita sedang meningkatkan operasi penyakit masyarakat di wilayah Polres Mandailing Natal sesuai perintah Kapolri dalam program 100 hari kerjanya. Kita selaku jajarannya merespons perintah tersebut dengan menggiatkan razia, baik di lingkungan masyarakat maupun kawasan hutan di daerah ini,” terangnya.

Hingga saat ini, kelima pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Mandailing Natal.

Para pelaku terancam hukuman penjara selama 10 tahun dan denda Rp5 miliar karena melanggar Undang-Undang No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan pasal 78 ayat 2,3,5 dan 7 junto pasal 50 ayat 3 huruf a, b, d, e, f dan h. Penyidik Polisi juga menjerat pelaku dengan pasal 55 ayat 1 e KUHP. ***1***
(T.pso-196/B/A041/R014)
Sumber : Antara News

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • STOP BEROPERASI!!! Imbauan kepada Pemilik Betor dari Luar Psp

    STOP BEROPERASI!!! Imbauan kepada Pemilik Betor dari Luar Psp

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    SIDIMPUAN, (Mandailing Online)- Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Psp mengimbau seluruh pemilik becak bermotor (betor) yang bukan dari Kota Psp agar secepatnya berhenti beroperasi, sebelum digelar razia. Hal itu untuk mengurangi volume betor guna penataan lalulintas yang rapi. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Ahmad Bestari, Selasa (8/10) mengatakan, imbauan itu khusus untuk seluruh […]

  • Badko HMI Sumut : Madina Paling Bermasalah

    Badko HMI Sumut : Madina Paling Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Utara, Anggi Ramadhan Harahap menilai dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dinilai paling bermasalah. Demikian disampaikan Anggi Ramadhan kepada wartawan melalui telefon seluler menanggapi kondisi Kabupaten Mandailing Natal saat ini dibawah kepemimpinan Plt. Bupati Dahlan Hasan […]

  • Honor 2000-an guru Madrasah di Madina Belum Dicairkan Sejak Januari, Dimana Sembunyi Uang Senilai 4,2 Milyar Itu?

    Honor 2000-an guru Madrasah di Madina Belum Dicairkan Sejak Januari, Dimana Sembunyi Uang Senilai 4,2 Milyar Itu?

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para guru madrastah di Kabupaten Mandailing Natal belum menerima honor mereka sejak Januari 2016 alias 7 bulan. Kemana uang mereka? Tak diketahui.  Yang jelas, gaji dalam bentuk honor itu bersumber dari APBD Kabupaten Mandailing Natal yang dikelola Pemkab Madina. Jumlah guru madrastah ini tak tanggung-tanggung, sekitar 2000-an orang. Tiap guru […]

  • M. Sofwat Nasution, Sang Jenderal yang Religius

    M. Sofwat Nasution, Sang Jenderal yang Religius

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUHAMMAD Sofwat Nasution. Nama ini belakangan begitu akrab bagi masyarakat Mandailing Natal (Madina), Sumut. Ia merupakan salah satu balon (bakal calon) bupati yang hendak ikut bertarung pada pilkada di kabupaten ini yang rencananya digelar pada akhir tahun 2020. Dukungan untuk Sofwat datang silih berganti dari berbagai elemen masyarakat. Popularitasnya pun begitu cepat menjulang, unggul […]

  • Usia Masih Baru, SMA Negeri 2 Siabu Gemilang

    Usia Masih Baru, SMA Negeri 2 Siabu Gemilang

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Meski barus berusia muda, SMA Negeri 2 Siabu  termasuk sekolah yang mampu bersaing di Kecamatan Siabu dengan sekolah lain. Soalnya SMA Negeri 2 ini yang berdiri pada tahun 2013  sudah mampu meraih berbagai prestasi, dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang mereka proleh, teramusk di bidang seni. Sekolah ini memenangi perlombaan bidang seni […]

  • Teror 2 PNS: HP dan Dompet Korban Dirampok

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar pengakuan para korban aksi teror dua tersangka PNS Pemkab Madina, para korban ditodong dengan pistol lalu menyuruh menyerahkan dompet dan HP. Saat memberikan kesaksian di Mapolres Madina, tiga korban masing-masing Hoirul, Sakban dan Febri menceritakan pada hari Sabtu tanggal 11 Mei 2013 sekira pukul 00.00 Wib mereka sedang duduk menunggu […]

expand_less