Senin, 10 Agu 2026
light_mode

M. Sofwat Nasution, Sang Jenderal yang Religius

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
  • print Cetak

Brigjend TNI (Purn) Sofwat Nasution

 

MUHAMMAD Sofwat Nasution. Nama ini belakangan begitu akrab bagi masyarakat Mandailing Natal (Madina), Sumut. Ia merupakan salah satu balon (bakal calon) bupati yang hendak ikut bertarung pada pilkada di kabupaten ini yang rencananya digelar pada akhir tahun 2020.

Dukungan untuk Sofwat datang silih berganti dari berbagai elemen masyarakat. Popularitasnya pun begitu cepat menjulang, unggul dibanding balon lain yang juga hendak maju pada pesta demokrasi mendatang.

Siapa sebenarnya Muhammad Sofwat Nasution?

Sofwat, begitu ia biasa disapa adalah anak keempat dari pasangan Abdul Hamid Nasution (alm) dan Nur Azikin Siregar (almh).

Sofwat dilahirkan di Panyabungan, kini ibu kota Madina, pada 1959. Tepatnya, di sebuah rumah bertingkat semi permanen yang berada tak jauh dari masjid raya Panyabungan. Masa kecil hingga tamat SMA Negeri 1 Panyabungan (1979) dihabiskan di lingkungan masjid tersebut.

Secara kebetulan, pada masa itu di seputaran masjid raya Panyabungan terdapat sejumlah tempat mengaji. Tak ayal, sejak masih kecil di dalam diri Sofwat telah terpatri pendidikan agama.

Pada sore hari setelah pulang sekolah umum, Sofwat menghabiskan waktu di pendidikan madrasah. Usai salat magrib, dilanjutkan belajar mengaji sampai beberapa kali tamat Al-Qur’an. Tak heran, di kalangan prajurit ia dikenal seorang sosok jenderal yang relegius.

Sofwat menikah dengan Irdina Salwa Lubis, SE, cucu dari Syech M. Dja’far Nasution dari Panyabungan II, Panyabungan. Sofwat, yang semasa kecilnya dikenal dengan nama Adek merupakan salah seorang cucu pemilik toko “Rising Hope” yang begitu terkenal di daerah ini pada awal kemerdekaan hingga 1990-an.

Dari buah cinta Sofwat dan Irdina lahir dua anak, yaitu: Naulia Fadilah Nasution, S.Kom. dan Nadhifa Firyal Nasution. Keduanya dilahirkan di Jakarta. Saat ini, Nadhifa sedang menuntut ilmu di Deakin University Merbourne, Australia.

Perjalanan hidup Sofwat lebih banyak dilalui di perantauan. Sebagai seorang prajurit, ia ditugaskan berpindah-pindah dari kota yang satu ke daerah lain, antara lain: Jakarta, Bandung, Loukseumawe (Aceh), Pekanbaru, Bengkulu, Singkawang (Kalbar), Ambon, Poso, dan Timor Leste.

Sofwat merupakan seorang pensiunan prajurit TNI berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjend) dan terakhir menjabat sebagai Deputi BIN dan DAL Persandian Lemsaneg yang sudah berganti nama menjadi Badan Cyber dan Sandi Negara (BSSN).

Di Lembaga Sandi Negara, Sofwat menjabat sebagai Deputi Pembinaan dan Pengendalian Persandian. Tugas di tempat ini memberikan pengalaman bagi ayah dua putri tersebut melaksanakan tugas di sejumlah negara di Asia, Eropa, dan Amerika Serikat.

Pak Nasution, begitu ia biasa disapa di lingkungan prajurit, merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1985. Selanjutnya mengikuti Seskoad Bandung (1998), yang merupakan pendidikan tertinggi bagi TNI-AD dan ia juga telah mengikuti Sesko TNI pada 2008, yang merupakan pendidikan tertinggi di TNI. Pada tahun 2013 Sofwat yang dikenal selalu berpikir efektif, kerja keras tuntas dan bertindak tegas, mengikuti pendidikan Lemhanas (Lembaga Ketahanan Nasional). Di pendidikan inilah bertemunya militer dan sipil secara bersama-sama mendapat pendidikan wawasan, baik secara nasional maupun internasional. Ilmu yang didapat di Lemhanas diharapkan turut mendukung kepemimpinan Sofwat jika Allah SWT. ,kelak meridhoinya menjadi bupati Madina periode 2020-2025.

foto saat dinas di Kopassus sebagai komandan upacara HUT Kopassus

 

Selama mengabdi di lingkungan militer, Sofwat mendapat sejumlah penghargaan, antara lain dari Presiden RI berupa Bintang Kartika Eka Paksi Nararya Prestasi, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, dan bintang Yudha Darma.

Sebagai seorang prajurit lulusan Akmil, Sofwat dididik dan ditempa menjadi seorang pemimpin atau komandan secara berjenjang. Mulai dari Dan Ton, Dan Ki, Dan Yon serta Dan Grup. Selain itu, pemimpin di staf, berdinas di intelijen dan berdinas di kewilayahan dengan menjabat Komandan Kodim serta Komandan Korem.

Sebelumnya, Sofwat bertugas di satuan tempur Kopassus selama sekitar 22 tahun dan di Kostrad sebagai pasukan tempur terbesar di TNI AD. Sofwat pernah menjabat komandan Kodim dan komandan Korem. Sehingga pernah mencicipi pengalaman masuk dalam Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), baik saat menjabat sebagai komandan Korem di Provinsi Bengkulu, juga ketika menjabat komandan Kodim di Pekanbaru .

foto sebagai nara sumber di salah satu pemerintahan daerah ketika masih berdinas di Lembaga Sandi Negara sebagai deputi Pembinaan dan Pengendalian Persandian.

 

Dengan demikian sedikit banyaknya ia telah memiliki pengalaman dan wawasan terkait strategi memajukan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sofwat juga berkirprah di bidang sosial. Saat ini ia tercatat sebagai wakil ketua umum I DPP Ikanas (Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Nasution) dan ketua umum DPP Pasmada (Dewan Pimpinan Pusat Parsadaan Alumni SMA Negeri Sada) Panyabungan.

Melalui aktivitas di organisasi kemasyarakatan itu, Sofwat memiliki perhatian memajukan Madina. Pada masa pembentukan Pasmada, sebagai ketua panitia ia berhasil menggalang dana untuk membangun masjid di lingkungan SMA Negeri 1 Panyabungan. Dalam tenggang waktu sekitar satu bulan, para alumni berhasil mengumpulkan uang untuk membangun masjid. Bangunan tempat ibadah tersebut diharapkan mampu membentuk serta meningkatkan keimanan pala pelajar di sekolah itu.

foto Sofwat Nasution diupa-upa saat purma tugas di acara pengajian Pasmada

Pada acara-acara tertentu di Jakarta, Sofwat sering memberi masukan kepada bupati Madina untuk kemajuan kabupaten ini. Sofwat juga tercatat sebagai salah satu satu anggota dan pelaku bersama pendiri Koperasi Mitra Manindo (KMM). Saat ini, koperasi ini memiliki sekitar 4.000 anggota yang tersebar di sejumlah kecamatan di Madina.

Dengan motto, “Merajut Asa Mewujudkan Madina yang Madani”, Sofwat sudah siap untuk mengabdi bagi tanah kelahirannya. Karena itu, Sofwat berharap doa dan dukungan semua pihak agar niat baik yang sudah tertanam di dalam hati mendapat ridho serta barokah dari Allah SWT. (Akhiruddin Matondang)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 450 Warga Madina Tandatangani Petisi Tolak SMGP

    450 Warga Madina Tandatangani Petisi Tolak SMGP

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 450 penduduk Mandailing Natal menandatangani petisi penolakan PLTP Sorik Marapi yang dikekola PT.SMGP. Angka itu merupakan jumlah awal dari gerakan petisi penolakan Pembangkit Listrik Panas Bumi Sorik Marapi. Jumlah tandatangan itu dicapai pada Kamis (18/2/2021) yang dilaksanakan aliansi mahasiswa di jalan raya kawasan Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara. […]

  • Mau Tahu Kenapa Demokrat `Goyang` Sultan?

    Mau Tahu Kenapa Demokrat `Goyang` Sultan?

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Partai Demokrat memiliki alasan kuat mengusung mekanisme pemilihan melalui DPRD untuk posisi Gubernur DI Yogyakarta. Bukan semata-mata menjadi penyokong pemerintahan SBY-Boediono, Partai Demokrat mendukung pemilihan untuk gubernur DI Yogyakarta lantaran keberadaan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia Denny JA. Berbekal hasil survei LSI, masyarakat Yogyakarta menghendaki pemilihan sebesar 67 persen. “Survei dari LSI Denny […]

  • Daftar ke KPU, Pasangan Harun- Ichwan Disebut Warga Bupati Madina Baru

    Daftar ke KPU, Pasangan Harun- Ichwan Disebut Warga Bupati Madina Baru

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Onlien: Datang dengan membawa ribuan pendukung, hari ini Kamis 29/8 Harun-Ichwan mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati ke KPU Madina dijalan Merdeka Nonor 2 , Kelurahan Kayujati, Panyabungan Kota. Dengan berjalan kaki melewati jalan kota panyabungan menuju kantor KPU, Harun- Ichwan disambul yel yel warga ” Bupati Madina yang Baru”. Setiba di pintu gerbang […]

  • 273 Juta Perjalanan Dinas Anggota DPRD Madina Fiktif

    273 Juta Perjalanan Dinas Anggota DPRD Madina Fiktif

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan sekitar Rp.273 juta perjalanan dinas 15 anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) tahun 2012 salah gunakan alias fiktif. Dan, Bupati Madina Hidayat Batubara telah meminta kepada 15 anggota DPRD Madina yang terlibat segera mengembalikannya ke kas daerah. “Sesuai surat Bupati kepada DPRD Madina agar segera mengembalikan uang […]

  • Birmingham Menyambut Para Mualaf

    Birmingham Menyambut Para Mualaf

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Menjadi mualaf berarti menjadi asing dan terkucil. Itulah yang sering dirasakan para mualaf karena terusir dari keluarga dan kehilangan teman-teman. Tapi, bagi mualaf di Kota Birmingham, Inggris, mereka tak perlu khawatir diasingkan. Mualaf Birmingham selalu mendapat tempat di tengah komunitas Muslim kota tersebut. Komunitas Muslim Birmingham sangat antusias dalam menyambut para mualaf dan mengajak mereka […]

  • Hosni Mubarak MUNDUR, Militer Berkuasa!

    Hosni Mubarak MUNDUR, Militer Berkuasa!

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KAIRO – Setelah sekitar dua juta demonstran di Lapangan Tahrir mengancam akan menjatuhkan presiden secara paksa, Hosni Mubarak akhirnya memilih mundur sendiri. Menurut Wakil Presiden Mesir, Omar Suleiman, Presiden Hosni Mubarak sudah menyatakan mundur dan menyerahkan kekuasaannya kepada pihak militer. Hal itu disampaikan oleh Wakil Presiden Omar Sulaiman seperti dilansir TV Al Jazeera, Jumat (11/2/2011) […]

expand_less