Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Calo PNS Ditindak Tegas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
  • print Cetak

Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) AA Mangindaan mengingatkan proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar tidak terjadi percaloan.

Jika ada calo yang bermain dalam proses penerimaan dan pelaksanaan ujian CPNS akan di proses secara hukum.

” Siapapun calo yang berani akan kita tindak tegas dan diajukan ke Polisi untuk diproses secara hukum,” tegas Mangindaan di Jakarta, Jumat (12/11).

Kementerian PAN dan RB sendiri menyediakan sarana untuk siapa saja yang ingin mengadukan persoalan penerimaan CPNS, utamanya terkait praktik KKN. Masyarakat bisa mengadu ke tromol pos 5000 yang dikelola Kementerian PAN dan RB atau ke Komisi Ombudsman.

Untuk itu, Mangindaan pun meminta pihak provinsi sebagai penanggung jawab pelaksanaan ujian CPNS di daerah harus bersih dari KKN.

Dia yakin, karena pihak provinsi sebagai penanggungjawab pelaksanaan ujian CPNS di daerah sudah mengikutsertakan pihak yang dianggap sangat independen, yakni Perguruan Tinggi Negeri (PTN) setempat maka harapannya terjaring CPNS-CPNS unggulan.

Mangindaan mengakui banyak keluhan yang sampai kepada pemerintah pusat terkait praktik KKN dalam sistem penerimaan CPNS.

Karena itu, dia mengimbau agar daerah mengumumkan secara transparan siapa saja yang lulus dan tidak lulus dalam uji seleksi yang dilakukan pihak PTN.

“Transparansi dan akuntabilitas ini yang sangat diharapkan sebagai sebuah langkah awal pemerintahan yang bersih, ” tandasnya.

Anggota Komisi II DPR-RI membidangi Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yassona H. Laoly mengharapkan proses seleksi CPNS tahun 2010 agar lebih diperketat guna meminimalisir dan menghapus keberadaan sistem percaloan yang kerap terjadi.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumut mengakui akan memantau secara terus menerus proses penerimaan CPNS, khususnya di Sumut.

“Mudah-mudahan tahun ini tidak ada permainan calo sebab kita harapkan penerimaan CPNS kali ini harus bersih sehingga mendapatkan CPNS-CPNS yang handal sekaligus sebagai ujung tombak untuk reformasi birokrasi,” ujar Laoly.

Politisi dari PDI Perjuangan ini berpendapat untuk mereformasi birokrasi yang utama menyangkut cara berpikir yang harus komprehensif dan sejak dini sudah menentukan kebutuhan SDM aparatur yang dibutuhkan lima tahun ke depan,” tukasnya.

Laoly juga sepakat agar perubahan kelembagaan yang saat ini sedang dilakukan atas dasar PP No 41 Tahun 2007, ditinjau ulang, sebab perubahan kelembagaan itu berdampak luas bagi aparatur di daerah.(dianw/aya)
SUMBER : WASPADA

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Bandang Malintang Terparah Dibanding Hutabargot

    Banjir Bandang Malintang Terparah Dibanding Hutabargot

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing natal, Selain di Kecamatan Bukit Malintang, banjir bandang juga melanda Kecamatan Hutabargot. Berdasar data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina yang diperoleh, Senin, jumlah kerusakan lebih besar di Kecamatan Bukit Malintang. Di Kecamatan Bukit Malintang, 3 unit rumah hanyut, sebelas unit rumah rusak berat dan 100 unit […]

  • Aceh Termasuk Yang Sulit Dikuasi Belanda

    Aceh Termasuk Yang Sulit Dikuasi Belanda

    • calendar_month Selasa, 13 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Aceh menjadi salah satu wilayah yang paling sulit ditaklukkan oleh Belanda di Nusantara. Bagaimana tidak selain memiliki pemimpin perang yang hebat, Aceh juga memiliki kekuatan militer dan sipil yang tangguh. Daftar pahlawan dari Aceh meliputi : Sultan Iskandar Muda Teungku Chik Di Tiro Teuku Umar Panglima Polem Teuku Nyak Arif Mr. Teuku Muhammad Hasan […]

  • Plang Nama Dirusak, Kantor Jadi Tempat Hiburan

    Plang Nama Dirusak, Kantor Jadi Tempat Hiburan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aksi Karyawan PTPN2-PT LNK LANGKAT-Aksi mogok kerja 4.000-an karyawan PTPN II-PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) Rayon Tengah di Langkat masih berlanjut. Bahkan, aksi mogok kerja semakin memanas, dengan dirusaknya papan nama (plang) dan di dudukinya kantor perkebunan, Selasa (25/1). Pantauan di pusat kantor PT LNK di kebun Gohor Lama, Kecamatan Wampu, papan nama perusahan PTPN […]

  • Kementerian Luar Negeri Sudah Tahu Menteri Malaysia Perkosa TKI Tahun 2007

    Kementerian Luar Negeri Sudah Tahu Menteri Malaysia Perkosa TKI Tahun 2007

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Kasus dugaan TKI Robingah (46) diperkosa menteri Malaysia sebenarnya sudah diketahui Kementerian Luar Negeri sejak 2007. Namun, penanganan terhambat karena korban tidak ingin kasusnya dilanjutkan. “Saya mendengar, memperhatikan dan membaca laporan mengenai masalah ini. Namun berdasarkan keterangan anggota kami berdasarkan ingatan di tahun 2007, ketika masalah ini ditanyakan, (korban) memilih untuk tidak menindaklanjutinya […]

  • Dr. H. Safii Siregar, Siap Maju di Konfercab NU

    Dr. H. Safii Siregar, Siap Maju di Konfercab NU

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rois Syuriah PCNU Kabupaten Mandailing Natal H. Miswarruddin Nasution menggelar acara silaturrahim di rumah kediaman Mustsyar NU Mandailing Natal Dr. H. Safii Siregar. Dalam silaturrahim ini, H. Miswarruddin Nasution meminta kesediaan Dr. Safi’i Siregar untuk maju sebagai calon Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Madina periode 2015-2020 dalam Konperensi Cabang […]

  • Bupati Dinilai Tak Becus Membina BPA, Mosi Tak Percaya Kepada Bupati Disiapkan

    Bupati Dinilai Tak Becus Membina BPA, Mosi Tak Percaya Kepada Bupati Disiapkan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Sutan Palembang Nasution salah satu raja Mandailing mengecam pendapat bupati Mandailing Natal (Madina) yang menyebutkan pengurus Badan Pemangku Adat (BPA) sudah meninggal dunia dan uzur. “Sangat aneh seorang Bupati mengatakan pengurus BPA sudah uzur,” katanya Senin (10/11). “Saya yakin apabila hal ini tidak segera diklarifikasi oleh bupati, maka seluruh raja-raja yang […]

expand_less