Sabtu, 1 Agu 2026
light_mode

Laju pertumbuhan ekonomi Sumut 2012 melambat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Feb 2013
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – Laju pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2012 melambat dibandingkan 2011 dan 2010, meski secara kinerja, perekonomian tahun ini naik 6,22 persen dari 2011 dengan tertinggi dicapai sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan.

“Kinerja perekonomian tahun 2011 sudah 6,63 persen dan 2010 bahkan mencapai 6,42 persen, sementara 2012 hanya 6,22 persen.Secara kinerja memnag tetap nak, tetapi laju pertumbuhan sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Suharno di Medan, hari ini.

Penurunan laju pertumbuhan ekonomi Sumut itu merupakan dampak krisis global.

“Tetapi harus disyukuri karena meski melambat, tetapi perekonomian tetap bertumbuh,”katanya.
Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2012 yang diukur berdasarkan kenaikan angka PDRB (produk domestik regional bruto) atas dasar harga konstan 2.000 itu tertinggi dicapai sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan sebesar 11,20 persen.

Setelah sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan, tertinggi lainnya adalah sektor pengangkutan dan komunikasi 8,26 persen, jasa-jasa 7,54 persen dan perdagangan, hotel dan restoran mencapai 7,23 persen.

Adapun sektor lainnya masing-masing tumbuh di bawah 7 persen.

Dia menjelaskan, besaran PDRB Sumut pada 2012 atas dasar harga berlaku sebesar Rp351,12 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2.000 sejumlah Rp134,46 triliun.

Sementara itu, kata Suharno, berdasarkan pendekatan penggunaan sebagian besar PDRB Sumut di tahun lalu sebagian besar atau 59,29 persen digunakan untuk memenuhi konsumsi rumah tangga, disusul pembentukan modal tetap bruto 21,12 persen, konsumsi pemerintah 10,03 persen, konsumsi lembaga nirlaba 0,33 persen dan perubahan stok 0,03 persen.
“Mudah-mudahan tahun ini laju pertumbuhan ekonomi Sumut semakin bagus di tengah kekhawatiran krisis global masih berlangsung,”katanya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Parlindungan Purba, menyebutkan, kinerja perekonomian Sumut yang naik itu karena barang ekspor dari daerah tersebut masih dibutuhkan pasar internasional.

“Jadi meski permintaan dan harga melemah, tetap aja ada ekspor,” katanya.

Pengusaha sendiri tetap saja optimistis bahwa tahun ini kinerja perekonomian semakin membaik meski diakui krisis global yang masih berlangsung masih menjadi hambatan.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Camat di Madina Terindikasi Arahkan Kepdes Loloskan Bimtek PKK

    Camat di Madina Terindikasi Arahkan Kepdes Loloskan Bimtek PKK

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Temuan LSM Tamperak mencuatkan indikasi peran para camat di Mandailing Natal (Madina) mengarahkan kepala desa meloloskan program Bimtek TP PKK Desa. Bimtek TP PKK Desa menjadi sorotan publik karena dilaksanakan sebelum masa pencairan Dana Desa. LSM Tamperak menemukan banyak kepala desa pontang panting mencari pinjaman kepada rentenir pembunga uang untuk pembiayaan […]

  • Warga Batahan Tuding DPRD Madina Penghianat

    Warga Batahan Tuding DPRD Madina Penghianat

    • calendar_month Selasa, 4 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Warga Kecamatan Batahan geram. Pasalnya kasus sangketa warga Batahan versus PT. Palmaris tak jelas berujung setelah ditangani Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina). Muaranya, warga Batahan menilai para anggota DPRD Madina penghianat rakyat. Warga juga menuduh lembaga legislatif ini telah menghabiskan ratusan juta rupiah biaya Pansus, namun tak pernah ada hasilnya. […]

  • Sapi di Padangsidimpuan Hanya 966 Ekor

    Sapi di Padangsidimpuan Hanya 966 Ekor

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    P Sidimpuan, – Kota Padangsidimpuan akan mendatangkan hewan ternak untuk kebutuhan warga saat hari Raya Idul Adha 1434 H. Soalnya, sesuai data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padangsidimpuan, untuk tahun 2013 tercatat jumlah sapi ternak warga yang ada di Padangsidimpuan hanya 966 ekor. Kepala BPS Kota Padangsidimpuan melalui Kasi IPDS, Joel Roy Peranginangin […]

  • RSU Panyabungan Akan Jadi RS Rujukan di Tabagsel

    RSU Panyabungan Akan Jadi RS Rujukan di Tabagsel

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – RSU Panyabungan di Panatapan, disiapkan sebagai hub regional dan rujukan bagi pasien dari kabupaten/kota di sekitar Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Itu diungkapkan Direktur RSUP H. Adam Malik Medan dr. Zainal Syafri usai meninjau progres pembangunan RSUD Panyabungan di Mandailing Natal, bersama Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution didampingi Direktur dr. Muhammad […]

  • Hukum Membangun Makam, Bolehkah?

    Hukum Membangun Makam, Bolehkah?

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Oleh: Mashih Nashrullah Perbedaan terletak pada penyikapan hadis. Permasalahan ini memang terbilang klasik. Deretan kitab fikih generasi salaf pun telah banyak mengupas tema ini sesuai dengan corak mazhab masing-masing. Namun, membahas topik ini selalu memantik perhatian. Selain karena fenomena ini terus berulang di masyarakat, isu ini tak jarang terhembus ke permukaan dan menjadi bahan saling […]

  • Kualitas Serai Wangi Madina Kalahkan Srilanka dan India

    Kualitas Serai Wangi Madina Kalahkan Srilanka dan India

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kualitas serai wangi dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalahkan serai wangi dari negara Srilangka dan India. “Kualitas serai wangi asal Pakantan, Kabupaten Mandailing Natal ini kwalitasnya mencapai 45 %,  sementara serai wangi asal negara Srilanka dan India mempunyai kualitas 25 % saja,” ungkap Anwar Mahjuddin dari Biosurya Global Sdn. Bhd, Malaysia […]

expand_less