Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Percepatan Pembangunan Madina dengan Memperkuat Daya Saing Daerah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
  • print Cetak
14 tahun Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dimekarkan dari kabupaten induk, Tapanuli Selatan (Tapsel), bukanlah usia yang muda. Jika diibaratkan manusia, sudah memasuki usia remaja. Pada usia ini, sudah mulai paham bagaimana menggapai suatu cita-cita. Nah, bila ini sebuah daerah, berarti seyogianya juga mampu mewujudkan kesejahteraan daerah itu sendiri.

Maka dari itu, sudah barang tentu jika suatu daerah otonom dimekarkan, akan ada kebanggaan yang bisa diandalkan. Begitu juga Kabupaten Madina yang daerahnya memiliki luas 662.070 Ha atau 9,24% dari wilayah Provinsi Sumut. Kabupaten Madina sendiri memiliki 23 kecamatan, 377 desa dan 32 kelurahan, dengan alam subur mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan serta memiliki panjang garis pantai mencapai 170 Km.

Pada awal berdirinya kabupaten ini dinakhodai Amru Daulay SH selama dua priode dengan membawa konsep menjadikan Madina yang Madani. Kemudian dari pemilihan kepala daerah berikutnya HM Hidayat Batubara SE bersama Dahlan Hasan Nasution, mendapat kepercayaan dari hampir 72% rakyat untuk memimpin daerah tersebut. Sehingga di pundak pemimpin Madina inilah rakyat menggantungkan harapan dalam pencapaian kesejahteraan dari tahun-tahun sebelumnya.

Konsep yang dibawakan pemimpin Madina dengan tiga visi menciptakan lapangan kerja baru, pendidikan gratis dan kesehatan geratis.  Dari 1,6 tahun kepemimpinan Hidayat-Dahlan, arah pencapaian visi misi mulai terlihat. Seperti pendidikan dengan membagikan beasiswa terhadap mahasiswa berprestasi, pemberian seragam sekolah, BOS untuk tingkat SLTA. Kesehatan dalam APBD tahun ini dianggarkan seluruh masyarakat akan berobat gratis pada rumah sakit daerah, Puskesmas buka 24 jam. Sedang untuk lapangan kerja baru akan dibuat MoU dengan perusahan- perusahan yang ada di daerah untuk mempekerjakan tenaga kerja lokal.

Nah berkaitan Sumber Daya Alam yang cukup kaya, dengan bermodalkan itu saja rasanya belum cukup dalam pencapaian suatu kepuasan kesejahteraan rakyat. Akan tetepi perlu ditopang konsep-konsep maupun program matang bagaiman supaya kekayaan alam itu berdaya guna dan bisa dikelola dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sehingga dengan demikian, perlu pemetaan daerah apa yang ada di dalam kekayaan alam itu untuk perkuatan daya saing daerah, antara lain;

Sektor Pertanian/Perkebunan
Sebagaimana diketahui, hampir 60% masyarakat daerah ini menggantungkan mata pencahariannya dalam menghidupi keluarga dari sektor pertanian perkebunan. Sehingga Pemkab Madina terus berupaya mengembangkan sektor ini dengan  membuka lahan-lahan tidur, agar bisa diusahai tanpa harus melanggar peraturan tentunya. Misalnya dengan perluasan lahan persawahan, sudah dalam beberapa tahun ini terus digalakkan pembukaan atau percetakan sawah baru, pembagian bibit bermutu dan lain sebaginya.

Kedua sektor ini bisa menjadi unggulan daerah Madina, mengingat potensi yang terkandung di dalamnya untuk perkuatan daya saing daerah. Bukan berarti mengecilkan potensi-potensi lainnya. Hanya saja, pemerintah perlu menciptakan iklim investasi yang baik agar percepatan pembangunan semakin cepat tercapai.

Dengan iklim investasi inilah pemerintah bersama stakeholder lainnya bisa menjual berbagai produk local. Dengan artian, jika saja daya saing daerah sudah mencapai pada level dikenal oleh luar Madina, tentunya akan mudah bagi daerah memasarkan kepada investor. Tujuannya tidak terlepas kesejahteraan masyarakat.
Budaya Kerja Keras
Pemkab Madina sudah pernah mencanangkan budaya kerja keras sehingga dengan begitu bisa juga dikaitkan dengan perkuatan daya saing daerah. Dimana dalam pencapaiannya ada lima elemen yang harus menjadi perhatian, yaitu bagaimana menjaga iklim ekonomi di daerah, bagaimana kualitas sumber daya manusia dan ketenagakerjaan, menjaga iklim usaha kondusif, ketersedian infrastruktur SDA dan lingkungan.

Menjaga iklim ekonomi daerah tanpa budaya kerja keras hal itu tidak akan bisa tercapai. Begitu juga empat poin lainnya. Dimana konsekuensi logis dari pelaksanaan otonomi daerah adalah meningkatkan upaya masing-masing pemerintah daerah dalam memanfaatkan dan mengembangkan potensi lokal yang bisa menjadi kunci keberhasilan pembangunan saat ini.

Otonomi memberikan pemerintah daerah kewenangan sangat besar untuk menciptakan tata kelola ekonomi daerah untuk berinteraksi dengan pelaku usaha untuk mengambil kebijakan mendukung pengembangan sektor swasta. Dan tata kelola ekonomi merupakan satu faktor penting yang dipercaya dapat menciptakan iklim usaha yang sehat dengan tetap menjadikan produk lokal tuan rumah sendiri dan menjadi kebanggaan kita bersama.

Maka dengan perpaduan budaya kerja keras untuk perkuatan daya saing daerah ditambah inovasi kreasi aparatur pemerintah daerah Kabupaten Mandailing Natal dibawah pimpinan Hidayat – Dahlan  juga merupakan kunci keberhasilan pembangunan didaerah, tentunya akan membangun pigur pemimpin lokal efektif, efisien, dan fropesional.

Maka dari itu, melalui Hari Jadi Kabupaten Madina yang ke 14 ini, harus bisa menjadi momentum untuk percepatan pembangunan dengan kerja keras, persatuan kesatuan antara masyarakat, pemerintah, akan tercipta suasana kondusif di Kabupaten Madina yang kita cintai ini, dengan begitu perkuatan daya saing daerah akan lebih mudah kita capai. Dengan begitu, akan terwujudlah masyarakat sejahtera, mandiri dan pemerintahnya pun akan bisa dengan mudah melaksanakan programnya. Semoga…!.(Oleh: Zamharir Rangkuti)

Penulis adalah wartawan Medan Bisnis. Tulisan ini diikutkan dalam lomba karya tulis dalam memperingati HUT ke 14 Kabupaten Mandailing Natal

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SKATTER… SKATTERRR…

    SKATTER… SKATTERRR…

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen RINA YOULIDA Nasi sudah jadi bubur. Tak guna lagi disesali, tak perlu… Mungkin itulah kalimat yang pantas disampaikan terhadap Jaultop yang sudah jatuh bangkrut karena kebiasaan barunya yang ia lakoni, hanya sekitar lima bulan belakangan ini. Skatter… ya skatter. Sebuah permainan dengan aplikasi Higgs Domino yang sedang viral di masyarakat dan sangat digandrungi anak-anak, […]

  • Islam Beri Perubahan Pada Masyarakat Inggris

    Islam Beri Perubahan Pada Masyarakat Inggris

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    LONDON – Islam secara tradisi tidak dekat dengan masyarakat Inggris. Namun, Islam telah menjelma menjadi komunitas agama terbesar kedua di Britania Raya. Ini ditandai dengan ribuan masyarakat Inggris yang memutuskan menjadi mualaf. Pakar Studi Perbandingan Agama dan Filsafat, Annie Thompson menilai Islam dipilh lantaran sebagian masyarakat Inggris terlanjut frustasi dengan moral yang ditawarkan sekularisme. Mereka […]

  • Pemungutan Suara Ulang Madina

    Pemungutan Suara Ulang Madina

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Spanduk & Baliho Dilarang Berdiri MADINA- Komisi Pemilihan Umum Mandailing Natal akan menghadirikan tujuh pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina, Kamis (24/2). Pertemuan itu untuk menjelaskan secara teknis bahwa tahapan dan jadwal pemungutan suara ulang telah dimulai ”Kita akan sosialisasikan kepada mereka (7 pasangan calon, red) secara teknis pelaksanaan pemungutan suara ulang ini. Seperti […]

  • Kompolnas Minta Polda Tegas Tangani Perkara Laporan Ramli Lubis

    Kompolnas Minta Polda Tegas Tangani Perkara Laporan Ramli Lubis

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    MEDAN, (Mandailing Online) – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Polda Sumut tegas dan tidak ragu-ragu dalam menangani satu perkara, termasuk kasus pemalsuan akta autentik RUPS-LB PT Rizkina Mandiri Perdana (PT RMP) yang dilaporkan Ramli Lubis Mantan Walikota Medan. “Tentang pengalihan saham perkebunan seluas sekitar 10 ribu Ha di Kab Madina yang melibatkan Ramli Lubis dan […]

  • Tema Infrastruktur Jalan, SAHATA Pilih Optimalisasi APBD dengan Skala Prioritas

    Tema Infrastruktur Jalan, SAHATA Pilih Optimalisasi APBD dengan Skala Prioritas

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG LAWAS UTARA (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi (Paslon SAHATA) memilih optimalisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan skala prioritas untuk meningkatkan ruas jalan daerah. Hal itu, kata Saipullah, karena kondisi APBD Madina saat ini hanya memungkinkan membangun 10 kilometer jalan per […]

  • Do’a Sakti Penangkal Berbagai Keburukan

    Do’a Sakti Penangkal Berbagai Keburukan

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nazwar, S.Fil.I, M.Phil Penulis Lepas Lintas Jogja Sumatera Kenyaatan sebagaimana dipahami berupa takdir sesungguhnya wajib diyakini dalam dua kondisi yaitu baik dan buruk. Baik yang merupakan rahmat atau buah kebaikan dari Allah senantiasa diminta atau dimohonkan agar dikaruniakan baik bagi diri sendiri juga orang lain. Adapun keburukan atau takdir buruk adalah suatu kenyataan juga […]

expand_less