Minggu, 15 Mar 2026
light_mode
Tak Berkategori

Tak Lolos Tes Lelang Jabatan, Lurah-Camat Jadi Staf Biasa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 8 Mei 2013
  • print Cetak

rapat lurah8513Setiap harinya, ada 48 peserta yang diuji. Mereka dipilih acak.

Jakarta, (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar ujian tahap kedua lelang jabatan lurah dan camat. Uji kompetensi ini dimulai Selasa, 7 Mei 2013 di ruang Assessment Center Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ujian hari pertama itu diikuti sebanyak 48 calon camat.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Made Karmayoga, mengingatkan lurah dan camat definitif yang dinyatakan tidak lolos seleksi harus siap-siap kehilangan jabatan mereka, meski tetap akan berstatus PNS.

“Masalah posisi, lihat nanti. Bisa saja hanya menjadi staf biasa,” kata Made. “Kami mengacu kepada hasil tes dan laporan dari tim penilai.”

Uji manajerial yang digelar di Mabes Polri dan Balai Kota DKI itu berlangsung secara bertahap. Setiap harinya, ada 48 peserta yang diuji. Mereka dipilih secara acak.

Materinya antara lain adalah SWOT (strength, weakness, opportunity, threat) serta wawancara langsung. Pada tes wawancara, para peserta seleksi wajib memaparkan program kerja mereka di hadapan juri, serta menjalani psikotes.

Total seleksi lelang jabatan ini diikuti oleh 980 peserta. Sekitar 311 dari 980 peserta di antaranya merupakan pejabat lurah dan camat definitif.

Pemprov DKI akan memilih 311 dari 980 peserta seleksi untuk menjabat sebagai lurah dan camat di DKI Jakarta. Adapun komposisi jabatan terdiri dari 267 lurah dan 44 camat.

Ratusan jabatan camat dan lurah yang dilelang itu untuk mengisi delapan kecamatan dan 44 kelurahan di Jakarta Pusat, 10 kecamatan dan 65 kelurahan di Jakarta Timur, serta delapan kecamatan dan 56 kelurahan di Jakarta Barat.

Peserta juga disiapkan untuk memimpin 10 kecamatan dan 65 kelurahan di Jakarta Selatan, enam kecamatan dan 31 kelurahan di Jakarta Utara. Kemudian dua kecamatan dan enam kelurahan di kecamatan Pulau Seribu. (Vivanews)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis Pendidikan Madina Akan Hidupkan Kembali Beasiswa

    Kadis Pendidikan Madina Akan Hidupkan Kembali Beasiswa

    • calendar_month Senin, 6 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pendidikan Madina, Daud Batubara akan berupaya menghidupkan kembali program beasiswa untuk siswa berprestasi dari keluarga miskin. Itu dikatakan Daud Batubara menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Senin (6/8/2018). Menurutnya, beasiswa itu sangat bersifat urgen sebagai salah satu upaya membantu putra-putri Mandailing Natal (Madina) yang berprestasi namun tak mampu membiayai […]

  • KPU Madina mulai lipat suara

    KPU Madina mulai lipat suara

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN –  Mulai hari ini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal (KPU Madina), Sumatera Utara (Sumut), mulai melaksanakan pelipatan surat suara di Gudang KPU Madina, Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Madina. Pelipatan kertas suara dipantau langsung oleh Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Madina Henri Pulungan. “Kita akan terus memantau kegiatan kelipatan kertas suara yang […]

  • Jika Kalau Bahwa

    Jika Kalau Bahwa

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dahlan Batubara Di media massa sering terjadi kesalahan penempatan kata “jika” dan kata “kalau“. Dua kata ini kerap menggantikan kata “bahwa“. Kata “jika” dan kata “kalau” adalah kata penghubung untuk menandai syarat (syarat-harapan). Juga berfungsi sebagai “soal-jawaban“. Tergolong dalam Konjungsi Subordinatif Syarat. Sedangkan kata “bahwa” adalah kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian bagian […]

  • Gandeng Akademisi, Madina Perkuat Petani di Budidaya Pisang

    Gandeng Akademisi, Madina Perkuat Petani di Budidaya Pisang

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ​MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berupaya memperkuat kalangan petani dalam pengembangan budidaya pisang dari sisi transfer pengetahuan. Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, yang di dampingi Wakil Atika azmi Utammi serta Kadis pertanian,Taufik zulhandra melakukan diskusi mendalam bersama jajaran pakar dari Universitas Medan Area (UMA) guna membahas strategi pengembangan budidaya pisang […]

  • Pemimpin Madina Sibuk Memikirkan Diri Sendiri

    Pemimpin Madina Sibuk Memikirkan Diri Sendiri

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengamat politik Madina, Amin Daulay mengungkapkan bahwa saat ini kondisi politik Mandailing Natal (Madina) mengarah pada situasi chaos. Elit politik masing-masing memikirkan diri sendiri. Rakyat menjerit atau menderita dibiarkan saja. Jika ada rakyat yang berteriak, maka yang dicari adalah dalangnya, bukan substansinya. Bupati dan DPRD-nya sibuk dengan diri sendiri. Semua […]

  • Pertemuan Tertutup Elit PKS di Rumah Hilmi Berlangsung Hingga Subuh

    Pertemuan Tertutup Elit PKS di Rumah Hilmi Berlangsung Hingga Subuh

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pertemuan tertutup elit PKS di kediaman Ketua Majelis Syuro Ustadz Hilmi Aminudin di Pondok Madani RT 03/RW 09, Kampung Babakan Bandung, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) berlangsung hingga subuh (kamis, 13/6). Meski pertemuan itu berlangsung lama hingga larut malam, para awak media menunggu di depan rumah bos PKS itu. Namun […]

expand_less