Sabtu, 2 Mei 2026
light_mode

Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Ganja, Polisi & Tersangka Kejar-kejaran di Hutan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
  • print Cetak

TAPSEL-METRO; Aparat kesatuan Polsek Pintu Padang berhasil menggagalkan penyelundupan 17 kilogram (kg) ganja kering dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke Kota Padangsidimpuan (Psp), Senin (4/10) sekitar pukul 03.30 dini hari. Dalam aksinya, polisi berhasil mengamankan 3 tersangka. Dua tersangka dibekuk dari pinggir jalan, satu tersangka tertangkap di dalam hutan setelah sebelumnya terlibat kejar-kejaran. Namun, dalam pengejaran itu, satu tersangka lagi berhasil melarikan diri.

Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel), AKBP Subandriya SH MH, melalui Kasat Narkoba, AKP Sabar Nainggolan, didampingi Kapolsek Pintu Padang, Iptu Abdi SH, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (4/10), menjelaskan bahwa penangkapan ganja tersebut berdasarkan informasi yang disampaikan warga kepada pihaknya.

Dalam penangkapan tersebut berhasil diamankan barang bukti ganja kering sebanyak 17 bal dalam dua karung atau sekitar 17 kilogram, 3 telepon genggam, uang senilai Rp600 ribu dan dua unit sepedamotor jenis supra Fit dengan nomor polisi (Nopol) BB 2209 FE dan sepedamotor jenis KTM tanpa nopol.

Keduanya menceritakan, dua tersangka yang bertugas membawa ganja, Rahmat Bangun Nasution (26) dan Maruli Hasibuan alias Uli ditangkap dari Desa Aek Badak sekitar pukul 03.30 WIB dini hari. Sedangkan dua tersangka lainnya, Irsan Efendi (28) sebagai driver dan MR yang bertugas sebagai penyurvei jalan langsung kabur, begitu mengetahui dua rekannya sudah tertangkap. Keduanya meninggalkan sepedamotor KTM yang digunakan begitu saja di pinggir jalan dan lari ke arah pebukitan di Desa Aek Badak.

Karena lari, personel Polsek Pintu Padang dibantu dengan Satuan Narkoba Polres Tapsel yang berjumlah sekitar 15 personel melakukan pengejaran dan perburuan ke dalam hutan berbukit dan dibantu masyarakat sekitar hingga pagi.

Akhirnya sekitar pukul 09.00 WIB, salah satu tersangka yakni Irsan Efendi (28) berhasil ditangkap di Desa Tolang Jae saat hendak menaiki salah satu angkutan umum jurusan Psp. Sedangkan satu tersangka lainnya MR masih masih dalam pengejaran di hutan di sekitaran Kecamatan Sayurmatinggi.

Keduanya menambahkan, keempat tersangka merupakan warga Purba Tua Salambue, Kecamatan Psp Tenggara. Menurut pengakuan tersangka, jika berhasil mengantarkan barang haram tersebut ke salah satu penampung di Kota Psp, mereka diberi upah Rp100 ribu per bal dari bandar di Madina.

Dijelaskan keduanya lagi, sebenarnya komplotan ini sudah menjadi Target Operasi (TO) Polres Tapsel. Pihaknya melihat bahwa jaringan ini sudah professonal dan terkoordinir dan memiliki jaringan yang luas. Sebab, dari pengakuan 3 tersangka mereka sudah menjalankan pekerjaan sebagai kurir dari Madina ke Psp sebanyak 10 kali.

“Kita akan kembangkan kasus ini agar otaknya juga bisa kita tangkap baik bandar dari Madina ataupun penampung di Kota Psp,” jelasnya. (phn)
sumber: metrotabagsel

Tags
  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi Kampoeng Kaos Madina, Sihar : Industri Harus Berkembang

    Kunjungi Kampoeng Kaos Madina, Sihar : Industri Harus Berkembang

    • calendar_month Kamis, 31 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon Wakil Gubernur Sumut Sihar Sitrous menekankan bahwa pemerintah memiliki peran penting mendorong pertumbuhan UMKM di Sumatera Utara, termasuk Mandailing Natal. Penekanan itu disampaikan Sihar di sela sela mengunjungi Kampoeng Kaos Madina, di Jalan Jambu, Lintas Timur Kelurahan Sipolu, Penyabungan, Selasa (29/5/2018). Sihar menyatakan, ruang kreatifitas harus mendapat daya dukung […]

  • Kinerja Kapoldasu perlu dievaluasi

    Kinerja Kapoldasu perlu dievaluasi

    • calendar_month Jumat, 2 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Banyak eleman masyarakat meminta agar kinerja Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Polisi Wisjnu Amat Sastro dievaluasi, terkait banyak kasus yang mencoreng citra kepolisian di daerah Sumut. Seperti kasus tehanan kabur dari dua Polsek di Kota Medan dengan jangka waktu yang tidak terlalu lama dan adanya bentrok fisik antar Kepoilisian […]

  • Bertemu Sandiaga, Atika Minta Pemerintah Pusat Dukung Wisata Daerah

    Bertemu Sandiaga, Atika Minta Pemerintah Pusat Dukung Wisata Daerah

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Dalam pertemuan antara kepala daerah dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meminta dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan wisata daerah. “Untuk mewujudkan kemajuan pariwisata dibutuhkan dukungan dan bantuan dana dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” kata […]

  • Kota Panyabungan Sarang Sampah dan Bau Busuk

    Kota Panyabungan Sarang Sampah dan Bau Busuk

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bendungan Aek Mata yang melintasi inti kota Panyabungan kondisinya sangat kotor akibat sampah menumpuk mengakibatkan wajah ibu kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ini rusak dan terkesan tidak terurus. Sampah yang menumpuk di bendungan ini akibat warga kota Panyabungan belum siap secara mental dan cultural menjaga keindahan kota serta parahnya manajemen pengelolaan […]

  • FKDT Madina: Agar Lebih Religius, Madina Butuh Perda Wajib ‘Sikola Maktab’

    FKDT Madina: Agar Lebih Religius, Madina Butuh Perda Wajib ‘Sikola Maktab’

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Agenda utama pembangunan Madina di 2015 adalah menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih religius. Karena itu, Pemkab Madina harus visioner memperhatikan kegiatan religius, seperti dengan mewujudkan program wajib pendidikan diniyah. Sekretaris Umum Dewan Pengurus Cabang Forum Kominikasi Diniyah Takmiliyah Kabupaten Mandailing Natal (DPC FKDT Madina), Muhammad Ludfan Nasution, SSos mengutip pidato Bupati […]

  • Potensi Konflik Horizontal Pilkada?  Karya Demokrasi Barat Yang Nyata

    Potensi Konflik Horizontal Pilkada? Karya Demokrasi Barat Yang Nyata

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara menjelaskan bahwa Kalimantan Utara tergolong daerah rawan konflik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Hal tersebut disampaikan oleh AKBP. Budi Rachmat, S.I.k, Kabid Humas Kepolisian Daerah Kalimantan Utara saat dikonfirmasi oleh awak media bahwa sesuai hasil survey Mabes Polri, tentang indeks […]

expand_less