Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Hiv/Aids Serang Padang Sidempuan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


PADANGSIDIMPUAN – Pada 2010, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padangsidimpuan telah mengidentifikasi tiga kasus penyakit mematikan HIV/AIDS. Dua korban telah meninggal, seorang lagi masih menjalani perobatan.

“Dua korban meninggal itu sebenarnya bukan terjangkit HIV/AIDS di Padangsidimpuan. Namun keduanya selama ini merantau di Batam dan Surabaya,” kata Kadinkes, Doria Hafni Lubis, tadi pagi.

Menurutnya, ketika tingkat penyakitnya sudah stadium tinggi atau akut, keduanya pulang kampung ke Padangsidimpuan dan akhirnya meninggal dunia. Sedangkan seorang lagi masih menjalani perobatan secara pribadi.

“Kita sudah coba mendatanginya dan menawarkan pemeriksaan serta pengobatan. Namun yang bersangkutan hinga kini belum bersedia menerima tawaran kita,” ujarnya.

Ditanya siapa dan dimana alamat para korban HIV/AIDS yang sudah meninggal dan yang masih menjalani perawatan itu, Kadinkes menolak menyebutnya.

Berkenaan dengan kasus HIV/AIDS tersebut, Pemko Padangsidimpuan melalui Dinkes telah mencanangkan program Pelacakan Kasus Penyakit Menular (PKPM) seperti HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya.

“Untuk mengantisipasi peningkatan angka penderita HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya. Program PKPM ini dianggap sangat perlu, karena tahun ini saja telah ditemukan tiga kasus HIV/AIDS di Padangsidimpuan,” sebut Doria.

Sementara Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK), Masrianti Khairani, menyatakan langkah awal yang akan dilakukan pada program ini, yakni mendata seluruh masyarakat yang diduga terjangkit virus mematikan itu.

Masyarakat yang didata tersebut adalah yang dicurigai (suspect) terjangkit dan mempunyai latar belakang kehidupan yang identik dengan penularan penyakit HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya.

“Kita akan memeriksa darah dan menanyakan latar belakang kehidupan setiap warga yang diepriksa. Meski pendataan pengidap HIV/ AIDS merupakan langkah awal, namun kita akan tetap menjaga kerahasian masyarakat yang didata tersebut,” tegasnya.

Ditanya apakah Pemko Padangsidmpuan sudah memiliki Voluntary Counseling and Testing (VCT), Masrianti, mengatakan belum, karena Pemko belum memiliki tempat untuk program VCT tersebut.
Sumber : Waspada Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Ini, Pemkab Madina Dihantam 2 Gelombang Unjukrasa Mahasiswa

    Hari Ini, Pemkab Madina Dihantam 2 Gelombang Unjukrasa Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintahan di Mandailing Natal makin rapuh, tak mampu memberikan keyakinan kepada elemen-elemen masyarakat bahwa pemerintahan Madina bersih dari pejabat-pejabat koruptor. Hari ini, Rabu (30/3/2016), Pemkab Madina didatangi dua gelombang unjukrasa dari tiga organisasi mahasiswa yang belainan. Tetapi, tuntutannya sama, yakni meminta pembersihan Pemkab Madina dari pejabat-pejabat korup. Unjukrasa gelombang pertama adalah […]

  • Solusi Menghentikan Segala Bentuk Penghinaan Terhadap Rasululloh

    Solusi Menghentikan Segala Bentuk Penghinaan Terhadap Rasululloh

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dahlena Pulungan Pengajar, tinggal di Padangsidempuan Penghinaan terhadap Nabi Muhammad kembali terjadi, beberapa waktu belakangan, dunia dihebohkan dengan penghinaan Nabi Muhammad di India. Dikutip dari Detik.com, (12/6/2022) seorang politikus India melontarkan komentar yang kontroversional soal Nabi Muhammad. Akibatnya memicu kemarahan dari berbagai negara-negara muslim. Mengutip CNBC yang melansir Sputnik News, juru bicara partai Bharatiya […]

  • Hari ini KPU Madina Distribusikan Surat Suara ke 7 Kecamatan Terjauh

    Hari ini KPU Madina Distribusikan Surat Suara ke 7 Kecamatan Terjauh

    • calendar_month Sabtu, 10 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hari ini Sabtu 10/02/2024,  Komisi Pemilihan Umum Kabupaten ( KPU ) Mandailing Natal ( Madina ) mulai distribusikan logistik pemilu untuk 7 kecamatan terjauh, dari 23 total Kecamatan yang ada di Mandailing Natal. Ketua KPU Madina Muhammad Ikhsan saat dijumpai di Kantornya di Kelurahan Kayu Jati mengungkapkan, pendistribusian itu mulai dilakukan […]

  • Pemkab Harus Gerak Cepat Stop Penularan AIDS di Madina

    Pemkab Harus Gerak Cepat Stop Penularan AIDS di Madina

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dihimbau melakukan langkah-langkah strategis menyetop penularan virus HIV (human immunodeficiency virus) penyebab penyakit AIDS. Langkah cepat dan tepat dibutuhkan agar virus itu tidak menyebar di daerah ini terkait ditemukannya 3 pria terindikasi HIV di Madina oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Madina saat proses pemeriksaan darah sebelum […]

  • Rukad Madina Belajar Tata Rias di Silangit Koi Hutasiantar

    Rukad Madina Belajar Tata Rias di Silangit Koi Hutasiantar

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Silangit Koi Hutasiantar tidak hanya menjadi tempat wisata, tapi juga tempat untuk berbagai kegiatan. Seperti hari ini, Kamis (25/11) Rukun Keluarga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Rukad) Mandailing Natal (Madina) belajar tata rias di wisata sawah yang sedang viral ini. Pelatihan tata rias ini berjalan dengan santai dan penuh kekeluargaan. Ibu-ibu […]

  • Polisi Pastikan Gas Beracun Penyebab Tewas Penambang Sere

    Polisi Pastikan Gas Beracun Penyebab Tewas Penambang Sere

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Kapolsek Muara Sipongi, AKP Arlen Siagian melalui Kanit Reskrim Aipda Ibrahim Iksan yang dihubungi, Selasa (2/9/2014) memastikan faktor gas beracun penyebab tewasnya para penambang di Muara Sipongi. Dia menyatakan bahwa kejadiannya pada Senin sore (1/8) sekitar pukul 17.00 WIB. Jenazah kelima korban tewas baru bisa dikeluarkan sekitar pukul 18.00 WIB. […]

expand_less