Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

DPR sahkan UU Ormas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
  • print Cetak

Rapat paripurna DPR akhirnya mengesahkan RUU Ormas menjadi Undang-undang pada Selasa (02/07) siang, yang ditandai dukungan mayoritas fraksi-fraksi di DPR, kecuali F-PAN, Gerindra dan Hanura.

“Enam fraksi, termasuk Demokrat, Golkar dan PDI-P, mendukung, tetapi tiga fraksi yakni F-PAN, Gerindra dan Hanura menolak,” kata wartawan BBC Indonesia, Arti Ekawati, yang melaporkan dari Gedung DPR, Selasa siang.

Menurut Arti, mayoritas fraksi di DPR mendukung pengesahan karena sebagian pasal-pasal yang dipermasalahkan telah direvisi, sesuai tuntutan pihak yang menentang RUU Ormas.

“Jubir F-PKB, Anna Muawanah, saat membacakan sikap akhir F-PKB, menyatakan, mereka setuju RUU Ormas disahkan karena sudah dilakukan penyesuaian beberapa pasalnya,” kata Arti, menirukan penyataan sikap resmi F-PKB.

Alasan lainnya, menurut PKB, pengesahan RUU Ormas berulangkali ditunda. “Sehingga tidak ada alasan lain untuk menudanya lagi,” kata Anna.

Sebelum rapat paripurna DPR, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, isi RUU Ormas ini jauh lebih moderat jika dibandingkan dengan UU Ormas yang disahkan pada 1985 lalu.

“Jauh lebih soft dari UU ormas sebelumnya. Untuk membubarkan ormas, sekarang harus minta pendapat MA terlebih dulu, harus lewat peradilan dulu. Saya yakin, banyak yang belum membaca isi RUU ormas ini,” kata Gamawan.

‘Lebih moderat’

Pada pekan lalu, DPR menunda mengesahkan RUU Ormas, setelah mendapat protes dari berbagai kalangan, seperti pegiat HAM dan ormas besar seperti Muhamadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Sejumlah laporan menyebutkan, selama sepekan ini perbaikan terhadap isi RUU ormas dilakukan, seperti berupa perbaikan, penghilangan atau penambahan materi pasal.
Kalangan yang menolak RUU ini menganggap sebagian pasal-pasalnya berpotensi mengekang kebebasan berorganisasi, seperti syarat-syarat pendirian dan pembubaran ormas, yang pernah dipraktekan di masa rezim Orde Baru.

Inilah yang menjadi alasan F-PAN tetap menolak RUU Ormas.

“Karena masih ada yang melakukan resistensi, maka kita tetap menolaknya,” kata Teguh Juwarno, politisi PAN.

Saat rapat paripurna DPR membahas RUU Ormas digelar, ratusan orang dari berbagai ormas dan pegiat HAM menggelar unjuk rasa di luar gedung DPR.

Dalam orasinya, mereka tetap menolak keberadaan RUU ormas, yang dianggap akan membelenggu kebebasan beroganisasi.

Para pengunjuk rasa juga menyatakan akan menempuh langkah judicial review (peninjauan ulang) UU Ormas ke Mahkamah Konstitusi, jika DPR tetap mengesahkannya.(BBC)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Buka Acara Madina Ekspo Ekraf 2022

    Bupati Madina Buka Acara Madina Ekspo Ekraf 2022

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution membuka Ekspo Ekonomi Kreatif (Ekraf) 2022 di Pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan, Jumat (12/8). Kegiatan ini dalam rangka semarak HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution mengatakan bahwa HUT RI Kemerdekaan RI tahun 2022 ini diselenggarakan di Kabupaten […]

  • Setelah Di Demo Guru, DPRD Akan Bahas 11 Ranperda

    Setelah Di Demo Guru, DPRD Akan Bahas 11 Ranperda

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 10Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah didesak aksi unjuk rasa ribuan guru bersertifikasi, kini DPRD Mandailing Natal (Madina) segera menjadwalkan pembahasan 11 Rancangan Peraturan Daerah (ranperda). Salah satu ranperda itu adalah Ranperda Biaya Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Perda Bosda itu sangat dibutuhkan sebagai payung hukum pencairan Bosda yang sudah tertahan lama di APBD 2013 akibat belum […]

  • Pencairan Dana Sertifikasi Guru Madina Tuntas Pekan Ini

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN, – Dalam wawancara live by phone dengan Madina Prima FM 95,1 pada Program Pemberitaan “Madina Episentrum” Senin kemarin dengan Kepala Dinas Pendidikan Madina, Drs H Imron Lubis MM, terungkap bahwa pencairan dana sertifikasi guru madina untuk tiga bulan pertama dan kedua akan tuntas dalam seminggu ini. Tetapi, Imron Lubis belum dapat menggambarkan waktu pencairan […]

  • Jangan Tertawai Pemindahan Huta Dangka

    Jangan Tertawai Pemindahan Huta Dangka

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Apakah harus tertawa. Atau terkejut. Atau prihatin. Terserah Anda. Atau bisa saja otak Anda merasa rumit memikirkan kepindahan Desa Huta Dangka. Atau adakah sesuatu yang terselubung? Silahkan analisa. Secara tritorial Desa Huta Dangka itu berada di Kecamatan Kotanopan. Huta Dangka diapit oleh Desa Muara Pungkut dan Kelurahan Tamiang. Tetapi kini – berdasar Kepmendagri Tahun 2020 […]

  • Ditahan, Oknum Polisi Penganiaya Mantan Pacar

    Ditahan, Oknum Polisi Penganiaya Mantan Pacar

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pangkalpinang – Oknum polisi daerah (Polda) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Bripda Tj, yang melakukan penganiayaan terhadap pacarnya, Ma, saat ini masih ditahan untuk menjalani pemeriksaan. “Bripda Tj saat ini masih menjalani proses hukum yang ditangani Dit Reskrim Polda Babel,” kata Kapolda Babel, Brigjen Pol M.Rum Murkal, di Pangkalpinang, Minggu. Ia menjelaskan, selain masih menjalani pemeriksaan, […]

  • Wabub Madina Hadiri Penyerahan Remisi Bagi 325 WBP Lapas Kelas IIB Panyabungan

    Wabub Madina Hadiri Penyerahan Remisi Bagi 325 WBP Lapas Kelas IIB Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN( Mandailing Online)-  Sebanyak 325 orang warga binaan pemasyarakatan ( WBP )Lapas kela IIB Panyabungan, Mandailing Natal mendapat remisi dari Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) pada HUT ke-78 Republik Indonesia. Penyerahan remisi tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution di Lapas Kelas II Panyabungan, Kecamatan Panyabungab, Madina, Sumut, Kamis (17/8/2023). […]

expand_less