Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Birmingham Menyambut Para Mualaf

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
  • print Cetak

Menjadi mualaf berarti menjadi asing dan terkucil. Itulah yang sering dirasakan para mualaf karena terusir dari keluarga dan kehilangan teman-teman.

Tapi, bagi mualaf di Kota Birmingham, Inggris, mereka tak perlu khawatir diasingkan. Mualaf Birmingham selalu mendapat tempat di tengah komunitas Muslim kota tersebut.

Komunitas Muslim Birmingham sangat antusias dalam menyambut para mualaf dan mengajak mereka untuk lebih mendalami agama.

Mereka memang sangat ulet dalam berdakwah. Sering kali masyarakat umum diundang untuk sekadar menilik apa itu Islam. Tak heran jika kemudian jumlah mualaf di sana terus meningkat.

Para mualaf pun mendapat fasilitas istimewa dengan selalu disediakan sarana belajar. Masjid dibuka lebar untuk mereka, bahkan untuk masyarakat sekitar. Di sana, mereka belajar mengenai Islam. Budaya Islam pun diajarkan setiap sore.

“Berharap orang yang meninggalkan tempat kami telah memiliki pemahaman yang lebih baik tentang Islam. Jadi, kami mencoba untuk menetralisasi beberapa hal yang mungkin mereka pernah dengar, namun tak mengerti,” ujar seorang dari komunitas Muslim Birmingham, Ashfaq Taufique.

Upaya ini bagi masyarakat umum dan mualaf bermula sejak Ramadhan lalu. Tapi, banyaknya antusiasme membuat pihak masjid terus melanjutkannya hingga kini.

Siapa pun warga yang tertarik, diizinkan belajar. Siapa pun mualaf yang baru memeluk Islam, akan disambut baik.
Inggris merupakan negara Eropa yang memiliki angka tinggi dalam peningkatan jumlah Muslimin.

Pada 2008 terdapat 1,65 juta Muslim atau sekitar 2,7 persen dari total populasi Inggris. Meningkat pada 2010, sebanyak 2,8 juta Muslim tinggal di negara monarki konstitusi tersebut dengan persentase sebesar 4,6 persen dari total penduduk. Komunitas Muslim Inggris yang cukup banyak berada di Kota London dan Birmingham. (republika.co.id)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hore, Jabatan Kepdes di Madina Resmi 8 Tahun

    Hore, Jabatan Kepdes di Madina Resmi 8 Tahun

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: 370 dari 377 Kepala Desa di Mandailing Natal resmi menjabat 8 (Delapan) Tahun setelah dikukuhkan Bupati Madina Muhammad Ja’kfar Sukhairi. Kamis, (18/07/2023). Sebelumnya usia masa jabatan kepdes dalam satu periode hanya 6 tahun kini Kata Bupati Madina Para Kepdes yang sebelumnya sudah pernah dilantik pada Pilkades 2023 lalu, telah resmi menjabat 8 tahun […]

  • 57 Tahun Pidato Natsir Tentang Sekularisme (1)

    57 Tahun Pidato Natsir Tentang Sekularisme (1)

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Adian Husaini (dikutip dari hidayatullah.com) PADA tanggal 12 November 1957, Mohammad Natsir menyampaikan pidato bersejaranhya tentang Islam dan Sekulerisme. Di depan Sidang Majelis Konstituante yang bertugas merumuskan Dasar Negara bagi Indonesia, Mohammad Natsir mengajak bangsa Indonesia untuk meninggalkan paham sekulerisme dan menjadikan agama sebagai dasar kehidupan pribadi, masyarakat, dan negara. Pidato itu […]

  • Masyarakat Madina Mayoritas Ahlussunnah Waljamaah

    Masyarakat Madina Mayoritas Ahlussunnah Waljamaah

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) –  Secara kultural mayoritas masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mayoritas berfaham Ahlussunnah Waljamaah. Hal ini dibuktikan dengan mayoritas masyarakat ketika beramal ibadah mengamalkan ajaran Ahlussunnah Waljamaah. “Fakta ini sudah terjadi sejak dahulu,” demikian dikatakan Ketua Tandfidz Nahdlatul Ulama Madina, Drs.H.Zainal Arifin Nasution,MM di Hutatinggi, Puncak Sorik Marapi, Selasa, (7/7) […]

  • Jakfar Sukhairi Berangkatkan 5 Yatim Sekolah Gratis di SMK Penerbangan

    Jakfar Sukhairi Berangkatkan 5 Yatim Sekolah Gratis di SMK Penerbangan

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina terpilih, Jakfar Sukhairi Nasution melepaskan pemberangkatan 5 anak yatim untuk sekolah gratis di SMK Penerbangan di Banten. Sekolah yang dituju itu adalah SMK Penerbangan Aero Dirgantara yang dikelola Islamic Village, di Tangerang, Banten. Pelepasan berlangsung di rumah kediman Sukhairi, Panyabungan, Mandailing Natal, Senin (28/6/2021). Jakfar Sukhairi dalam pelepasan itu […]

  • Pemkab Madina Alokasikan Anggaran Kematian dan Kecelakaan Kerja. Segini Besarannya

    Pemkab Madina Alokasikan Anggaran Kematian dan Kecelakaan Kerja. Segini Besarannya

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) alokasikan dana Belanja Iuran Jaminan Kematian bagi Pekerja Rentan dan Belanja Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja bagi Pekerja Rentan untuk 2500 orang di Seluruh Kabupaten. Dari data yang dihimpun Mandailing Online alokasi dana itu bersumber dari APBD tahun 2025 Senilai Rp. Rp. 201.008.000., total […]

  • Densus Kejar Instruktur Syarif

    Densus Kejar Instruktur Syarif

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Tim pemburu Detasemen Khusus 88 Mabes Polri mengejar instruktur perakitan bom yang digunakan Muhammad Syarif. Bentuk, bahan dan rangkaian yang ditemukan di Masjid Ad Dzikro mengarah pada jejak ilmu mendiang Dr Azahari Husein. “Kita tahu murid-muridnya masih ada. Bisa saja, salah satu dari mereka yang (mengajari) ke Syarif,” ujar Wakabareskrim, Irjen Mathius Salempang usai […]

expand_less