Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Birmingham Menyambut Para Mualaf

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
  • print Cetak

Menjadi mualaf berarti menjadi asing dan terkucil. Itulah yang sering dirasakan para mualaf karena terusir dari keluarga dan kehilangan teman-teman.

Tapi, bagi mualaf di Kota Birmingham, Inggris, mereka tak perlu khawatir diasingkan. Mualaf Birmingham selalu mendapat tempat di tengah komunitas Muslim kota tersebut.

Komunitas Muslim Birmingham sangat antusias dalam menyambut para mualaf dan mengajak mereka untuk lebih mendalami agama.

Mereka memang sangat ulet dalam berdakwah. Sering kali masyarakat umum diundang untuk sekadar menilik apa itu Islam. Tak heran jika kemudian jumlah mualaf di sana terus meningkat.

Para mualaf pun mendapat fasilitas istimewa dengan selalu disediakan sarana belajar. Masjid dibuka lebar untuk mereka, bahkan untuk masyarakat sekitar. Di sana, mereka belajar mengenai Islam. Budaya Islam pun diajarkan setiap sore.

“Berharap orang yang meninggalkan tempat kami telah memiliki pemahaman yang lebih baik tentang Islam. Jadi, kami mencoba untuk menetralisasi beberapa hal yang mungkin mereka pernah dengar, namun tak mengerti,” ujar seorang dari komunitas Muslim Birmingham, Ashfaq Taufique.

Upaya ini bagi masyarakat umum dan mualaf bermula sejak Ramadhan lalu. Tapi, banyaknya antusiasme membuat pihak masjid terus melanjutkannya hingga kini.

Siapa pun warga yang tertarik, diizinkan belajar. Siapa pun mualaf yang baru memeluk Islam, akan disambut baik.
Inggris merupakan negara Eropa yang memiliki angka tinggi dalam peningkatan jumlah Muslimin.

Pada 2008 terdapat 1,65 juta Muslim atau sekitar 2,7 persen dari total populasi Inggris. Meningkat pada 2010, sebanyak 2,8 juta Muslim tinggal di negara monarki konstitusi tersebut dengan persentase sebesar 4,6 persen dari total penduduk. Komunitas Muslim Inggris yang cukup banyak berada di Kota London dan Birmingham. (republika.co.id)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Asahan : Pemakai dan Pengedar Narkoba Rusak Masa Depan Generasi Muda

    Kapolres Asahan : Pemakai dan Pengedar Narkoba Rusak Masa Depan Generasi Muda

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kisaran, Pengguna dan pengedar narkoba, merupakan musuh negara serta menjadi beban sekaligus merusak kehidupan masa depan para generasi muda. “Pengguna dan pengedar narkoba, musuh negara yang harus dibasmi”, ungkap Kapolres Asahan AKBP J. Didiek Dwi Priantono, SH pada saat pembukaan Pelatihan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada pengurus OSIS SLTA dan SLTP […]

  • TKI Perempuan Diduga Diperkosa Tiga Polisi Malaysia

    TKI Perempuan Diduga Diperkosa Tiga Polisi Malaysia

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Saya takut, tidak punya pilihan kecuali melayani ketiga polisi itu.” Seorang tenaga kerja Indonesia perempuan mengaku diperkosa oleh tiga polisi Malaysia. TKI perempuan berusia 25 tahun itu mengaku pemerkosaan berlangsung di kantor polisi di Bukit Mertajam, Penang, Malaysia. New Strait Times, Sabtu 10 November 2012, memberitakan, TKI itu mengaku sebelum diperkosa tengah berjalan-jalan di wilayah […]

  • Tata Batas Gunung Manaon-Adian Jior Berpotensi Picu Konflik

    Tata Batas Gunung Manaon-Adian Jior Berpotensi Picu Konflik

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Desa Gunung Manaon Kecamatan Panyabungan mendesak Pemkab Mandailing Natal (Madina) menuntaskan tata batas Desa Gunung Manaon dengan Desa Adian Jior. Sebab, persoalan tata batas kedua desa itu sudah memicu konflik antar warga dua desa yang sewaktu-waktu dapat meledak pemicu bentrok fisik yang membahayakan. Itu dikatakan Nasution bersama warga Gunung […]

  • Wisata Pemancingan Tingkalang dan Lumpe di Saba Rodang

    Wisata Pemancingan Tingkalang dan Lumpe di Saba Rodang

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Pemancingan Saba Rodang merupakan salah satu objek wisata pemancingan alami yang memiliki pesona eksotik di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Selain mudah dijangkau, lokasi pemancingan ini menawarkan akses yang mudah, termasuk untuk menangkap ikan langka jenis tingkalang (lele lokal) dan lumpe (sejenis ikan panjang) cukup dengan menggunakan alat tangkap pancing. Pemancingan […]

  • DEBAT PILKADA MADINA MINIM SUBTANSI

    DEBAT PILKADA MADINA MINIM SUBTANSI

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Ali Isnandar, SH Penggiat HAM di KontraS Sumut Dalam  rangka  menyelenggarakan  Pilkada  2020,  KPUD  Madina  memfasilitasi  Debat  Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina Tahun 2020 dengan Tema “Menyelesaikan Persoalan Daerah,  Memajukan  Daerah,  dan  Menanggulangi  Covid-19”  yang  telah  dilaksanakan  pada Jumat, (13/11/20) lalu di Convention Hall Pia Hotel, Pandan, Tapanuli Tengah serta disiarkan […]

  • Kampung Tambahtin, Kampung Berbahasa Mandailing di Malaysia

    Kampung Tambahtin, Kampung Berbahasa Mandailing di Malaysia

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kampung Tambahtin ini berada di Pertang, Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia.  Satu dari tiga kampung yang berbahasa Mandailing di Negeri Sembilan. Penduduk kampung ini adalah etnis Mandailing yang bermigrasi dari Mandailing, Sumatera ke kawasan Negeri Perak di era 1800-an kemudian pindah ke kawasan Negeri Sembilan. Logat mereka berlanggam Mandailing Godang. Menurut Maznah Hasibuan, semua penduduk di […]

expand_less