Minggu, 28 Jun 2026
light_mode

DPRD Madina Temukan Banyak Kejanggalan Tender di Dinas PU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
  • print Cetak


PANYABUNGAN (Mandailing Online)
– DPRD Mandailing Natal (Madina) banyak menemukan kejanggalan pada pelaksanaan proses tender LPSE (Layanan Pengadaan Cara Elektronik) di Dinas Pekerjaan Umum Madina.

“Tidak masuk logika bila ada satu perusahaan bisa memenangkan paket proyek 18 milyar lebih padahal kelas perusahaan yang ikut dalam proses tender itu sama kualifikasinya ataupun kelasnya dengan yang lain,” ungkap Wakil Ketua DPRD Madina, Fahrizal Efendi Nasution SH, Rabu (16/10/2013).

Itu dikatakannya usai memimpin Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala Dinas PU, Pengelola LPSE Madina, Sekda Madina di gedung DPRD Madina.

Fahrizal mengatakan tata cara kerja yang dilaksanakan oleh ULP (Unit Layanan Pengadaan) sangat dicurigai ada permainan serta tidak profesional.

Tentang Jaminan Pekerjaan ungkap Fahrizal, ULP telah menggugurkan sebanyak 40 perusahaan pada 20 paket program pekerjaan dengan alasan bahwa perusahaan-perusahaan itu tidak menyerahkan hasil pemindaian jaminan pelaksanaan.

Fahrizal juga mendapatkan indikasi kuat bahwa perusahaan-perusahaan pemenang tender banyak yang tidak memiliki PPN sesuai dengan atauran yang berlaku.

“Ada beberapa perusahaan yang dimenangkan sudah dicabut PKP-nya,” tegas Fahrizal.

Pencabutan PKP itu terkait upaya pemerintah bersama Kantor Pelayanan Pajak di Padangsidimpuan saat ini yang giat melakukan penertiban perusahaan-perusahaan yang tidak memiliki PPN.

“Berdasar keterangan pihak LPSE yakni saudara Jufri juga banyak kejanggalan-kejanggalan yang tidak sesuai dengan pelaksanaan proses tender,” imbuhnya.

“Yang mengherankan kita, kenapa rusaknya server hanya pada Dinas PU saja, sedangkan instansi lainnya tidak, padahal saya pikir semuanya sama saja tentang tata cara kerjanya,” kata Fahrizal.

Oleh karenanya, lanjut Fahrizal, bukan tidak mungkin nantinya DPRD Madina akan merekomendasikan agar tender yang dilaksanakan oleh LPSE khusus untuk Dinas PU akan diulang ataupun dibatalkan.

“Saat ini kita akan mengambil kesimpulan menunggu ada jawaban tertulis dari pihak LPSE terkait beberapa pertanyaan anggota DPRD yang tidak bisa dijawab, usai ini nanti kita akan membuat kesimpulan berupa rekomendasi, jadi kita berharap agar wakil bupati untuk segera membatalkan tender pada Dinas PU Madina,” kata Fahrizal.

Bahkan, menurutnya, DPRD juga akan merekomendasi kepada arapat penegak hukum agar segera melakukan penyelidikan.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BUMDes Hutabangun Jae Sukses Usaha Ikan Lele

    BUMDes Hutabangun Jae Sukses Usaha Ikan Lele

    • calendar_month Rabu, 19 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BUMDes Hutabangun Jae Sukses Usaha Ikan Lele Sebagian Hasilnya Untuk Pendapatan Asli Desa   BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Hutabangun Jae sukses dalam usaha budidaya ikan lele dumbo. Desa yang terletak di Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal ini melakukan panen perdana, Senin (17/9/2018). Subur Batubara Kepala Desa Hutabangun Jae […]

  • LARAS Sumut Bakal Gelar Seminar

    LARAS Sumut Bakal Gelar Seminar

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terkait Bahaya Narkoba MADINA-METRO; Laskar Anak Bangsa (Laras) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar seminar tentang pencegahan dan pemberantasan narkoba, di Mandailing Natal (Madina), pada 22-27 Oktober mendatang, di Pondok Pesantren (Pontren) Subulussalam, Kotanopan. Ketua LARAS Sumut, M Suhery Lubis SF Fil, didampingi Sekretaris, Nopri Diansyah saat kunjungannya ke Panyabungan, mengatakan, sasaran seminar tersebut adalah […]

  • Walikota Putuskan Kontrak 31 Proyek

    Walikota Putuskan Kontrak 31 Proyek

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan. Walikota Padangsidimpuan Zulkarnaen Nasution memutuskan kontrak 31 proyek yang tidak selesai hingga 30 Desember 2012 kemarin. Pemutusan ini dilakukan berdasarkan ketentuan yang terkandung dalam Perpres No. 54 tahun 2010. Sebelumnya walikota Padangsidimpuan telah memonitoring pelaksanaan proyek di lapangan. Monitoring tersebut juga disertai Inspektorat dan dinas terkait. Saat itu ditemukan berbagai masalah, seperti kurangnya kualitas […]

  • SMPN 7 Butuh Guru

    SMPN 7 Butuh Guru

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SMPN 7 Sipirok di Desa Pangaribuan, Kecamatan Sipirok, Tapsel membutuhkan tambahan guru. Pasalnya, sekolah yang baru menerima siswa baru pada Tahun Ajaran (TA) 2011/2012 hanye memiliki 3 guru, 1 tata usaha (TU). Parahnya lagi keberaan guru di SMPN 7 yang berada di pelosok Kecamatan Sipirok tersebut, dari 3 guru hanya 1 guru yang berstatus PNS […]

  • Bawa Ganja 22 Bal, 1 Kurir Ditembak Polisi

    Bawa Ganja 22 Bal, 1 Kurir Ditembak Polisi

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satuan Narkoba Polres Mandailing Natal kembali membekuk dua orang pembawa ganja siap edar. Satu orang diantaranya ditembak karena hendak melawan polisi. Informasi yang dihimpun di Mapolres Mandailing Natal (Madina), kedua tersangka tertangkap di kawasan Titi Kuning, Dalan Lidang, Panyabungan ketika dalam perjalanan menuju arah Padang Sidimpuan, Selasa malam (28/6). Kedua tersangka […]

  • Brigadir Satu Norman mundur? Terserah saja

    Brigadir Satu Norman mundur? Terserah saja

    • calendar_month Senin, 26 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Surabaya (ANTARA News) – Niat Brigadir Satu “Chaiyya chaiyya” Norman Kamaru menanggalkan seragam alias pensiun dari keanggotaan polisi sepenuhnya terserah dia. Korps Brimob Mabes Polri tak akan menghalang. “Terserah dia. Itu khan urusannya sendiri, kami tidak keberatan,” ujar Kepala Korps Brimob Mabes Polri, Irjen Pol Syafie Aksa,l ketika ditemui di sela kunjungannya di Surabaya, Senin. […]

expand_less