Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Ical Mengaku Didatangi Banyak Tokoh

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
  • print Cetak

Untuk Melamar Jadi Cawapres

JAKARTA (Mandailing Online) – Calon presiden yang juga Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie, tampaknya, masih menutup rapat-rapat sosok calon wakil presiden Partai Golkar. Ical -sapaan akrab Aburizal Bakrie- tidak risau dengan sosok cawapres. Alasannya, para tokoh yang akan menjadi pendamping dirinya dalam pemilu presiden itu sudah datang dengan sendirinya.

“Saya tidak mau sebut nama, tapi semua sudah datang ke rumah saya,” ujar Ical saat berkunjung ke redaksi Rakyat Merdeka, gedung Graha Pena Jakarta, Selasa (29/10).

Ical menyatakan, tidak etis menyebut nama-nama tokoh yang pernah mendatangi dirinya terkait posisi cawapres. Menurut dia, sosok cawapres bukanlah sekadar populer di mata publik. “Kalau cari partner hanya untuk cari menang, tapi tidak bisa menjalankan pemerintah, tidak usah jadi presiden,” ujarnya.

Ical menilai, penentuan cawapres juga terlalu dini diputuskan, sebelum hasil Pemilu Legislatif 2014 muncul. Dari posisi itu akan terlihat posisi Partai Golkar dan seberapa jauh kemampuan partai berlambang beringin maju dalam ajang pilpres.

“Kalau Partai Golkar dapat 25 persen, tentu cawapres bisa diusung sendiri. Seperti (Presiden) SBY di 2009, lainnya hanya pendukung,” ujarnya.

Terkait suara-suara evaluasi pencapresan dirinya, Ical juga memiliki pandangan lain. Dia menilai seruan untuk evaluasi yang selama ini bergaung dari dalam partai itu bukan berarti menolak pencapresan dirinya.

“Evaluasinya adalah bagaimana memenangi capres. Tidak ada satu pun di DPD I dan II yang meminta pembatalan pencapresan. Di survei internal Golkar, ARB ini yang paling kuat dan jaraknya jauh dengan yang lain. Isu evaluasi jadi besar karena pers saja,” terangnya.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham di tempat yang sama menegaskan, saat penetapan Ical sebagai capres tunggal, surat persetujuan secara tertulis datang dari seluruh pengurus DPD I dan II. Hal itu didahului dengan survei internal yang tepercaya.

“Dua keputusan rapimnas saat itu adalah penetapan Ical sebagai capres. Kedua, pemberian mandat kepada capres tunggal itu untuk menentukan cawapres yang akan mendampinginya,” tegas Idrus. (JPNN)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Desa Harus Transparan Kelola Dana Desa

    Kepala Desa Harus Transparan Kelola Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online) – Para kepala desa di Mandailing Natal harus transparan mengelola Dana Desa agar tidak terjebak dalam masalah hukum. “Karena jika penggunaanya disalahgunakan akan menimbulkan proses hukum yang bisa menjerumuskan kades ke penjara,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan kepada Mandailing Online di Panyabungan, Rabu (24/8/2016). Dia juga mengingatkan para kepala desa […]

  • KPK Geledah Rumah Keluarga Surung

    KPK Geledah Rumah Keluarga Surung

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah salah satu rumah mewah di Medan, Senin (3/6). Rumah itu diketahui milik keluarga pengusaha Surung Panjaitan, di Jalan KH Ahmad Dahlan No.9 Medan. Surung Panjaitan merupakan salah satu tersangka dugaan suap senilai Rp1 miliar kepada Bupati Madina (tersangka), terkait dugaan korupsi dana BDB di Pemkab Madina yang […]

  • Malu Kita Bilang Merdeka

    Malu Kita Bilang Merdeka

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dempo Ichikawa 17 Agustus katanya sebuah angka kelahiran.Dimana para pahlawan berhasil merebut kemerdekaan. 17 Agustus hari peringatan mengenang sebuah deklarasi kemerdekaan dibacakan. Bayangkan bagaimana para pahlawan terdahulu. Bersiteru, berjibaku, mengharu biru. Tak kenal rasa takut, tak kenal rasa gentar, tak kenal kata ragu. Demi sebuah keinginan yang sangat dirindu. Rindu yang berasal dari […]

  • MERANTAU KE TANAH DELI

    MERANTAU KE TANAH DELI

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Basyral Hamidi Harahap   Perjalanan Tuanku Tambusai yang berperang melawan Belanda melintasi pegunungan Bukit Barisan (Mandailing Godang, Angkola, Padang Lawas dan Kota Pinang) kemudian dipandang bagian penting dalam sejarah migrasi orang Mandailing. Jalur perjalanan itu kemudian dipakai para perantau sebagai jalur pertama ke Sumatera Timur. Gelombang kedua migrasi orang Mandailing dalam jumlah besar […]

  • Aku Ingin Diratukan, Tapi Sistem Telah Merampasnya

    Aku Ingin Diratukan, Tapi Sistem Telah Merampasnya

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nesty Laila Sari   Sejak awal menikah, aku punya impian sederhana: ingin diratukan. Sebagai seorang istri, aku hanya ingin taat kepada suami, merawat anak-anakku, dan membangun rumah tangga dengan penuh kebahagiaan, ketenangan, dan kedamaian. Namun, kenyataannya berbeda jauh. Setelah melewati hari demi hari, aku merasakan bahwa jalan ini tidak mudah. Terlebih setelah memiliki anak, […]

  • Pj Bupati Madina Santuni 30 Anak Yatim Piatu

    Pj Bupati Madina Santuni 30 Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pj Bupati Madina Ir H Aspan Sofyan Batubara, beserta Hj Mahreni Nasution mengadakan penyantunan kepada 30 anak yatim piatu, Minggu (19/9) di Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan, atau di kediaman mertuanya. Itu dilakukan sebagai wujud syukur terhadap ridho dan karunia sehingga diberi kesempatan untuk berbakti dan mengabdi terhadap Madina yang merupakan bagian wilayah lelulur. Aspana […]

expand_less