Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Harga Kakao di Madina Makin Manis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
  • print Cetak

SIABU (Mandailing Online) – Harga kakao kering di tingkat petani di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa bulan terakhir terus mengalami trend naik. Mulai dari Rp.20.000 hingga saat ini mencapai Rp.26.000 per kolgramnya.

Darwin Lubis, petani kakao di Desa Hutagodang Muda Kecamatan Siabu menjawab wartawan, Minggu (3/10/2013) mengungkapkan terus membaiknya harga salah satu komiditi andalan di desa itu membuat petani semakin bahagia.

Menurutnya, harga ini hampir mencapai rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir, dimana lima tahun lalu pernah menembus angka Rp.27.000 per kg.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa pada waktu harga kakao mencapai Rp.27.000 / kg pereknomian masyarakat naik, misalnya bisa membangun rumah, naik haji maupun untuk keperluan biaya anak-anak sekolah ke perguruan tinggi,” jelasnya.

Tetapi harga itu hanya bertahan sekitar satu tahun, lalu bergerak turun hingga mencapai Rp.11.000 / kg.

“Nah pada harga inilah banyak dari petani pasrah dan membiarkan tanaman tidak terawat, sehingga tanaman coklat banyak yang mati, akan tetapi semenjak harga mulai membaik tentunya kita tersejum kembali” katanya.

Di tempat terpisah, Hasan Basri petani kakao di Kecamatan Panyabungan Barat menyatakan naiknya harga itu akibat membaiknya harga coklat pada pasar intrernasional yang pada akhirnya berdampak pada harga tingkat petani.

Hasan mengakui, perospek kakao yang semakin bagus ini membuat mereka terus memperdalam ilmu pengetahuan tentang bagaimana tata cara perawatan agar terhindar dari ancaman hama, dengan mengikuti berbagai pelatihan maupun dengan gebrakan dalam meningkatkan mutu kakao.

“Seperti baru-baru ini kita baru pulang dari Medan mengikuti pelatihan, bagaiamana memperoleh hasil penen yang maksimal, tata cara mengantisipasi serangan penggerek buah yang saat ini menjadi musuh bagi petani kakao. Dan kita mendapatkan penangkalnya dengan memelihara semut hitam, alhamdulilah ada hama mulai hilang,” katanya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Banjir di Siulangaling, 1 Gedung SD Tak Lagi Layak Pakai

    Pasca Banjir di Siulangaling, 1 Gedung SD Tak Lagi Layak Pakai

    • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pasca banjir, gedung SD Negeri Desa Hutaimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina rusak berat. Kondisinya tak lagi layak pakai. Selain itu, buku-buku dan raport sudah hanyut tak tersisa. Padahal raport seharusnya diserahkan pada Sabtu tanggal 18 Desember 2021. Nahas, dini hari Sabtu itu pula banjir melanda desa itu. Sementara […]

  • Dua Pelajar Mompang Julu Dapat Penangguhan Tahanan

    Dua Pelajar Mompang Julu Dapat Penangguhan Tahanan

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap dua pelajar kasus kerusuhan Mompang Julu. Kedua pelajar dan masih dibawah umur itu berinisial IAH (16) dan RN (17) dikembalikan kepada orang tua mereka, Rabu (8/7/2020). Penangguhan penahanan dikabulkan setelah dilaksanakan pertemuan antara Muspika Panyabungan Utara, Kadis PPPA, tokoh masyarakat dengan Kapolres […]

  • HUTA DAN BANUA MANDAILING

    HUTA DAN BANUA MANDAILING

    • calendar_month Selasa, 8 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      OLEH : EDI NASUTION (in memorial) Dikutip dari sebagian artikel berjudul “Banua dan Alak Mandailing” di http://edi-nasution.blogspot.com   Wilayah pemukiman orang Mandailing disebut Luat atau Banua. Sedangkan kehidupan sosial budaya orang Mandailing berlangsung di dalam suatu huta yang memiliki satu kesatuan wilayah dengan batas-batas tertentu. Setiap huta berada dibawah sistem pemerintahan sendiri yang demokratis dan […]

  • Sisi lain Karnaval HUT RI di Panyabungan, Madina

    Sisi lain Karnaval HUT RI di Panyabungan, Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Berikut ini foto-foto sisi lain kegiatan Karnaval memperingati HUT ke 78 Republik Indonesia di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut. Berlangsung di sepanjang Jl Willem Iskander, Panyabungan – dari titik Taman Kota Panyabungan hingga Pasar Baru, Rabu (16/8/2023). Foto/narasi: Dahlan Batubara  

  • Tol Kuala Namu belum akan beres tahun ini

    Tol Kuala Namu belum akan beres tahun ini

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah mulai membangun jalan tol Medan-Kuala Namu sejak September tahun lalu. Ditargetkan tol ini akan rampung akhir 2014. Namun, Direktur Jendral Bina Marga, Djoko Murjanto, ragu target itu akan tercapai. “Sepertinya tidak akan selesai tahun ini, kami masih terkendala permasalahan tanah,” kata Djoko, akhir pekan. Djoko mengungkapkan, pembangunan yang merupakan Viability Gap Fund […]

  • Putri Sayak

    Putri Sayak

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      Putri Raja Pulungan Yang Hilang di Lumban Huayan   Dituturkan : Patuan Kumala Pandapotan BGS/Ditulis : Saifuddin Lubis   Lumban Huayan, sekitar 4 Km dari Kelurahan Sayurmatinggi Tapanuli Selatan ke-arah Tano Tombangan pada abad ke-17 lalu adalah sebuah pusat kerajaan yang dipimpin oleh Raja Pulungan. Rajanya terkenal arif dan bijaksana, rakyatnya hidup rukun dan […]

expand_less