Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Forum Honorer Minta Pengumuman K2 Ditunda

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 15 Jan 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Persoalan seputar seleksi CPNS 2013 terus bermunculan. Belum kelar urusan hasil tes CPNS dari jalur umum, kini muncul teriakan dari Forum Honorer Indonesia (FHI).

Wadah para tenaga honorer ini malah meminta pemerintah menunda pengumuman hasil tes CPNS dari jalur honorer kategori dua (K2).

Permintaan tersebut merupakan hasil Rakornas FHI yang digelar di Wisma Universitas Negeri Jakarta, Selasa (14/1) malam.

Sekretaris Jenderal Presidium FHI, Eko Imam Suryanto, dalam keterangannya kepada JPNN.com Rabu (15/1) pagi, menjelaskan rekomendasi hasil Rakornas.

Beberapa poin penting rekomendasi antara lain, meminta Panselnas CPNS 2013 membersihkan data peserta ujian honorer K2, dengan dasar kriteria SE Menpan Nomor 5 Tahun 2010 dan SE Menpan Nomor 3 Tahun 2012, untuk daerah-daerah yang honorer K2-nya mencapai lebih 500 orang yang ikut tes CPNS.

FHI, lanjut Eko, memberikan waktu kepada Panselnas untuk membersihkan data yang diduga banyak sekali manipulasi, hingga pekan kedua Februari 2014.

“Kami meminta pemerintah pusat menunda pengumuman hasil ujian K2 sampai selesai evaluasi dan validasi data ulang K2 yang ikut ujian, betul-betul data riil di lapangan, sampai dengan batas akhir bulan Februari 2014,” ujar Eko.

SE Menpan Nomor 5 Tahun 2010, lanjut Eko, menjelaskan adanya perbedaan kriteria honorer K1 dengan K2. Sehingga ada perlakuan beda antara K1 dan K2.

Sedang SE Menpan Nomor 3 Tahun 2012 tentang daftar tenaga honorer K1 dan daftar nama honorer K2. Di SE ini, kata Eko, tidak diatur bahwa K1 yang tidak memenuhi kriteria akan diluncurkan menjadi K2.

Menurut Eko, kucuran dari K1 ini menjadi celah bagi BKD/BKN untuk memasukan nama-nama yang tidak sesuai ketentuan SE Menpan Nomor 5 Tahun 2010.

“Dan menjadi peluang yang dimanfaatkan sejumlah daerah untuk memanipulasi SK pengangkatan honorer untuk memasukkan nama-nama tertentu,” ujar Eko. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Gobel Langsung Turunkan Tim Telusuri Beras Plastik

    Menteri Gobel Langsung Turunkan Tim Telusuri Beras Plastik

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA- Menteri Perdagangan Rahmat Gobel langsung meminta jajarannya turun ke lapangan untuk memeriksa seluruh pasar yang menjual beras plastik. Langkah itu dilakukan setelah warga Jakarta dilanda keresahan dengan munculnya beras palsu. "Saya sedang minta dirjen saya untuk ke pasar melihat informasi adanya beras dari Tiongkok, apalagi beras plastik," ujar Gobel di kompleks Istana Negara, […]

  • Capaian Vaksinasi Rendah, MPC PP Madina Gelar Vaksinasi Massal

    Capaian Vaksinasi Rendah, MPC PP Madina Gelar Vaksinasi Massal

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capaian target vaksinasi di Mandailing Natal (Madina) masih rendah. Ini dibuktikan dengan penetapan PPKM level 3 melalui Inmendagri nomor 54. Padahal yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Madina nihil. Hal ini membuat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Madina tergerak untuk melakukan vaksinasi massal sebagai upaya membantu pemerintah dalam mencapai kekebalan […]

  • 24 ball ganja nyaris lolos, digagalkan di Simpang Empat Panyabungan

    24 ball ganja nyaris lolos, digagalkan di Simpang Empat Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA || Mandailing Online- Siapa sangka. Wajah bersih dan tubuh atletis ternyata menutupi pekerjaan lain. MRH, 25, yang sehari-hari dikenal sebagai trainer gym di Sumbar, ditangkap polisi di Mandailing Natal. Bukan karena fitness, tapi karena membawa 19,2 kilogram ganja. Aksi dramastis terjadi Jumat malam (7/8) di Panyabungan. Berawal dari patroli BNN di Padang Laru. Petugas […]

  • GANJA MEMBAHAYAKAN, OBAT TERLARANG

    GANJA MEMBAHAYAKAN, OBAT TERLARANG

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Indah Mustika Tanjung, S.Kom   Kementerian Pertanian (Kementan) mencabut sementara Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) No 104/2020. Ada kontroversi dalam beleid tersebut yaitu masuknya ganja (Cannabis sativa) sebagai salah satu komoditas binaan pertanian. Sebenarnya ini bukan hal yang baru, karena ganja sudah ada dalam daftar binaan seperti tertuang dalam Kepmentan No 51/2006. Pengaturan ganja […]

  • Yusuf Nasution Diulosi Warga Pakantan

    Yusuf Nasution Diulosi Warga Pakantan

    • calendar_month Kamis, 3 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAKANTAN (Mandailing Online) – Calon Bupati Madina, Drs. H. Yusuf Nasution, M.Si diulosi masyarakat Pakantan sebagai ungkapan “godang ni roha” masyarakat terhadap kunjungan silaturrahim calon bupati nomor 1 itu. Warga menyambut antusias, dengan harapan pasangan Yusuf Nasution-Imron Lubis mampu membawa perubahan bagi Madina kepada yang lebih baik di masa-masa mendatang. Di dalam visi misi pasangan […]

  • Diperkosa 3 Polisi Malaysia, TKI Bercinta dengan Pacar Sebelum Melapor

    Diperkosa 3 Polisi Malaysia, TKI Bercinta dengan Pacar Sebelum Melapor

    • calendar_month Selasa, 26 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kuala Lumpur, (MO) – Seorang TKI yang mengaku diperkosa tiga polisi Malaysia tampil di pengadilan hari ini untuk memberikan kesaksian. Dalam persidangan, wanita berumur 26 tahun itu mengaku telah berhubungan seks dengan kekasihnya sebelum melapor ke polisi mengenai pemerkosaan itu. Wanita Indonesia itu menyampaikan hal tersebut saat ditanyai jaksa Suhaimi Ibrahim dalam persidangan kasus pemerkosaan […]

expand_less