Minggu, 8 Nov 2026
light_mode

Tyimpanum Novem Sikapi Asosiasi Produser Tabagsel

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Jan 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pimpinan Tyimpanum Novem Film’s, Askolani Nasution akhirnya angkat bicara menyikapi pembentukan Asosiasi Produser Tabagsel (APTA) yang terbentuk pekan lalu di Panyabungan.

Dikatakannya, Tympanum dengan tegas tidak akan ikut masuk ke organisasi APTA tersebut karena organisasi ini tidak sesuai dengan desain dan falsafah perjuangan Tympanum. Meski begitu Askolani tetap menghargai orang untuk berkumpul dan berorganisasi.

Bagi Tympanum, persoalan seni budaya Mandailing bukan hanya masalah produser dan pembajakan. Jauh lebih penting masalah pakem budayanya, hak-hak seniman, royalti atas karya, penguatan identitas budaya, profesionalisme dan lain-lain, bukan persoalan bagaimana produser meraih keuntungan.

“Dan Tympanum Novem bukan lembaga murahan yang bisa diajak-ajak, diklaim, atau dijustifikasi untuk tujuan-tujuan tertentu yang tidak sesuai dengan desain dan falsafah perjuangannya. Karena itu, Tympanum tidak akan pernah menjadi domain apalagi menjadi subordinasi dari organisasi tertentu,” tegasnya, Jum’at (31/1/2014).

Tympanum hanya menginginkan sebuah organisasi bersama yang menguatkan media musik dan film dan organ perjuangan penguatan entitas Mandailing sebagai sebuah bangsa. Sisi bisnisnya nomor dua.

“Kita ingin dikumpulkan semua stackholder seniman musik dan film, kita seminarkan konsepnya dulu, undang pembicara yang menguasai persoalan sejarah, norma, filosofi adat, budayawan. Kita sepakati pakemnya, baru kita rumuskan konsep dan strateginya. Itu yang kemudian dituangkan dalam program kerja organisasi. Jadi bukan kumpul-kumpul produser saja, lalu membentuk pengurus. Yang lain tinggal gabung,” imbuhnya.

“Berembuk untuk membuat pakem musik dan film daerah, mulai dari ornamen, arrasemen, genre musik, kostum penyanyi, dan lain-lain, sehinga ditemukan satu pakem musik daerah yang berkarakter Mandailing, seperti musik-musik daerah Minang, Jawa, dan lain-lain,” lanjut Askolani yang juga sutradara ini.

“Dan musik Mandailing itu seperti apa sih? Apa bedanya dengan dangdut nasional? Tidak ada kan! Dan mana panggung budaya yang disediakan untuk kita para pekerja seni? Tidak ada. Karena seniman dianggap sampah,” katanya.

Di sisi lain, Askolani juga mengaitkannya dengan aturan tentang hak-hak seniman, royalti atas karya. Aspek ini juga harus menjadi perjuaangan organisasi.

“Kasihan, banyak penyanyi daerah yang lagunya diputar saban hari, tapi hidupnya tetap tidak sejahtera. Ali Asrun, Mariati, Parlin Lubis, berapa royalti yang mereka terima dari eksploitasi atas lagu-lagu mereka? Harusnya kita fair!,” tegasnya.

Organisasi APTA itu harus lebih luas. Mulai dari kaidah organisasinya, etikanya, program kerja yang bisa memberi harapan kepada seniman budayawan, posisi tawarnya sehingga pemerintah menaruh hormat atas perkumpulan ini, konsep pembangunan tahun ini-lima tahun ke depan dan seterusnya. Dan perjuangan pembangunan Taman Budaya, upaya bagaimana pelajaran budaya masuk dalam kurikulum daerah.

“Yang kita inginkan adalah sebuah organisasi yang bisa menjadi katalisaor revolusi budaya, sebagaimana Cina mengubah negaranya menjadi bangsa yang maju,” pungkasnya.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Informasi HIV/AIDS Tak Perlu Masuk Kurikulum

    Informasi HIV/AIDS Tak Perlu Masuk Kurikulum

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN-Tingginya angka penderita HIV/AIDS saat ini menimbulkan kekhawatiran bagi seluruh pihak, termasuk Kemendiknas. Hal ini disikapi Kemendiknas dengan memberikan informasi yang benar tentang HIV/AIDS melalui kampanye di sekolah. Penyampaian informasi tentang HIV/AIDS ini sangat penting, sehingga Kemendiknas saat ini sedang mengkaji kurikulum untuk disinergikan dalam mata pelajaran di sekolah. Namun, Kepala Disdik Medan Hasan Basri […]

  • Diduga Bergurau Saat Berkendara, Pengendara Motor Tabrak Pengendara Lain

    Diduga Bergurau Saat Berkendara, Pengendara Motor Tabrak Pengendara Lain

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bergurau sambil ngebut, pengendara motor menabrak pengendara lain. Akibatnya 6 korban luka-luka dilarikan ke RSU Panyabungan. Sabtu, (28/10/2023). Itu terjadi di Lintas Timur titik Sipolu-polu, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut. Info yang dikumpul, pulang dari pasar Panyabungan, saat hendak menuju ke rumah mengendara sepeda motor di Jalan Abdul Haris Nasutian, Lintas […]

  • 57 Tahun Pidato Natsir Tentang Sekularisme (1)

    57 Tahun Pidato Natsir Tentang Sekularisme (1)

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Adian Husaini (dikutip dari hidayatullah.com) PADA tanggal 12 November 1957, Mohammad Natsir menyampaikan pidato bersejaranhya tentang Islam dan Sekulerisme. Di depan Sidang Majelis Konstituante yang bertugas merumuskan Dasar Negara bagi Indonesia, Mohammad Natsir mengajak bangsa Indonesia untuk meninggalkan paham sekulerisme dan menjadikan agama sebagai dasar kehidupan pribadi, masyarakat, dan negara. Pidato itu […]

  • Meramal Cuaca, Bolehkah?

    Meramal Cuaca, Bolehkah?

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Prediksi cuaca bisa salah dan benar. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan manfaat yang tak sedikit bagi umat manusia. Kemudahan demi kemudahan pun diperoleh berkat inovasi-inovasi mutakhir. Tak terkecuali terkait prediksi cuaca suatu kawasan untuk keesokan hari. Seperti apakah cuaca besok kini bisa mudah diketahui lewat prakiraan tersebut. Entah hujan, berawan, cerah, mendung, dan lain […]

  • Kapolda Sumut: PPKM Jangan Dijadikan Menakutkan

    Kapolda Sumut: PPKM Jangan Dijadikan Menakutkan

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra menekankan agar PPKM Level 4 Covid-19 jangan dijadikan menakutkan, tetapi dicari penyelesaiannya. Itu dikatakannya menjawab wartawan di aula kantor bupati Madina usai melakukan pertemuan dengan semua pihak, Jum’at (10/9/2021). Kapoldasu bersama Pangdam Bukit Barisan, Mayjen TNI Hasanudin berada di Mandaling Natal (Madina) hari ini […]

  • MK Tetapkan Sukhairi-Atika Pemenang Pilkada Madina

    MK Tetapkan Sukhairi-Atika Pemenang Pilkada Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak semua gugatan pasangan calon (paslon) Dahlan Hasan Nasution serta Aswin (Dahwin). MK pun menetapkan H. Ja’far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi (SUKA) sebagai pemenang Pilkada Mandailing Natal (Madina) 2020 setelah majelis hakim MK. Sebagaimana dirilis BeritaHuta, pada sidang pembacaan putusan, Kamis (3/6/2021), majelis hakim yang dipimpin […]

expand_less