Rabu, 23 Sep 2026
light_mode

Tyimpanum Novem Sikapi Asosiasi Produser Tabagsel

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Jan 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pimpinan Tyimpanum Novem Film’s, Askolani Nasution akhirnya angkat bicara menyikapi pembentukan Asosiasi Produser Tabagsel (APTA) yang terbentuk pekan lalu di Panyabungan.

Dikatakannya, Tympanum dengan tegas tidak akan ikut masuk ke organisasi APTA tersebut karena organisasi ini tidak sesuai dengan desain dan falsafah perjuangan Tympanum. Meski begitu Askolani tetap menghargai orang untuk berkumpul dan berorganisasi.

Bagi Tympanum, persoalan seni budaya Mandailing bukan hanya masalah produser dan pembajakan. Jauh lebih penting masalah pakem budayanya, hak-hak seniman, royalti atas karya, penguatan identitas budaya, profesionalisme dan lain-lain, bukan persoalan bagaimana produser meraih keuntungan.

“Dan Tympanum Novem bukan lembaga murahan yang bisa diajak-ajak, diklaim, atau dijustifikasi untuk tujuan-tujuan tertentu yang tidak sesuai dengan desain dan falsafah perjuangannya. Karena itu, Tympanum tidak akan pernah menjadi domain apalagi menjadi subordinasi dari organisasi tertentu,” tegasnya, Jum’at (31/1/2014).

Tympanum hanya menginginkan sebuah organisasi bersama yang menguatkan media musik dan film dan organ perjuangan penguatan entitas Mandailing sebagai sebuah bangsa. Sisi bisnisnya nomor dua.

“Kita ingin dikumpulkan semua stackholder seniman musik dan film, kita seminarkan konsepnya dulu, undang pembicara yang menguasai persoalan sejarah, norma, filosofi adat, budayawan. Kita sepakati pakemnya, baru kita rumuskan konsep dan strateginya. Itu yang kemudian dituangkan dalam program kerja organisasi. Jadi bukan kumpul-kumpul produser saja, lalu membentuk pengurus. Yang lain tinggal gabung,” imbuhnya.

“Berembuk untuk membuat pakem musik dan film daerah, mulai dari ornamen, arrasemen, genre musik, kostum penyanyi, dan lain-lain, sehinga ditemukan satu pakem musik daerah yang berkarakter Mandailing, seperti musik-musik daerah Minang, Jawa, dan lain-lain,” lanjut Askolani yang juga sutradara ini.

“Dan musik Mandailing itu seperti apa sih? Apa bedanya dengan dangdut nasional? Tidak ada kan! Dan mana panggung budaya yang disediakan untuk kita para pekerja seni? Tidak ada. Karena seniman dianggap sampah,” katanya.

Di sisi lain, Askolani juga mengaitkannya dengan aturan tentang hak-hak seniman, royalti atas karya. Aspek ini juga harus menjadi perjuaangan organisasi.

“Kasihan, banyak penyanyi daerah yang lagunya diputar saban hari, tapi hidupnya tetap tidak sejahtera. Ali Asrun, Mariati, Parlin Lubis, berapa royalti yang mereka terima dari eksploitasi atas lagu-lagu mereka? Harusnya kita fair!,” tegasnya.

Organisasi APTA itu harus lebih luas. Mulai dari kaidah organisasinya, etikanya, program kerja yang bisa memberi harapan kepada seniman budayawan, posisi tawarnya sehingga pemerintah menaruh hormat atas perkumpulan ini, konsep pembangunan tahun ini-lima tahun ke depan dan seterusnya. Dan perjuangan pembangunan Taman Budaya, upaya bagaimana pelajaran budaya masuk dalam kurikulum daerah.

“Yang kita inginkan adalah sebuah organisasi yang bisa menjadi katalisaor revolusi budaya, sebagaimana Cina mengubah negaranya menjadi bangsa yang maju,” pungkasnya.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pupuk Bersubsidi Langka, Petani Madina Resah

    Pupuk Bersubsidi Langka, Petani Madina Resah

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pupuk bersubsidi zenis ZA dan Ponska kembali langka di Mandailing Natal (Madina). Akibatnya para pertani resah. Sejumlah petani Kecamatan Siabu, Panyabungan dan beberapa wilayah lainnya mengaku pusing memasuki musim tanam saat ini. “Kita kesulitan untuk mendapatkan pupuk subsidi terutama jenis ZA, Ponska pada kios-kios pengecer, karena barangnya tidak ada,” ujar Erwin […]

  • Dicurigai Sindikat Penculik Anak

    Dicurigai Sindikat Penculik Anak

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seorang wanita tak dikenal diamankan saat mau masuk ke rumah warga di Jalan Bakti ABRI, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (24/11/2010). Dicurigai, wanita yang diamankan tersebut merupakan anggota sindikat penculik anak. Saat ini wanita tak dikenal tersebut diamankan di Kantor Polsek Panyabungan Kota. (Ist)] Sumber : Berita sumut

  • Syamsul Arifin Divonis Senin 8 Agustus

    Syamsul Arifin Divonis Senin 8 Agustus

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA: Terdakwa kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Langkat, Syamsul Arifin dalam pledoinya mengaku lalai saat menjalankan tugas sebagai Bupati Langkat karena itu siap bertanggung jawab. Gubernur Sumatera Utara nonaktif ini di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Khusus Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin, 1 Agustus 2011 menyatakan siap bertanggung jawab dan mengambil risiko sebagai pemimpin, namun politikus Partai […]

  • Dua Pembunuh Wartawan Ditangkap, 4 Lainnya Buron

    Dua Pembunuh Wartawan Ditangkap, 4 Lainnya Buron

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      LABUHANBATU (Mandailing Online) – Dua dari 6 tersangka pembunuh dua wartawan di Labuhanbatu, Sumut ditangkap Polres Labuhanbatu, Selasa (5/11/2019). Keduanya ditangkap di Kecamatan Panai Hilir sekira pukul 01.30 WIB. Kapolres Labuhanbatu, AKBP Agus Darajot mengatakan, kedua tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial VS (49) dan SH. Keduanya warga Dusun VI Sei siali, Desa Wonosari, Kecamatan Panai […]

  • Bom Sarinah, Sumut Siaga 1

    Bom Sarinah, Sumut Siaga 1

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Medan – Buntut serangan teroris di Mall Sarinah, Jakarta Kamis (14/1), berbuntut panjang terhadap keamanan di daerah lainnya. Seperti di Kota Medan, seluruh personel kepolisian dari Polresta Medan dikerahkan untuk melakukan pengamanan ekstra ketat di kawasan objek vital dan tempat keramaian. Hal itu diungkapakan Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, melalui Kabag Ops, […]

  • Reses Mangalap Holong, Sobir Lubis Ajak Konstituen Sukseskan Vaksinasi

    Reses Mangalap Holong, Sobir Lubis Ajak Konstituen Sukseskan Vaksinasi

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Reses I anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Sobir Libis untuk tahun sidang 2021-2022 yang dilaksanakan di tempat wisata Silangit Koi Hutasiantar, Panyabungan pada Kamis (16/12) mengangkat tema “Holong Mangalap Holong. Di tengah-tengah reses, Sobir Lubis beberapa kali meminta masyarakat, terutama warga Kotasiantar, untuk turut menyukseskan program pemerintahan, yaitu vaksinasi. Capaian target […]

expand_less