Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

KPU Siap Akomodir Usulan Larang Pelanggar HAM Berat Nyapres

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 14 Mar 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyambut baik usulan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak kekerasan (Kontras) yang berharap penyelenggara pemilu mengedepankan isu-isu hak azasi manusia (HAM) dalam penetapan calon Presiden pada pemilu 2014.

“Nanti kita akan lihat dan kaji lagi persyaratan capres. Bagaimana mengimplemetasikan HAM dalam persyatan capres,” kata Ketua KPU Husni Kamil Manik di gedung KPU, Jakarta, Jumat (14/3).

Meski belum berani menyebut apakah KPU nantinya akan mengatur persyaratan pelanggar atau orang yang diduga melanggar HAM berat, dilarang menjadi calon Presiden, Husni mengatakan, KPU selama ini senantiasa mengutamakan HAM dalam setiap peraturan tahapan pemilu.

Sebagai contoh, lanjutnya, terkait daftar pemilih tetap (DPT), Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012, tentang pemilu legislatif mensyaratkan pemilih harus memenuhi lima unsur identitas kependudukan. Namun KPU tetap mengutamakan pemenuhan hak konstitusional setiap warga negara.

“KPU tidak mengarahkan dalam konteks pilihan apa. Jadi dibebaskan. Kami lebih mengutamakan pemenuhan hak konstitusional,” katanya.

Contoh lain, KPU menurut Husni, juga melakukan hal yang sama terkait persyaratan calon anggota legislatif. Selain itu KPU juga menjunjung era keterbukaan dengan membuka seluruh data para caleg lewat laman resmi.

“Apakah ada yang memiliki catatan seperti pelanggaran HAM, korupsi dan mengkhianati bangsa, silahkan diteliti. Nanti disampaikan keberatan ke KPU untuk klarifikasi. Ini keterbukaan informasi yang bisa kita lakukan sekarang, jangan sampai memilih orang yang merupakan pelanggar HAM,” katanya. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tender Renovasi Ruang Operasi RSU Natal Gagal

    Tender Renovasi Ruang Operasi RSU Natal Gagal

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tender Renovasi Ruang Operasi RSU Husni Thamrin, Natal, Madina mengalami kegagalan. Pasalnya hingga per 2 September 2020 tak ada penandatangan kontrak. Sedangkan batas akhir pengiriman dokumen kontrak ke Kementerian Keuangan adalah 31 Agustus 2020. Proyek itu adalah Renovasi Ruang Operasi (Pemasangan Peralatan MOT) bernilai Rp 4,6 milyar bersumber dari Dana Alokasi […]

  • 207 Sekdes Terima Gaji Perdana

    207 Sekdes Terima Gaji Perdana

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sebanyak 207 sekretaris desa (sekdes) di Madina, Senin (8/8) memeroleh gaji terhitung sejak bulan Februari atau bulan dikeluarkannya surat perintah melaksanakan tugas sebagai Sekdes dari Bupati Madina. Selain itu, seluruh sekdes juga menerima gaji ke-13, gaji sebanyak 8 bulan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Madina, HM Hidayat Batubara di Lapangan Apel Pemkab Madina. […]

  • IPK Tinggi, Ijazah Ada, Sudah Siap Kerja?

    IPK Tinggi, Ijazah Ada, Sudah Siap Kerja?

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Supardi
    • 0Komentar

    Oleh: Supardi S.H.I Sociopreneur / Founder Business Owners Community (BOC)     … Ada satu pertanyaan yang mungkin membuat sebagian mahasiswa tidak nyaman: Kalau besok wisuda, selain ijazah, apa yang benar-benar bisa Anda tawarkan kepada dunia? Pertanyaan ini bukan untuk meremehkan pendidikan tinggi. Justru sebaliknya, ini adalah ajakan kepada mahasiswa untuk melihat pendidikan secara lebih […]

  • 75 Persen Guru Honorer K2 Hanya Lulusan SMA dan D3

    75 Persen Guru Honorer K2 Hanya Lulusan SMA dan D3

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar mendesak seluruh kepala daerah untuk menyekolahkan guru honorer kategori dua (K2) yang nantinya lulus CPNS. Pasalnya, dari latar belakang pendidikan guru honorer K2, terbanyak lulusan SMA-D3. “Dari pertemuan dengan para sekda, seluruh daerah rata-rata mengaku kekurangan guru. Itu sebabnya guru kita prioritaskan diangkat. […]

  • Meritokrasi Hati

    Meritokrasi Hati

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dahlan Iskan SEDIH dan gembira. Itulah hasil pengalaman keliling daerah di Indonesia. Banyak bupati dan wali kota yang membuat hati gembira: begitu nyata hasil kerja mereka. Sebagian pintar mempromosikan hasil itu. Sebagian lagi tidak. Sebaliknya banyak daerah dan kota yang begitu-begitu saja. Pun setelah kepala daerahnya menjabat 10 tahun. Daerah dan kota itu seperti kehilangan waktu […]

  • Narkoba Menyasar Remaja, Salah Siapa?

    Narkoba Menyasar Remaja, Salah Siapa?

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Polisi kembali mengungkap hal sangat memprihatinkan yang menyangkut remaja. Dari hasil penggerebekan yang dilakukan oleh polisi di Jalan Kunti, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, sebanyak 15 pelajar SMP positif menggunakan narkoba setelah melakukan tes urine. Menurut Walikota Surabaya Eri Cahyadi, penyalahgunaan narkoba merupakan kenakalan remaja yang salah satunya karena salah pola asuh orang […]

expand_less