Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

KPU Siap Akomodir Usulan Larang Pelanggar HAM Berat Nyapres

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 14 Mar 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyambut baik usulan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak kekerasan (Kontras) yang berharap penyelenggara pemilu mengedepankan isu-isu hak azasi manusia (HAM) dalam penetapan calon Presiden pada pemilu 2014.

“Nanti kita akan lihat dan kaji lagi persyaratan capres. Bagaimana mengimplemetasikan HAM dalam persyatan capres,” kata Ketua KPU Husni Kamil Manik di gedung KPU, Jakarta, Jumat (14/3).

Meski belum berani menyebut apakah KPU nantinya akan mengatur persyaratan pelanggar atau orang yang diduga melanggar HAM berat, dilarang menjadi calon Presiden, Husni mengatakan, KPU selama ini senantiasa mengutamakan HAM dalam setiap peraturan tahapan pemilu.

Sebagai contoh, lanjutnya, terkait daftar pemilih tetap (DPT), Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012, tentang pemilu legislatif mensyaratkan pemilih harus memenuhi lima unsur identitas kependudukan. Namun KPU tetap mengutamakan pemenuhan hak konstitusional setiap warga negara.

“KPU tidak mengarahkan dalam konteks pilihan apa. Jadi dibebaskan. Kami lebih mengutamakan pemenuhan hak konstitusional,” katanya.

Contoh lain, KPU menurut Husni, juga melakukan hal yang sama terkait persyaratan calon anggota legislatif. Selain itu KPU juga menjunjung era keterbukaan dengan membuka seluruh data para caleg lewat laman resmi.

“Apakah ada yang memiliki catatan seperti pelanggaran HAM, korupsi dan mengkhianati bangsa, silahkan diteliti. Nanti disampaikan keberatan ke KPU untuk klarifikasi. Ini keterbukaan informasi yang bisa kita lakukan sekarang, jangan sampai memilih orang yang merupakan pelanggar HAM,” katanya. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • BIN : 2 polisi dibunuh sejak 5 hari lalu

    BIN : 2 polisi dibunuh sejak 5 hari lalu

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI Marciano Norman mengatakan, dua polisi di Poso tewas dibunuh kelompok Jamaah Anshorut Tauhid (JAT). “Mereka ini memang diduga JAT, sementara dugaan seperti itu,” ujar Marciano, di Kantor Presiden, Jakarta, hari ini. Namun polisi hingga saat ini belum dapat menangkap pelaku pembunuhan yang diduga dilakukan kelompom […]

  • Kadis PUPR Madina Ingatkan Kontraktor Selesaikan Pekerjaan Tepat Waktu

    Kadis PUPR Madina Ingatkan Kontraktor Selesaikan Pekerjaan Tepat Waktu

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Pastikan pengerjaan proyek berjalan, Plt Kepala Dinas PUPR Madina Elpiyanti Harahap monitoring lapangan. Ada beberapa proyek di pusat kota panyabungan yang dikunjunginya termasuk lanjutan pmbangunan RSUD Panyabungan, lanjutan pembangunan pasar baru, lanjutan pembangunan pasar eks bioskop tapanuli panyabunga, kemudian pembangunan Aula Pemkab Madina serta pembersihan saluran irigasi. Elpiyanti Harahap dalam […]

  • 9 Petinggi PLN Tersangka Korupsi

    9 Petinggi PLN Tersangka Korupsi

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    MEDAN, – Sembilan mantan pejabat teras PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (SBU) menjadi tersangka korupsi yang disidik Kejaksaan Agung. Lima tersangka yakni Edward Silitonga (mantan Manager Perencanaan Tahun 2007), Fahmi Rizal Lubis (mantan Manager Bidang Produksi), Albert Pangaribuan (mantan GM PT PLN Pembangit SBU), Robert Mayuzar (mantan Ketua Panitia Pengadaan), serta Ferdinan Ritonga […]

  • Depresi, Suami Bunuh Istri dan Anaknya

    Depresi, Suami Bunuh Istri dan Anaknya

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANTEN (Mandailing Online) – Tumijem (43) dan anaknya Dion (9) tewas dibunuh oleh suaminya sendiri bernama Supriyadi (44) yang diduga depresi. Pelaku membunuh korban menggunakan senjata tajam di dalam rumah. Peristiwa terjadi pada Jumat (8/4/2022) dini hari pukul 02.00 WIB di Kampung Baru, Kabupaten Serang, Banten. Warga Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Serang. Istri dan anaknya […]

  • Nikah Beda Agama, Bukti Negara Abai Menjaga Akidah Umat

    Nikah Beda Agama, Bukti Negara Abai Menjaga Akidah Umat

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Hadijah S.Pdi Pemerhati Kebijakan Publik Pernikahan beda agama tengah menuai perhatian publik. Permohonan pencatatan sipil di pengadilan pun terus muncul dari tahun ke tahun. Berdasarkan UU Adminduk, hakim juga mendasarkan putusannya pada alasan sosiologis yaitu keberagaman masyarakat. Pasal 35 huruf a undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan diatur bahwa pencatatan perkawinan […]

  • Lagi, Puluhan Ayam Bermatian

    Lagi, Puluhan Ayam Bermatian

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDINGKAT- Sedikitnya 34 ayam milik warga di Desa Sidingkat dan Lingkungan II, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, mati mendadak. Ayam-ayam yang bermatian diduga akibat tetelo ini merupakan kali kedua. Sebelumnya ratusan ayam di Madina juga mati mendadak. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Paluta Ir Mara Bangun Harahap didampingi Kabid Kesehatan Hewan Bukti […]

expand_less