Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Realisasi PBB Tapsel Rp 1,1 Miliar

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
  • print Cetak

Tapsel – Hingga 14 November 2014, capaian Pajak Bumi Bangunan (PBB) Tapanuli Selatan (Tapsel) mencapai Rp 1,12 miliar atau berkisar 75% dari target Rp 1,5 miliar. Capaian tersebut dinilai cukup baik setelah dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel. “Capaian ini dinilai cukup baik, pada tahun pertama Pemkab Tapsel langsung sebagai pengelola setelah diserahkan secara defenitif Tahun 2014 dari pusat atau Pajak Pratama Padangsidimpuan,” ujar Kepala Dinas Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Kabuaten Tapsel, H Suleman Lubis SE, melalui Kabid Pendapatan Aswin Rangkuti SH, di ruang kerjanya, Jum’at (21/11).

Dia mengatakan, bahwa pada Tahun 2013 penerimaan pajak pusat dengan bagi hasil dari target Rp 1,4 miliar terealisasi Rp 794,47 juta atau 55%. Dari capaian yang diperoleh Pemkab Tapsel dalam tahun perdana pengelolaan PBB tergolong cukup baik. Menurut Aswin ini dikarenakan tingkat kesadaran masyarakat semakin meningkat.

Selain itu, katanya, sosilalisasi yang gencar dilakukan serta memfungsikan seluruh aparatur mulai kecamatan, kelurahan/desa sampai kadus dan kepling ini sangat membantu dalam mengoptimalkan capaian target PBB.

“Bila dipersentasekan peningkatan kesadaran masyarakat setelah pengelolaan diserahkan pada daerah pada tahun 2014 ini sebanyak 1.000 warga aktif melakukan pendaftaran pajak baru dan melakukan perubahan data pajak,” katanya.

Sampai saat ini, kata Aswin, memperkirakan bahwa setidaknya 50% warga Tapsel sudah memiliki SPT PBB. Sehingga diperkirakan pada akhirnya masyarakat sudah sadar tentang arti pentingnya bayar pajak terhadap pembangunan daerah dan bangsa. Dia mengakui di sejumlah kecamatan perolehan PBB ini tidak maksimal, namun justru kecamatan lainnya melebihi target atau over target dalam capaian. Jadi pada akhir bulan Tahun 2014, Aswin optimis capaian PBB bisa dikejar minimal 90% dari target.

Bagi hasil Pajak Bumi Bangunan (BPHTB) setelah depenitif pengelolaan dilakukan daerah sejak tahun 2011 justru mengalami penurunan yang signifikan dibanding perolehan dari bagi hasil pusat ke daerah. Pada tahun 2014 BPHTB yang dicapai sebesar Rp 90,36 juta dari target Rp 50 juta atau mengalami over target 180,73%.

Sumber : Medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (3)

    Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (3)

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KRITIK PEDAS BUYA HAMKA Disunting: Dame Ambarita Hamka pernah menjadi sahabat Parlindungan. Namun, suatu ketika, mereka berselisih tentang Tuanku Rao. Hamka menuliskan pendapatnya dalam Antara Fakta dan Khayal Tuanku Rao. Di tahanan, Buya Hamka banyak membaca dan menulis. Waktu itu, tahun 1964, Hamka berada di rumah tahanan kepolisian Mega Mendung. Sebagai salahsatu fungsionaris Partai Masyumi, […]

  • Awas Joki CPNS

    Awas Joki CPNS

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    *18.432 Pelamar Rebut 324 Kursi CPNS Medan Informasi dihimpun Berita di lapangan, Selasa (14/12), sejumlah peserta seleksi CPNS tetap saja mengkhawatirkan terjadi kecurangan dalam rek-rutmen CPNS ini. ‘Pengamanan naskah ujian harus dilakukan secara ketat, jangan sampai bocor. Kemudian, harus juga diwaspadai keberadaan joki CPNS saat ujian berlangsung,’ ujar Irma, salah sorang calon peserta seleksi CPNS […]

  • KPU Madina Tidak Berwenang Membentuk TPS Khusus

    KPU Madina Tidak Berwenang Membentuk TPS Khusus

    • calendar_month Senin, 7 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua KPU Mandailing Natal, Agus Salam Nasution menegaskan, KPU Madina tidak berwenang dan tidak dapat membentuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus bagi warga binaan yang berada di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kotanopan. Hal itu disampaikannya untuk menyahuti permintaan Kepala Cabang Rutan Kotanopan perihal permohonan pengadaan TPS khusus di Cabang Rutan Kotanopan. […]

  • KPU Sidimpuan plenokan logistik

    KPU Sidimpuan plenokan logistik

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Komisi Pemilihan Umum Kota Padang Sidempuan, Provinsi Sumatera Utara, memplenokan logistik pemilihan kepala daerah untuk mendapatkan spesifikasi dan kualitas material yang baik serta menutup kemungkinan untuk disalahgunakan. “Logistik yang akan dicetak harus memiliki spefikasi tertentu,” kata Ketua KPU Padang Sidempuan Arbanur Rasyid yang dihubungi di Medan, mengenai tahapan pilkada yang dilalui. Menurut […]

  • Saipullah-Atika Prioritaskan Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan

    Saipullah-Atika Prioritaskan Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) berkomitmen melanjutkan keberhasilan Pemkab Madina dalam pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan. Pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan ini menjadi program prioritas seperti tertuang dalam poin […]

  • Pulang dari Rantau, Sukses di Budidaya Cabe

    Pulang dari Rantau, Sukses di Budidaya Cabe

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Pulang dati tanah rantau, Abdul Hamid berhasil dalam budidaya cabe di Desa Tanjung Larangan Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal. Saat ini panen awal kebun cabe seluas ¼ hektar itu menghasilkan panen yang sangat memuaskan serta harga yang masih tinggi. “Memang pada pertanaman cabe kita pada saat ini alhamdulilah masih bagus, hasilnya […]

expand_less