Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

7 bintara Polres Taput positif narkoba

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
  • print Cetak

TARUTUNG – Sejumlah tujuh personil Kepolisian Resort (Polres) Tapanuli Utara (Taput) berpangkat bintara dinyatakan positif menggunakan narkoba.

“Dari 422 personil Polres Taput yang melakukan tes urine, ternyata ada sebanyak 7 Bintara yang positif telah mengkomsumsi Narkoba,” kata Kasubbag Humas Polres Taput, Aiptu W Baringbing, kemarin.

Ditegaskan dia, awalnya ada 27anggota dicurigai sebagai pengkomsumsi narkoba. Namun ternyata hanya sebanyak 7 Bintara Polres yang positif menggunakan barang haram itu.

Menurut dia, tes urine merupakan bentuk komitmen Polres Madina dalam pemberantasan narkoba.Sehingga sebelum membersihkan narkoba di tengah masyarakat, alangkah baiknyajika hal tersebut diawali dari internal Kepolisian.

Baringbing memaparkan, saat ini ketujuh bintara Polres Taput tersebut sedang menjalani pembinaan dan pengawasan ektra ketat.

“Dalam rutinitas kantor setiap hari, ketujuhnya diawasi. Mereka tidak diperkenankan keluar dari Mapolres dengan tanpa ijin Pimpinan. Itu merupakan salah satu bentuk pengawasan yang diterapkan,” katanya.

Sebuah tindakan tegas atas setiap personil Kepolisian yang terbukti terlibat narkoba, kata Baringbing, akan diterapkan di lingkungan Polres Taput. Pengenaan sanksi utama yakni denganmenghadirkan si oknum dalam sidang serta melakukan pemberhentian tidakdengan hormat (PDTH) atas pelanggaran keterlibatan narkoba yang dapat dibuktikan.

Menurut Baringbing, kondisi peredaran narkoba di wilayah Taput sudah sangat memprihatinkan karena peredarannya diprediksi sudah sampai ke pelosok desa. maka menjadi salah satu perhatian Kapolres Dudus HD untuk mengatasi kasus narkoba di daerahnya..

“Bukan hanya di kota saja peredaran narkoba ini, ke desa-desa pun sudah sampai. Makanya, kalau kita saja gak duluan steril, bagaimana dengan pemberantasan narkoba di wilayah ini,” ujarnya.

Untuk pengendalian dan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba tersebut, pihak Polres Taput meminta kerja sama dari semua elemen

“Saat ini sebanyak 422 personil Polres Taput sudah membuat pernyataan bebas narkoba. Kita berharap komitmen ini didukung oleh semuapihak,” katanya.

Ditegaskan, tanpa bantuan masyarakat, aparat kepolisian akan kewalahan dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Sehingga, harapan adanya kerjasamaseluruh elemen masyarakat Tapanuli Utara dalam pemberantasan peredaran narkoba adalah sebuah hal penting.

“Bagi masyarakat yang mengetahui adanya kasus narkobat termasuk keterlibatan anggota polisi dalam peredaran narkoba,silahkan hubungi Polres,” katanya.

Sumber : waspada

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saat Reses Warga Minta Pelatihan UMKM pada Suhelmi

    Saat Reses Warga Minta Pelatihan UMKM pada Suhelmi

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Selenggarakan Reses di Jalan Abri, Panyabungan Kota, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal Suhelmi Saputra dari Partai Nasdem Dapil 1 serap berbagai bentuk aspirasi. Persoalan drainase, lampu jalan serta lainnya disuarakan Warga. Sahara Hairani Salah seorang Warga dari Desa Darussalam, Panyabungan Kota mengungkapkan keinginan mereka mengikuti pelatihan Usaha Mikro […]

  • MK Tetapkan Sukhairi-Atika Pemenang Pilkada Madina

    MK Tetapkan Sukhairi-Atika Pemenang Pilkada Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak semua gugatan pasangan calon (paslon) Dahlan Hasan Nasution serta Aswin (Dahwin). MK pun menetapkan H. Ja’far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi (SUKA) sebagai pemenang Pilkada Mandailing Natal (Madina) 2020 setelah majelis hakim MK. Sebagaimana dirilis BeritaHuta, pada sidang pembacaan putusan, Kamis (3/6/2021), majelis hakim yang dipimpin […]

  • Seorang Pekerja Cina Coba Masuk Madina, Ditolak Pemkab

    Seorang Pekerja Cina Coba Masuk Madina, Ditolak Pemkab

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu dari 10 pekerja Tiongkok yang kembali liburan dari Cina sempat hendak masuk ke Mandailing Natal (Madina), Sumut. Namun Pemkab Madina menyetopnya di Padangsidempuan. Sehingga pria ini tak berhasil masuk ke Madina. Penyetopan di Padangsidempuan ini karena rumah sakit di Padangsidempuan dinilai memiliki fasilitas sebagai rumah sakit rujukan. Berdasar […]

  • Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Bagian 2 dari 4 Tulisan)   Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos Obrolan dengan Ayahanda (H. Maslin Batubara) biasanya jadi pesan tersendiri. Ada kalanya jadi sejenis cambuk sekaligus motivasi. Menurut Ivan Iskandar Batubara, Ayahanda sudah melihat dengan jelas, faktor-faktor apa yang membuat Mandailing Natal begitu-begitu saja. Atau, malah jauh mundur ke belakang. Bahkan kian hari, makin terpuruk, […]

  • Gordang Sambilan dan Sopo Godang, Sebuah Kontekstualitas Kekinian

    Gordang Sambilan dan Sopo Godang, Sebuah Kontekstualitas Kekinian

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: ASKOLANI NASUTION Budayawan Mandailing Arsitektur Mandailing, baik Bagas Godang, Sopo Godang, Gordang Sambilan, dan lain-lain, harus disikapi dari dua dimensi, yakni dimensi adat dan dimensi budaya. Dua-duanya terletak pada tataran yang berbeda, seperti dua sisi mata uang logam. Dari segi dimensi adat, Bagas Gordang Sambilan dan Sopo Godang merupakan bagian dari istana tradisional raja-raja […]

  • Tetapkan Tahapan Pemilukada Ulang!

    Tetapkan Tahapan Pemilukada Ulang!

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Badan Otonom (Banom) Nahdhatul Ulama (NU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yakni GP Ansor mendesak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Madina agar segera menetapkan tahapan-tahapan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) ulang. Hal ini mengingat dana untuk pelaksanaan pemilukada ulang Madina telah ditetapkan oleh Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Madina, yakni sebesar Rp12,2 miliar. […]

expand_less