Kamis, 23 Apr 2026
light_mode

SRI dan BPGC Bantuk Tim Pengembangan Kopi Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online)Sumatera Rainforest Institute (SRI) dan Batang Pungkut Green Conservation (BPGC) sepakat membentuk tim pengembangan kopi Mandailing.  Tujuannya, mengupayakan kembali kejayaan kopi Mandailing.  

Demikian disampaikan Penasehat BPGC Iswar Matondang didampingi direktur SRI Rasyid Assaf Dongoran,M.Si kepada wartawan, Rabu (4/3) di Panyabungan.

Gerakan tim dinyatakan sebagai bentuk respon terhadap keluhan petani kopi di Mandailing Natal (Madina), yang kemampuan produksi dan mutunya masih sangat rendah. Sementara di saat yang sama begitu banyak produsen dan eksportir kopi dari kabupaten lain di Sumatera, Sulawesi, Jawa Timur dan Aceh yang di sinyalir menggunakan nama Kopi  Mandailing.

Rasyid menyatakan, di antara agenda kerja yang telah ditetapkan adalah pendampingan petani kopi, mulai dari pembibitan sampai pragmentasi hingga pemasaran, serta kampanye kopi arabika Mandailing yang asli.

“Tentu saja ini bukan kerja yang mudah  dan butuh dukungan dari semua pihak  sehingga petani kopi Mandailing Natal mampu meningkatkan produksi dan mutu kopi Mandailing, dengan harapan beberapa tahun kedepan kejayaan kopi Mandaling kembali ke tanah Mandaling,” harap Rasyid.

Sementara itu, Iswar menjelaskan bahwa kopi Mandailing yang terkenal sampai saat ini dunia international tentu saja tidak bisa lepas dari sajarah. Kopi Mandailing telah dikenal dunia sejak 1878, terutama varietas arabika.

Kopi ini tumbuh di ketinggian 1.200 kaki di atas permukaan air laut dan yang membawanya pertama kali adalah pemerintah kolonial Belanda. Pembibitan kopi Belanda pada waktu itu terdapat di desa Tanobato namun kopi tersebut tidak ditanam di sana tapi di daerah Pakantan.

“Banyak nyawa yang hilang ketika membawa bibit kopi dari Tanobato ke Pakantan yang berjarak sekitar 50 kilometer,” ujarnya.

Saat ini kata Iswar, sisa-sisa kejayaan kopi Mandailing masih terlihat di beberapa desa sekitar Pakantan, Ulupungkut dan Kotanopan. Di beberapa kebun masyarakat masih terdapat kopi-kopi tua yang sudah tidak produktif lagi.

“Di beberapa desa di wilayah Mandailing Julu dalam beberapa tahun terakhir ini sudah mulai bergiat menanam kopi, seperti di Desa Simpang Banyak, Ulu Pungkut. Luas lahan yang ditanam kopi masih sangat terbatas, dan kopi yang dihasilkan masih jauh dari yang di harapkan, baik dari segi kualitas, maupun kuantitas. Untuk itu, kita harus berupaya untuk menghidupkan kembali kejayaan kopi Mandailing,” kata Iswar.

 

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyangga Rangka Jembatan Rantopuran Oleng

    Penyangga Rangka Jembatan Rantopuran Oleng

    • calendar_month Senin, 22 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Arus Sungai Makin Tinggi Oleh Curah Hujan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembangunan Jembatan Rantopuran yang masih tahap penyambungan rangka baja terancam ambruk sebelum siap. Pasalnya arus sungai kian membesar menyebabkan salah satu tiang penyangga sudah terlepas Jum’at pekan lalu. Pengerjaan jembatan yang berada di Jalur Lintas Tengah Sumatera, titik Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten […]

  • Peretas yang Jebol Situs Visa dan Mastercard Ternyata Bocah 16 Tahun

    Peretas yang Jebol Situs Visa dan Mastercard Ternyata Bocah 16 Tahun

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DEN HAAG–Aparat kepolisian Belanda mengamankan seorang remaja 16 tahun yang telah mengaku melakukan serangan cyber pada situs lawan dari WikiLeaks. website whistleblower, jaksa nasional kata. Wim de Bruin, juru bicara Kejaksaan Agung Belanda, mengatakan remaja itu telah ‘mengakui melancarkan serangan terhadap situs Visa dan Mastercard’. Sebuah pernyataan mengatakan ia ‘mungkin bagian dari kelompok peretas (hacker) […]

  • Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

    Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah melarang mudik lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021.  Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan risiko penularan Covid-19. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan angka penularan dan kematian Covid-19 masih tinggi terutama pasca libur panjang. “Cuti bersama idul fitri satu hari ada, tapi enggak boleh ada aktivitas mudik. […]

  • Harus Tetap Optimis Wujudkan Kabupaten Pantai Barat Mandailing

    Harus Tetap Optimis Wujudkan Kabupaten Pantai Barat Mandailing

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho meminta kepada para pemrakarsa agar tetap optimis mewujudkan Kabupaten Pantai Barat Mandailing. “DPR RI dan Pemerintah belum mencapai kata sepakat terkait jumlah otonomi baru, selanjutnya menyerahkan penyelesaian pembahasan daerah otonomi baru tersebut ke Pemerintah dan DPR yang baru dengan mengikuti undang-undang yang baru,” […]

  • Ketaatan Total Terhadap Syariah Konsekwensi Keimanan

    Ketaatan Total Terhadap Syariah Konsekwensi Keimanan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari ini, umat Islam di seluruh dunia telah disatukan oleh Allah SWT sebagai satu umat. Kita merayakan Hari Raya ‘Idul Adha bersama-sama sebagai umat Islam. Bukan sebagai bangsa Arab, Afrika, Eropa, Amerika, Australia maupun Asia. Kita merayakan hari agung yang suci ini sebagai satu umat. Kita diikat oleh akidah yang sama. Kita pun diatur dengan […]

  • Muslimat NU Sinunukan Sahata Pembangunan Dilanjutkan

    Muslimat NU Sinunukan Sahata Pembangunan Dilanjutkan

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Muslimat NU Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sahata (sepakat) pembangunan infrastruktur jalan di kecamatan itu dilanjutkan. Hal itu mereka sampaikan ketika mendengarkan orasi politik calon wakil bupati Madina nomor 2 Atika Azmi Utammi Nasution di Desa Widodaren, Senin (21/10/2024). “Pembangunan di pantai barat cukup masif […]

expand_less