Jumat, 9 Okt 2026
light_mode

Mikrofon Mati di Ruang Paripurna: Wibawa DPRD Tersandung Hal Sepele

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum

 

Di ruang sidang paripurna, seorang anggota dewan berbicara menyampaikan pendapat. Namun suara itu tersendat—bukan karena argumennya lemah, melainkan karena mikrofon (mic) di mejanya mati.

Kelihatannya sepele. Tapi justru dari hal-hal kecil seperti inilah kualitas sebuah lembaga bisa terbaca.

Sebab dalam dunia kelembagaan, fasilitas bukan sekadar alat bantu teknis. Ia adalah bagian dari penghormatan terhadap forum, terhadap fungsi representasi, dan terhadap martabat lembaga itu sendiri.

Dan ketika mic mati di ruang sidang resmi DPRD, publik berhak bertanya: apa sebenarnya yang sedang tidak bekerja di Sekretariat DPRD Madina?

 

Tapi Mentalitas Pelayanan

Jangan buru-buru menyederhanakan ini sebagai gangguan teknis biasa.

Karena rapat paripurna bukan acara dadakan.

Ia terjadwal, resmi, dan menyangkut fungsi politik yang sangat penting.

Artinya, seluruh perangkat:

* sound system,
* meja sidang,
* dokumen,
* hingga dukungan teknis,

seharusnya sudah dipastikan siap sebelum sidang dimulai.

Kalau mic anggota dewan mati saat forum berjalan, itu menunjukkan satu hal: ada kelemahan dalam budaya kesiapan kerja.

 

Sekretariat DPRD Bukan Sekadar Administrasi

Banyak yang masih memahami Sekretariat DPRD sebatas kantor administrasi. Padahal perannya jauh lebih strategis.

Sekretariat adalah:

* tulang punggung teknis lembaga,
* penjamin kelancaran fungsi DPRD,
* sekaligus wajah profesionalisme parlemen daerah.

Ketika dukungan teknis lemah, yang terlihat buruk bukan hanya sekretariat—tetapi lembaga DPRD secara keseluruhan.

Dan publik tidak membedakan itu.

 

Hal Kecil yang Membuka Masalah Besar

Mic mati sebenarnya bisa dibaca sebagai simbol.

Simbol bahwa:

* detail kurang diperhatikan,
* standar kerja belum disiplin,
* dan pengawasan internal belum ketat.

Hari ini mic mati.
Besok bisa dokumen terlambat.
Lusa bisa agenda strategis kacau karena koordinasi lemah.

Masalah kelembagaan selalu dimulai dari pembiaran terhadap hal-hal kecil.

 

Di Sini Ujian Kepemimpinan Administratif

Dalam konteks ini, sorotan tidak bisa hanya diarahkan ke petugas teknis lapangan. Persoalannya menyentuh manajemen sekretariat secara keseluruhan.

Figur seperti Aprizal Nasution tentu memahami bahwa wibawa lembaga tidak hanya dijaga lewat pidato dan forum resmi, tetapi juga lewat kualitas dukungan teknis sehari-hari.

Karena publik menilai profesionalisme bukan dari slogan, melainkan dari pengalaman nyata yang mereka lihat:

* rapat berjalan tertib atau tidak,
* fasilitas siap atau tidak,
* forum terhormat atau justru terlihat semrawut.

 

Jangan Biasakan Ketidakseriusan

Masalah terbesar birokrasi sering bukan kegagalan besar, tetapi kebiasaan memaklumi gangguan kecil.

“Cuma mic.”
“Cuma kabel.”
“Cuma teknis.”

Padahal dari “cuma” itulah perlahan tumbuh budaya kerja yang longgar dan tidak presisi.

Dan lembaga publik yang kehilangan presisi, perlahan kehilangan wibawa.

 

Yang Dibutuhkan: Standar, Bukan Alasan

Sekretariat DPRD Madina perlu bergerak dari pola reaktif ke pola profesional:

* pengecekan perangkat sebelum sidang,
* tim teknis siaga penuh,
* evaluasi rutin fasilitas rapat,
* SOP penanganan gangguan saat forum berlangsung.

Ini bukan soal kemewahan.
Ini standar minimum kelembagaan.

Penutup

Ruang sidang paripurna adalah tempat suara rakyat dipresentasikan melalui wakilnya.

Dan ketika suara itu bahkan terganggu oleh mic yang mati, maka yang sebenarnya terganggu bukan sekadar komunikasi—tetapi marwah lembaga itu sendiri.

Karena pada akhirnya, publik akan menilai secara sederhana: jika hal kecil saja tidak siap, bagaimana publik bisa yakin pada hal-hal yang lebih besar? ***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersama Ketua IMI Indonesia, Cabup Madina Harun Mustafa Bahas Kejurnas dan Rally Championship di Jakarta

    Bersama Ketua IMI Indonesia, Cabup Madina Harun Mustafa Bahas Kejurnas dan Rally Championship di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ( Mandailing Online) : Disela sela sela kesibukannya sebagai calon bupati di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina), Harun Mustafa Nasution yang juga ketua IMI Sumut masih menyempatkan diri untuk menghadiri pertemuan organisasi Ikatan Mitor Indonesia ( IMI) yang dilaksanakan di rumah recardo gelael Jakarta Jum’at 25/10/2024. Pertemuan yang dihadiri ketua IMI Indonesia Bambang Soesatyo […]

  • Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan di Sumut Tinggi

    Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan di Sumut Tinggi

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, (MO) – Kasus kekerasan seksual terhadap perempuan di Indonesia masih tinggi, termasuk di Sumatera Utara (Sumut). Berdasarkan data Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) yang dikumpulkan dari 34 lembaga di Sumut,selama tahun 2011 saja,ada 344 dari 8.277 kasus kekerasan terhadap perempuan yang merupakan kekerasan seksual. “Kasus kekerasan dalam rumah tangga ada 7.120 […]

  • Kejari Madina Bidik Pelaksanaan Bimtek Desa. Kasi Pidsus : Pemanggilan Camat Tahap Klarifikasi

    Kejari Madina Bidik Pelaksanaan Bimtek Desa. Kasi Pidsus : Pemanggilan Camat Tahap Klarifikasi

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Kejari Madina ) tidak main main dengan pemanggilan sejumlah camat kemaren. Ada 6 camat yang dipanggil jaksa untuk memberi klarifikasi terkait pelaksanaan Bimbingan Teknis ( Bimtek ) Desa tahun 2023. Kasi Pidsus Kejari Madina Raskita Jhon Pesco Surbakti pada Mandailing Online Selasa 10/10/2023 mengatakan, para […]

  • Episode Baru Tahun Keempat Arab Spring

    Episode Baru Tahun Keempat Arab Spring

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Musthafa Luthfi (kolumnis hidayatullah.com, tinggal di Yaman) MENJELANG tutup tahun 2013 Masehi ini boleh dikatakan bahwa kawasan Timur Tengah (Timteng) memasuki episode baru pasca Arab Spring yang mamasuki tahun keempat dengan masih diwarnai ketidakmenentuan di negara-negara Arab yang “disinggahi“ musim semi tersebut. Isyarat episode baru itu dapat dilihat terutama dari perkembangan baru krisis nuklir […]

  • DPRD Madina Usulkan Pansus M3 Gate

    DPRD Madina Usulkan Pansus M3 Gate

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dugaan ketidakberesan investasi pertambangan emas oleh PT Madina Madani Mining (M3) di Kecamatan Lingga Bayu masuk ranah legislatif. DPRD Mandailing Natal (Madina) mengusulkan pembentukan Pansus M3 Gate. Pembentukan Panitia Khusus ini diusulan 20 anggota DPRD Madina. Sekretaris DPRD Madina, Sahnan Batubara kemarin mebenarkan adanya suslan itu yang tertuang dalam surat para […]

  • Video: Perayaan HUTRI di Siabu Diisi Berbagai Perlombaan

    Video: Perayaan HUTRI di Siabu Diisi Berbagai Perlombaan

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia, forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Siabu menggelar beberapa perlombaan seperti tari kreasi, lomba lari, kaligrafi, dan lainnya. Ragam perlombaan itu mulai diselenggarakan sejak 29 Juli sampai dengan 17 Agustus 2020. Perlombaan ini menyasar siswa berbagai tingkatan dan masyarakat.  

expand_less