Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Ayu Ting Ting Sejak Kecil Takut Diculik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
  • print Cetak

Ayu Ting Ting

Bakat Ayu Ting Ting jadi seorang artis ternyata sudah terlihat sejak pedangdut ini masih kanak-kanak. Dia langganan ikut kontes kecantikan.

“Dari kecil aku sering ikut fashion show,” aku Ayu.

Tanpa malu, pelantun Alamat Palsu itu mengaku saat kecil diri nya sangat energik dan gemar berpose. Sehingga tak heran jika Ayu kecil sudah senang bergaya di atas catwalk. “Aku waktu kecil centil dan banyak gaya.”
Meski tipikal anak yang aktif, tapi sejak kecil Ayu paling tidak berani keluar rumah.

Alasannya, karena ia sangat takut diculik. Rasanya saat ini pun Ayu takut diculik. Pasalnya, dia sudah sangat terkenal dan memiliki harta berlimpah dari banyak tawaran manggung dan iklan. Ayu bahkan sempat dikabarkan menerima honor sebesar Rp1 miliar saat mengisi sebuah acara di malam tahun baru lalu.

“Iya apalagi dengar banyak berita penculikan. Tapi kalau soal uang sebesar itu sih aku amin aja dengarnya. Mudah-mudahan jadi kenyataan. Alhamdulillah,” jawabnya.

Menurut Ayu, ia tidak tahu seberapa besar pendapatannya saat ini. Sebab, seluruh penghasilannya diberikan kepada orangtua. “Mengalir saja. Kalau rezeki diterima. Kalau investasi Ayu nggak mengerti, semua uang Ayu kasih ke orangtua.” katanya.

Di sisi lain, Ayu berharap bisa segera mewujudkan keinginannya membawa keluarga ke luar negeri.
“Mau ke Korea yang pasti. Mau belanja, mau menyenangkan orangtua dan adik. Insya Allah terwujud,” ucapnya.
Ayu pun tak mempermasalahkan uang hasil keringatnya habis dipakai orangtua dan keluarganya. “Aku nggak pernah masalahin uang ke mana. Kan aku kerja di dunia ini memang untuk orang tua, bukan untuk siapa-siapa,” katanya. (rm/jpnn).sumutpos)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampung Kerangai, Kampung Berbahasa Mandailing di Malaysia

    Kampung Kerangai, Kampung Berbahasa Mandailing di Malaysia

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kampung Kerangai, Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia merupakan salah satu dari tiga kampung yang berbahasa Mandailing di Negeri Sembilan. Di Propinsi Negeri Sembilan, ada tiga perkampungan yang berbahasa Mandailing, yakni Kampung Kerangai dan Kampung Tambahtin, kedua-duanya di Daerah (Kabupaten) Jelebu dan Kampung Baru Lanjut Manis di Mukim (Kecamatan) Terachi, Daerah Kuala Pilah. “Halak di son asalna […]

  • Lubuk Larangan : Pecandu Hingga Pembeli (1)

    Lubuk Larangan : Pecandu Hingga Pembeli (1)

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara   Hari panen Lubuk Larangan adalah hari meriah. Orang-orang selalu berjibun ruah di sepanjang aliran sungai dan tepian sungai. Sejak pukul 6 hingga 7 pagi, ratusan sepeda motor akan menderu-deru di sepanjang jalan raya menuju desa yang memanen Lubuk Larangan. Sepeda motor-sepada motor itu dikendarai para penangkap ikan yang membawa […]

  • Desa Wisata Pastap Julu Capai Target Vaksinasi

    Desa Wisata Pastap Julu Capai Target Vaksinasi

    • calendar_month Sabtu, 20 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Desa Pastap Julu Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berhasil menuntaskan vaksinasi di atas 75 % dosis I dan II. Desa ini telah bejuang lama memperoleh status desa tujuan wisata sehingga hard immunity (kekebalan kelompok) sangat mempengaruhi bagi daya dukung kunjungan wisatawan. Keberhasilan tercapai oleh kesolidan lintas sektor meliputi Pemerintah Desa […]

  • Lampu Jalan di Kecamatan Panyabungan Barat Tidak Beres

    Lampu Jalan di Kecamatan Panyabungan Barat Tidak Beres

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tiap Bulan Rakyat Bayar PPJ, Kemana Dananya? PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Lampu penerangan jalan di sepanjang jalur utama Kecamatan Panyabungan Barat banyak tak hidup akibat bola yang mati tak diganti. “Kita tak tahu manajemen pengelolaan lampu jalan ini, sebab para pelanggan listrik tiap bulan membayar Pajak Penerangan Jalan, tapi lampu jalan tak nyala” kata […]

  • Dinas Pertanian: 20 Hektar Gagal Panen di Huraba

    Dinas Pertanian: 20 Hektar Gagal Panen di Huraba

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina) memastikan 15 hingga 20 hektar lahan persawahan di Desa Huraba Kecamatan Siabu gagal panen akibat terrendam banjir. “Untuk sementara ini kita dapat memperkirakan sekitar 15-20 hektar padi yang gagal panen dimana umur padi masyarakat tersebut sekitar 100-110 hari, sehingga untuk itu masyarakat sudah dipastikan mengalami kerugian,” […]

  • 5 Kecamatan di Madina Minta Bupati Stop PT SMGP

    5 Kecamatan di Madina Minta Bupati Stop PT SMGP

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat lima Kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (3/11) meminta Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyetop aktifitas PT Sorik Merapi Geothermal Power (PT SMGP), pasalnya perusahaan yang bergerak di eksploitasi panas bumi ini dinyatakan telah melanggar janji-janji jaminan yang sudah di sepakatai sebelumnya. Kelima kecamatan itu adalah Kecamatan Panyabungan […]

expand_less