Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Pengadaan Buku Baru, Kepala Sekolah Perlu Diawasi

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2014
  • print Cetak

SIANTAR – Pengamat pendidikan Armaya Siregar berpendapat bahwa hal yang paling rawan dalam perubahan kurikulum ini adalah perihal pengadaan buku.

"Yang kita lihat paling rawan itu soal buku. Kita sepakat memang dengan apa yang dinyatakan menteri bahwa kita belum siap dengan Kurikulum 2013. Cuma antisipasinya untuk semester depan ini kurang. Buku Kurikulum 2006 ini sudah sulit didapat. Sudah langka. Kalaupun mau dicetak baru apa mungkin dalam waktu dekat ini. Belum lagi anggarannya, kan gak mungkin dibebankan ke siswa," ujarnya, melalui sambungan ponsel, Senin (15/12/2014).

Armaya mengatakan, sangat sulit jika buku Kurikulum 2006 harus diadakan dalam kurun waktu singkat.

"Penyediaan buku ini sulit. Harga buku-buku Kurikulum 2006 ini pun lebih mahal. Jauh lebih mahal daripada buku-buku Kurikulum 2013," katanya.

Ia menyebut, yang paling patut diawasi dalam pengadaan buku adalah kepala sekolah. Kepala sekolah, katanya, kerap menerima tawaran menggiurkan dari penerbit sehingga harus mengadakan buku.

"Kalau soal permainan, yang rawan itu di Kepala Sekolah dengan penerbit. Itu biasanya bermain. Jadi penerbit itu sering memberikan rabat ke kepala sekolah. Ada kesan pemaksaan juga ini nanti dengan janji rabat itu," katanya.

Armaya menganjurkan agar pemerintah membuat buku versi online yang dapat diunduh oleh sekolah-sekolah.

"Harapan kita ya, pemerintah harus cepat tanggap soal buku ini. Perlu pemerintah membeli hak cipta langsung. Lalu diletak di internet, jadi sekolah tinggal mengunduh. Jadi biar cepat. Dananya juga jadi lebih murah. Dananya nanti bisa diambil dari Dana BOS. Kalau dicetak lagi oleh penerbit, apa sanggup? Gak mungkin. Dananya pasti besar dan itu pasti lambat. Yang resah sekarang orang tua. Mereka gak mungkin mau beli buku lagi sampe Rp 800 ribu atau Rp 700 ribu. Dan kita harap guru dan kepala sekolah konsisten. Kalau buku abangnya atau kakaknya dulu ada bisa digunakan. Nah, sekarang persoalannya bujuk rayu penerbit ke kepala sekolah. Jangan sampe buku setiap tahun tukar. Guru pun sebetulnya kesal kalau tiap tahun buku ganti. Jadi di samping memudahkan guru, juga tidak akan memberatkan siswa," katanya.

"Komite Sekolah harus mengawasi ini. Komite harus tegas. Kepala sekolah juga harus bijak. Jangan mudah terbujuk iming-iming rabat dari penerbit," katanya.

Di sisi lain, Komite SMA Negeri Pematangsiantar Jansen Napitupulu mengatakan, pihaknya akan tetap mengawasi kebijakan Kepala Sekolah. Namun, menurutnya, Kepala Sekolah hanyalah korban kebijakan dari atas.

"Tapi sebetulnya Kepala Sekolah ini korban. Ada keharusan datang dari pemerintah. Jadi seakan-akan kepsek yang bermain," katanya. Jansen memastikan pihaknya akan mengawasi setiap tawaran yang datag dari penerbit. "Memang penerbit ini sering menawarkan. Ujungnya dana BOS kita bengkak. Habis," katanya.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pematangsiantar Tolopan Doloksaribu mengatakan, sekolah diperbolehkan menggunakan buku Kurikulum 2013 hingga akhir semester genap.

"Gak apa-apa dengan buku Kurikulum 2013. Gak harus yang baru. Setelah itu nanti kita juga sembari menunggu petunjuk baru. Apakah ada dananya dari BOS atau enggak," katanya.

Tolopan pun mengatakan bahwa buku Kurikulum 2006 yang lama dapat dimanfaatkan sepanjang relevan. "Boleh saja kalau masih sesuai. Karena materinya banyak yang berubah," ujarnya.(tribun medan)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demonstran Duduki Gedung DPRD Psp

    Demonstran Duduki Gedung DPRD Psp

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanyakan Besarnya Anggaran Pansus Sangkumpal Bonang SIDIMPUAN- Sekitar 30-an massa dari Yayasan Kompak dan Komunitas Pinggiran Payung Hitam (Kopi Pahit) berunjuk rasa ke gedung DPRD Padangsidimpuan, Rabu (2/2). Mereka mempertanyakan besarnya anggaran Pansus Pasar Sangkumpal Bonang yang mencapai Rp206 juta serta dugaan korupsi di Sekretariat DPRD. Bahkan, demonstran masuk ke dalam gedung dan menduduki kursi […]

  • Mabes TNI AD Terima Mahasiswa Menjadi Perwira Karier

    Mabes TNI AD Terima Mahasiswa Menjadi Perwira Karier

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Mabes TNI AD) menerima mahasiswa berbagai jurusan dari perguruan tinggi negeri atau swasta untuk menjadi perwira karier melalui beasiswa TNI. Kepala Penerangan Komando Daerah Militer I Bukit Barisan (Kepandam I/BB) Letnan Kolonel Caj Asren Nasution menjelaskan, jurusan/program studi berakreditasi A untuk pria yang dibutuhkan, yakni Fakultas Psikologi,Fakultas Agama […]

  • Perolehan PAD Madina Masih 31 Persen

    Perolehan PAD Madina Masih 31 Persen

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Realisasi perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mandailing Natal hingga pertengahan September 2016 masih sekitar 31 persen. Itu terungkap dalam rapat antara Badan Anggaran DPRD Mandailing Natal (Madina) dengan Pemkab Madina di gedung dewan, Kamis (15/9) membahas serapan anggaran untuk semester pertama APBD 2016. Rendahnya perolehan PAD itu menimbulkan aura […]

  • BEM BLU-STAI Madina Periode 2011-2013 Dilantik

    BEM BLU-STAI Madina Periode 2011-2013 Dilantik

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) Kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa Badan Layanan Umum Sekolah Tinggi Agama Islam (BLU-STAI) Mandailing Natal untuk periode tahun 2011-2013 resmi dilantik meskipun pelantikan ini sempat tertunda, prosesi pelantikan berlangsung di halaman kampus BLU-STAI Madina di Jalan STAIM kelurahan Dalan lidang kecamatan Panyabungan, Kamis (9/2) Hadir dalam pelantikan senat mahasiswa ini Bupati Madina HM Hidayat […]

  • IMAMI Malaysia: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    IMAMI Malaysia: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • Pasar Lama Panyabungan Tak Lagi Banjir, Ke Depan Jangan Tersumbat Lagi

    Pasar Lama Panyabungan Tak Lagi Banjir, Ke Depan Jangan Tersumbat Lagi

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Menelusur Hasil Pengendalian Banjir Panyabungan (bagian 1)   Dalam beberapa pekan terakhir banjir di sepanjang Jl.Willem Iskander kota Panyabungan, Mandailing Natal tak lagi terjadi kala hujan mengguyur deras. Sejumlah warga dan para pemilik toko yang diwawancarai Mandailing Online di pasar lama Panyabungan, Kamis (30/9/2021) menyatakan banjir sudah relatif terkendali. Sejumlah penarik beca bermotor yang […]

expand_less