Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Kepala Desa Minta Pemkab dan Perusahaan Tingkatkan Sosialisasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para Kepala Desa di empat kecamatan mengaharapkan kepada pihak Pemkab Madina dan PT SMGP untuk lebih meningkatkan pendekatan kepada seluruh masyarakat yang ada di sekitar lokasi wilayah kerjanya sehingga masyarakat mengetahui dengan jelas bahwa pembangkit listrik tenaga panas bumi tidak berdampak negatif apabila terjadi pengeboran sumur panas bumi tersebut.

Kepala desa menyatakan selama ini sosialisasi secara langsung kepada masyarakat masih kurang sehingga masyarakat hanya menerima separuh-separuh informasi tentang eksplorasi panas bumi.

Itu dikatakan para kepala desa dalam acara sosialisasi geothermal di aula kantor bupati Madina dipimpin Sekda Yusuf Nasution, Selasa (31/3).

Sementara itu, Goverment Relation Manager PT Sorik Marapi Geothermal Pawer (PT. SMGP) Janes Simanjuntak,  menyatakan siap bergandengan tangan dengan masyarakat.

Hadir pula dalam acara itu Wakapolres Madina, Kapolsek, Danramil, Kadis Pertambangan, para Camat, para Kepala Desa dan para Sekretaris Desa.

Janes menyatakan, dalam waktu dekat ini pihak PT SMGP akan menerima Izin Panas Bumi (IPB) dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

 Menurutnya, OTP akan hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai mitra sehingga antara perusahaan dengan masyarakat tidak ada lagi jarak, untuk itu sangat diharapkan dukungan dari semua pihak sehingga nantinya tidak ada lagi kendala ke depannya.

Diakuinya bahwa selama ini terjadi mis komunikasi antara perusahaan dengan masyarakat, untuk itu sekarang ini mereka akan hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai mitra yang tidak terpisahkan antara satu dengan yang lainnya.

“Kita akan merubah pola yang ada selama ini, PT SMGP akan hadir di tengah-tengah masyarakat dan akan betul-betul memperhatikan masyarakat sekitar lokasi maupun masyarakat Mandailing Natal, sehingga masyarakat akan benar-benar merasakan manfaat kehadiran persahaan ini,” sebutnya.

Lebih dikatakannya, bahwa pihak OTP juga akan terus menjalankan Corporate Social Responsibility (CSR) atau dikenal dengan Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Pengusaha Local serta Penyediaan Tenaga Kerja bagi masyarakat sekitar lokasi sumur yang akan dibangun oleh perusahaan, sehingga nantinya program – program tersebut  dan pengeboran dapat berjalan bersamaan.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinstan Madina Aktifkan Pos Pengawasan Hewan

    Dinstan Madina Aktifkan Pos Pengawasan Hewan

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Antisipasi Penyebaran Virus Flu Burung   Panyabungan (MO)- Buntut mewabahnya virus Avian Influenza (AI) atau flu burung di Padang Sidimpuan, Dinas Pertanian Kabupaten Madina mengatifkan kembali pos pengawasan hewan ternak unggas di perbatasan Madina-Tapsel. Perbatasan Madina-Sumbar juga turut diaktifkan. Ini dilakukan dalam upaya pencegahan penularan virus flu burung merebak ke Kabupaten Mandailing Natal. Selain […]

  • Kadis Juga Tersinggung, Dua Guru Diperiksa

    Kadis Juga Tersinggung, Dua Guru Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SELUMA, – Kemarin, dua orang guru SMAN 6 Seluma dipanggil dan diperiksa terpisah oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma. Salah satunya guru agama SMAN 6 Seluma, Thamrin, S.Ag. Dia diperiksa Kemenag guna mengklarifikasi dan untuk memastikan apakah benar Alquran atau buku lainnya yang diinjak 6 siswa. Thamrin ke Kemang membawa barang […]

  • KPPG Madina Foto Bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara

    Pelecehan Seksual Marak, Ketua KPPG Apresiasi MPC PP Madina

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak sedang marak di Madina (Mandailing Natal). Setidaknya dalam 2 bulan terakhir ada 5 kasus yang mencuat ke publik. Terbaru, pelecehan oleh salah satu sopir Aek Mais terhadap penumpang inisial YN pada Sabtu (25/9) lalu. Maraknya pelecehan seksual di Madina belakangan ini, terutama pelecehan terhadap anak, […]

  • Dikira Raib, Ternyata Mobil Dinas Wakil Bupati Madina Rusak, Sparepart Inden ke Singapura

    Dikira Raib, Ternyata Mobil Dinas Wakil Bupati Madina Rusak, Sparepart Inden ke Singapura

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) – dikira mobil Wakil Bupati Mandailing Natal  Atika Azmi Utami raib karena sejak 3 bulan terakhir tak lagi di pakai untuk menujang kegiatannya dan ternyata, mobil yang tergolong baru tersebut mengalami kerusakan dibagian deksel dan sekarang sedang perbaikan di Medan. Kepala Bagian Umum Sekretatiat Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) […]

  • Kepala Dinas PU Kabupaten Batu Bara Lebaran di Penjara

    Kepala Dinas PU Kabupaten Batu Bara Lebaran di Penjara

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Setelah empat kali tidak memenuhi panggilan penyidik Pidsus Kejati Sumatera Utara, Kepala Dinas PU dan Pertambangn Kabupaten Batubara Irwansyah Nasution akhirnya ditangkap Tim Penyidik Kejati Sumut di kawasan Asrama Haji Medan, Jumat (19/08/2011). Warga Kompleks Citra Wisata Blok VI No 36, Medan, ini tidak memenuhi panggilan pihak kejaksaan sehubungan dengan pengusutan dugaan korupsi pembangunan tujuh […]

  • Partispasi Rendah, Siapa Salah?

    Partispasi Rendah, Siapa Salah?

    • calendar_month Selasa, 15 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Amir, warga Desa Parbangunan, Panyabungan, memilih ke ladang ketimbang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pria berusia sekitar 41 tahun ini, merasa rugi kalau harus menyambangi TPS. Soalnya, memberikan hak pilih justru akan membuat dia rugi secara ekonomi. Dia mengaku, andai bekerja di ladang selama sehari, uang yang akan didapat bakal cukup untuk memenuhi kebutuhan […]

expand_less