Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Siswi SMAN 1 Matauli Pandan Raih Beasiswa ke Jerman

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
  • print Cetak

PandanDua siswi terbaik dari SMA Negeri 1 Matauli Pandan berhasil meraih beasiswa untuk belajar di Jerman. Di Jerman, mereka akan mendapatkan pendalaman kemampuan bahasa Jerman, serta tukar menukar budaya. "Dari hasil seleksi yang dilaksanakan koordinator PASCH-Goethe Institute Jerman, Ekadewi Indrawijaya, tanggal 30-31 Maret 2015 lalu, dari 20 siswa peserta seleksi sertifikat A-2 se Sumatera Utara, 2 siswi SMAN 1 Matauli Pandan berhasil meraih nilai tertinggi. Kedua siswi tersebut bernama Nur Hizzah Pulungan, kelas XI IPA-1 dan Trifena Oktavia Hutagaol, kelas XI IPA-2," kata Kepala SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Murdianto SPd MM saat upacara bendera di lapangan upacara SMAN 1 Matauli Pandan, Senin (6/4).

Dia mengatakan, salah satu program dari Goethe Institute adalah menyelenggarakan seleksi sertifikat A-2 bagi para siswa untuk menguji kemampuan berbahasa Jerman.

"Dari hasil seleksi tersebut, dua siswi kami, Nur Hizzah dan Trifena berhasil meraih nilai tertinggi dari standar yang ditentukan pihak Goethe. Hampir setiap tahun, siswa kami berhasil untuk mendapatkan kesempatan ke Jerman," katanya.

Dikatakannya, tidak semua sekolah mendapatkan kesempatan kerjasama dengan PASCH-Goethe Institute Jerman ini. Di Sumatera saja, hanya SMA Negeri 1 Matauli dan sekolah binaan Provinsi Aceh yang mendapat bantuan dari Jerman, itupun akibat Aceh dilanda bencana tsunami tahun 2006 silam.

"Kami bersyukur atas kesempatan ini, dan tidak lupa juga ucapan terima kasih kepada pihak Dinas Pendidikan dan Pemkab Tapteng yang terus-menerus mensupport program ini," katanya.

Soal kesiapan para siswa dalam menghadapi seleksi ini, ungkapnya, pihak sekolah telah menyelenggarakan program intensif bahasa Jerman yang dibimbing oleh guru-guru bahasa Jerman.

"Kami menyelenggarakan program intensif ini dalam rangka untuk memperdalam kemampuan berbahasa Jerman para siswa setiap minggunya," kata Deru Praja Wibawa S Pd, salah satu guru pembimbing Bahasa Jerman yang ikut mendampingi Murdianto.

Diterangkannya kemudian, kedua siswa tersebut akan diberangkatkan ke Jerman pada bulan Agustus-September 2015, dengan semua pembiayaan ditanggung oleh pihak PASCH Goethe Institute Jerman.

Sementara itu, Nur Hizzah Pulungan saat ditanya tentang perasaan mereka setelah berhasil meraih beasiswa dan akan segera berangkat ke Jerman, mengaku amat gembira serta tidak sabar untuk segera memijak negeri asal klub sepakbola Bayer Munchen itu.

"Saya sangat gembira dan bersyukur karena ini hasil dari belajar keras saya untuk mendapatkan beasiswa ini," kata Nur Hizzah merupakan putri asli Kelurahan Anggoli, Kecamatan Sibabangun, Tapteng yang mengaku pekerjaan orangtuanya hanya sebagai petani coklat dan ibu sebagai guru SD itu.

Begitu juga tanggapan dari Trifena Oktavia Hutagaol, siswi asal Pematang Siantar juga mengaku gembira, apalagi telah membuat bangga kedua orangtuanya yang berprofesi sebagai guru SMA di Siantar itu.

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi 1 : Pembangunan Lapangan Anggora Butuh Lanjutan

    Komisi 1 : Pembangunan Lapangan Anggora Butuh Lanjutan

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online)- Komisi 1 DPRD Madina memandang lapangan Anggora di Kotanopan harus mampu menjadi pendorong pengembangan dunia olahraga di Mandailing Julu. Oleh karena itu, lanjutan pembangunannya harus menjadi perhatian ke depan. Berdasar itu, Komisi 1 DPRD Madina meninjau lapangan olahraga Anggora di Kotanopan, Kamis(14/11/2019). Peninjauan yang dipimpin langsung Ketua Komisi 1 Sobir Lubis, […]

  • Korupsi, Adakah Solusi ?

    Korupsi, Adakah Solusi ?

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di Indonesia, korupsi agaknya telah menjadi persoalan yang amat kronis. Ibarat penyakit, korupsi dikatakan telah menyebar luas ke seantero negeri dengan jumlah yang dari tahun ke tahun cenderung semakin meningkat. Hasil riset yang dilakukan oleh berbagai lembaga, juga menunjukkan bahwa tingkat korupsi di negeri yang penduduknya mayoritas muslim ini termasuk yang paling tinggi di dunia. […]

  • Banjir Dan Angin Kencang Melanda Mompang

    Banjir Dan Angin Kencang Melanda Mompang

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)-Banjir dan angin kencang disertai hujan deras melanda Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Madina, Selasa (7/2). Belasan pohon tumbang, sejumlah atap rumah rusak diterjang angin. Sejauh ini belum ada laporan korban orang tewas atau luka-luka. Satu unit pemandian rusak berat tertimpa pohon kelapa tumbang. Sementara banjir menerjang sejumlah titik pemukiman dengan ketinggian antara […]

  • Elizar Yahmid : Kesejatraan Nelayah di Pantai Barat Madina Hanya Dijanji Politik

    Elizar Yahmid : Kesejatraan Nelayah di Pantai Barat Madina Hanya Dijanji Politik

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      NATAL ( Mandailing Online ): Nelayan di wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal keluhkan tak adanya perhatian Pemerintah Daerah. Kesejahtraan seolah hanya pada saat janji politi saja. Meski TPI ( tempat pelelangan ikan ) telah ada, namun tidak serta merta membantu kesejahtraan nelayan. Harga ikan hasil tangkapan nelayan tetap saja dibawah sebab tidak adanya […]

  • Detik Pertemuan yang Mungkin Tak Dapat Dilupakan

    Detik Pertemuan yang Mungkin Tak Dapat Dilupakan

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JEJAK KASIH 100 TAHUN (2) Catatan : RAMLI BIN ABDUL KARIM HASIBUAN – Kuala Lumpur, Malaysia   SEKITAR pukul 3.20 petang, Datuk Habibah Zon Lubis terpaksa mengucapkan selamat tinggal kepada sanak saudaranya di Pakantan Dolok untuk memberi laluan pula pencarian keluarga Datuk Mohd. Shuhaili Mohd. Taufek Nasution. Selepas 50 kilometer menuruni perbukitan, Mohd. Shuhaili dan […]

  • Pengusaha Penggilingan Padi Sebut Harga Gabah di Madina Normal

    Pengusaha Penggilingan Padi Sebut Harga Gabah di Madina Normal

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Pengusaha penggilingan Padi di Kabupaten Mandailing Natal bicara harga gabah. Dari Januari 2025 sampai hari ini belum ada kenaikan, namun dipastikan tak ada penurunan harga. Stok gabah dan beras di awal tahun melimpah. Diketahui Tahun 2025 ini Harga Gabah Basah (HGB) stak di harga Rp.5.600 perkilonya, sementara Harga Gabah Kering […]

expand_less