Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
  • print Cetak

JAKARTA – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Harry Azhar Azis melaporan, pada semester II tahun 2014 lembaganya menemukan sebanyak 7.950 kasus yang di dalamnya terdapat 7.789 masalah ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan senilai Rp40,55 triliun dan 2.482 masalah kelemahan sistem pengendalian intern (SPI).

Dari masalah ketidakpatuhan tersebut, sebanyak 3.292 masalah berdampak pada pemulihan keuangan negara/daerah/perusahaan atau berdampak finansial senilai Rp14,74 triliun.

Masalah terdampak finansial itu mengakibatkan kerugian Rp1,42 triliun, potensi kerugian Rp3,77 triliun dan kekurangan penerimaan Rp8,55 triliun. Selain itu, terdapat 3.150 masalah ketidakpatuhan yang mengakibatkan ketidakefisienan senilai Rp25,82 triliun.

Selama proses pemeriksaan, kata Harry, entitas telah menindaklanjuti masalah ketidakpatuhan yang mengakibatkan kerugian, potensi kerugian dan kekurangan penerimaan dengan penyerahan aset ke kas negara, daerah, perusahaan senilai Rp461,11 miliar. “Pada semester II 2014, BPK memeriksa 651 objek pemeriksaan terdiri dari 135 objek di pemerintah pusat, 479 di pemerintah daerah dan BUMD, serta 37 objek BUMN dan badan lain,” kata Harry, dalam sidang paripurna penyerahan laporan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II 2014, Selasa (7/4).

Harry juga menyampaikan bahwa pada semester II 2014, BPK tidak memeriksa laporan keuangan pemerintah pusat (LKPP) termasuk laporan keuangan kementerian dan lembaga (LKKL) tahun 2013 karena sudah diperiksa pada semester I 2014 dan laporannya sudah disampaikan dalam IHPS I 2014.

Pada kesempatan itu Harry mengatakan dari pemeriksaan semester II 2014, BPK menemukan masalah yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah pusat, antara lain persiapan pemerintah pusat belum efektif mendukung penerapan Sistem Akuntansi Pemerintah (SAP) berbasis akrual pada 2015.

Sedangkan dari penerimaan negara di sektor minyak dan gas (Migas) di Kementerian Keuangan, masih terdapat masalah penetapan target lifting migas dalam APBN-APBNP tidak didasarkan pada target lifting yang telah disepakati antara Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas).

“Belum ada mekanisme monitoring serta evaluasi atas pencapaian target lifting. Pemerintah juga belum melakukan upaya optimal dalam mengatasi kendala-kendala yang terjadi pada kehiatan hulu migas yang dapat mempengaruhi pencapaian target lifting,” tambah Harry. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Dewan Terjaring Razia Mesum

    Oknum Dewan Terjaring Razia Mesum

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI, (MO)- Tim gabungan Polres Binjai dan Pemko Binjai, kembali melakukan razia hotel-hotel kelas melati dan hiburan karaoke di Kota Rambutan, Sabtu (4/8) tengah malam. Dari operasi ini, petugas mengamankan sejumlah pasangan tanpa identitas resmi dari kamar hotel, termasuk diantaranya oknum wakil rakyat Langkat. Keterangan diperoleh, razia pertama kali dilakukan di Jalan T Amir Hamzah, […]

  • Air Terjun Gala-Gala Kian Mudah Dijangkau

    Air Terjun Gala-Gala Kian Mudah Dijangkau

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Air terjun Pagaran Gala-Gala di Desa Pagaran Gala-Gala, Panyabungan Selatan, Mandailing Natal, kian mudah dijangkau menggunakan kendaraan roda dua. Ini setelah pemerintah desa Pagaran Gala-gala melakukan pembangunan jalan rabat beton menuju destinasi wisata itu.  Pembangunannya dibiayai dari Dana Desa. “Kini jarak tempuh semakin mudah dijangkau dengan kenderaan roda dua setelah jalannya dibangun dengan rabat […]

  • Ribuan anak korban banjir Singkil tidak sekolah

    Ribuan anak korban banjir Singkil tidak sekolah

    • calendar_month Sabtu, 17 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Banda Aceh, (MO) – Ribuan anak dari puluhan desa yang diterjang banjir di Kabupaten Aceh Singkil dilaporkan tidak bisa sekolah karena sarana sekolah mereka rusak akibat bencana alam tersebut. “Memprihatinkan pelajar yang sekolahnya terendam banjir dipastikan tidak bisa beraktivitas, karena sebagian besar sarana tidak bisa digunakan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh Jarwansyah yang dihubungi […]

  • Siswa Injak Alquran, Oknum Guru Panen Kecaman

    Siswa Injak Alquran, Oknum Guru Panen Kecaman

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    SUKARAJA, – Kabupaten Seluma dan masyarakat Bengkulu umumnya dihebohkan peristiwa pembakaran buku surat Yasin dan sajadah masjid oleh orang gila. Kali ini digemparkan kejadian injak Alquran. Tindakan yang tak wajar ini memunculkan kecaman dan desakan masyarakat agar oknum guru SMAN 6 Seluma berinisial AA yang meminta 8 siswa di sekolah itu bersumpah dengan menginjak Alquran […]

  • UN Jujur: Antara Iktikat Baik Pemerintah dan Keseriusan Para Guru

    UN Jujur: Antara Iktikat Baik Pemerintah dan Keseriusan Para Guru

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Abdul Mujib Nasution Dosen STAI Madina   "Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga […]

  • 17 Rumah Rusak Dihantam Banjir

    17 Rumah Rusak Dihantam Banjir

    • calendar_month Sabtu, 27 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Plt Bupati Beri Bantuan PALAS – Plt Bupati Palas H Ali Sutan Harahap (TSO) membantu korban banjir di wilayah Desa Sianggunan dan Hulim, Kecamatan Sosopan pada Kamis (25/10) kemarin pasca terjadi banjir Aek Sosopan yang mengalir di sekitar pemukiman warga yang mengakibatkan 17 unit rumah rusak dua hari lalu. Dalam kesempatan tersebut, Kaban Penanggulangan Bencana […]

expand_less