Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

SRI dan BPGC Dampingi Petani Kopi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
  • print Cetak

 

ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sumatra Rainforest Institute (SRI) dan Batang Pungkut Green Conservation (BPGC) melakukan pendampingan terhadap para petani kopi enam desa di Kecamatan Ulu Pungkyt dan kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina).

Ke enam desa itu meliputi Desa Pagar Gunung, Aek Nangali,  Hatupangan, Hutagodang, Alahan Kae dan Desa Habincaran.

Demikian disampaikan Direktur SRI, Rasyid Assaf Dongoran kepada wartawan, Rabu (15/4).

Sejauh ini pihaknya masih mendampingi petani di enam desa akibat keterbatasan dana dan jumlah personil pendamping. Jika kelak dana sudah memadai maka akan ditambah jumlah desa yang akan didampingi.

Diungkapnya, pendanaan program ini bersumber dari program TFCA Sumatera yang merupakan program Debt Nature Swap antara pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat.

Sedangkan pelaksananya  adalah  Konsorsium SRI dalam rentang waktu 2015-2017 untuk propinsi Sumatera Utara.

“Salah satu program TFCA Sumatera ini adalah membantu petani Indonesia yang berada di pedesaaa pinggir hutan untuk mampu mengelola pertanian rakyat secara akrab lingkungan. Sehingga antara kepentingan ekologi dan ekonomi menjadi seimbang dan terjaganya kualitas alam dan meningkatnya perekomian masyarakat,” kata Rasyid.

Untuk Mandailing Natal, lanjut Rasyid, SRI akan fokus pada program pengembangan kopi. Pasalnya, peluang pasar kopi sangat menggiurkan dan dinilai mendatangkan keuntungan jangka panjang bagi petani.  Selain itu,  kopi Mandailing sendiri telah diklaim oleh daerah lain, yang mengakibatkan petani kopi di Mandailing dan para penikmat kopi Mandailing dirugikan.

“Berangkat dari hal tersebut, maka kita akan bergerak membantu petani Mandailing melalui program TFCA Sumatera, namun butuh komitmen kuat dari pemerintah kabupaten dan pemerintah propinsi serta pihak swasta lainnya untuk bahu membahu menolong kondisi dan akserasi pertumbuhan produksi kopi Mandailing yang bermutu ekspor ke depan,” ujarnya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN Madina Gugat Sanksi Bupati ke Ombudsman dan BKN, Nilai Prosedur Cacat Hukum

    ASN Madina Gugat Sanksi Bupati ke Ombudsman dan BKN, Nilai Prosedur Cacat Hukum

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online  – Tak terima didemosi jadi staf pelaksana, Rahmad Daulay, ST, seorang ASN Pemkab Mandailing Natal / mantan Kepala Inspektorat melawan. Ia resmi mengadukan Bupati Madina ke Ombudsman Sumut dan BKN. Alasannya sanksi dinilai cacat prosedur dan salah aturan. Rahmad Daulay pada Mandailing Online Senin 27/4/2026 mengirimkan kronologis kejadian.  Kasus sendiri bermula 29 Oktober […]

  • Ruangan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Disegel Anggota Dewan

    Ruangan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Disegel Anggota Dewan

    • calendar_month Selasa, 18 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gara-gara Pimpinan DPRD Dinilai Tidak Istiqomah Panyabungan (MO) – Dua dari tiga ruangan pimpinan DPRD plus ruang Sekretaris DPRD hingga hari ini, Selasa (18/9) masih tutup akibat disegel oleh sejumlah anggota dewan Jum’at pekan lalu. Kedua ruangan yang tersegel masing-masing ruang kerja Ketua DPRD Madina As Imran Khatamy Daulay (politisi Golkar) dan Wakil Ketua DPRD […]

  • Kopi Sipirok tembus pasar luar negeri

    Kopi Sipirok tembus pasar luar negeri

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK – Satu persatu budidaya dan home industri hasil karya putra-putri Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan mulai menemukan pangsa pasar di luar negeri. Setelah kain songket, kini giliran kopi “ateng” asal Kecamatan Sipirok diminati Malaysia dan Singapura. Salah seorang petani kopi asal Desa Sigiring-giring Dolok, Kecamatan Sipirok, Chaidir Hasibuan, mengatakan kopi itu sangat disukai, karena […]

  • Jubir: Tak Ada Tawar Menawar Kasus Nazaruddin

    Jubir: Tak Ada Tawar Menawar Kasus Nazaruddin

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha memastikan tidak ada tawar menawar antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin dalam kasus hukum yang kini ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis, Julian mengatakan Presiden SBY menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus hukum yang menjerat Nazaruddin kepada Komisi Pemberantasan […]

  • Kejaksaan Diminta Usut Proyek PNPM di Namo Tualang

    Kejaksaan Diminta Usut Proyek PNPM di Namo Tualang

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Biru-biru, Proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Dusun IV, Desa Namo Tualang, Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang, disoal warga dan BPD setempat. Pasalnya, proyek PNPM berupa pembangunan mandi cuci kakus (MCK) dan pengeboran sumur bor, ambruk hingga nyaris memakan korban, Sabtu (06/05/2011). Hal ini diungkapkan Serda Sembiring (45) didampingi Josep Sembiring (52) selaku […]

  • BKSDM Madina Goreng Anggaran 226,7 Persen Untuk Sertifikasi Kelembagaan dan Kompetensi Tahun 2026

    BKSDM Madina Goreng Anggaran 226,7 Persen Untuk Sertifikasi Kelembagaan dan Kompetensi Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Manusia (BKSDM) Pemkab Mandailing Natal kembali menjadi sorotan publik setelah menganggarkan Rp.2.024.018.000 untuk sertifikasi kelembagaan pembangunan kompetensi manajerial dan fungsional tahun 2026. Angka ini merupakan kenaikan drastis 226,7% dari tahun 2025 yang hanya Rp.619.599.000. Dada yang diperoleh anggaran senilai Rp.2.024.018.000 di diskripsi untuk penilaian kopetensi untuk pimpinan jabatan tinggi pratama […]

expand_less