Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

SRI dan BPGC Dampingi Petani Kopi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
  • print Cetak

 

ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sumatra Rainforest Institute (SRI) dan Batang Pungkut Green Conservation (BPGC) melakukan pendampingan terhadap para petani kopi enam desa di Kecamatan Ulu Pungkyt dan kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina).

Ke enam desa itu meliputi Desa Pagar Gunung, Aek Nangali,  Hatupangan, Hutagodang, Alahan Kae dan Desa Habincaran.

Demikian disampaikan Direktur SRI, Rasyid Assaf Dongoran kepada wartawan, Rabu (15/4).

Sejauh ini pihaknya masih mendampingi petani di enam desa akibat keterbatasan dana dan jumlah personil pendamping. Jika kelak dana sudah memadai maka akan ditambah jumlah desa yang akan didampingi.

Diungkapnya, pendanaan program ini bersumber dari program TFCA Sumatera yang merupakan program Debt Nature Swap antara pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat.

Sedangkan pelaksananya  adalah  Konsorsium SRI dalam rentang waktu 2015-2017 untuk propinsi Sumatera Utara.

“Salah satu program TFCA Sumatera ini adalah membantu petani Indonesia yang berada di pedesaaa pinggir hutan untuk mampu mengelola pertanian rakyat secara akrab lingkungan. Sehingga antara kepentingan ekologi dan ekonomi menjadi seimbang dan terjaganya kualitas alam dan meningkatnya perekomian masyarakat,” kata Rasyid.

Untuk Mandailing Natal, lanjut Rasyid, SRI akan fokus pada program pengembangan kopi. Pasalnya, peluang pasar kopi sangat menggiurkan dan dinilai mendatangkan keuntungan jangka panjang bagi petani.  Selain itu,  kopi Mandailing sendiri telah diklaim oleh daerah lain, yang mengakibatkan petani kopi di Mandailing dan para penikmat kopi Mandailing dirugikan.

“Berangkat dari hal tersebut, maka kita akan bergerak membantu petani Mandailing melalui program TFCA Sumatera, namun butuh komitmen kuat dari pemerintah kabupaten dan pemerintah propinsi serta pihak swasta lainnya untuk bahu membahu menolong kondisi dan akserasi pertumbuhan produksi kopi Mandailing yang bermutu ekspor ke depan,” ujarnya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lusa, Polda Akan Periksa Bupati Madina

    Lusa, Polda Akan Periksa Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Penyidik Subdit 2 Harda-Bangtah Direktorat Reskrimum Polda Sumut menjadwalkan, Rabu lusa kembali memeriksa Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution terkait kasus dugaan penipuan uang kepada H. Tajuddin Pardosi warga Hutabargot. “Rabu pekan depan, penyidik menjadwalkan pemanggilan Bupati Madina Dahlan Nasution,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, pekan lalu seperti dilansir […]

  • Usai Imam Salat Jumat, Saipullah Dipeluk Para Tokoh Masyarakat

    Usai Imam Salat Jumat, Saipullah Dipeluk Para Tokoh Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Usai menjadi imam salat Jumat berjamaah di Masjid Misbah Hussudur, calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution, langsung dipeluk dan disalami tokoh-tokoh masyarakat (Tomas) Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Madina, Jumat (15/11/2024). Sejumlah jamaah salat Jumat menilai Saipullah Nasution sebagai sosok yang paling pantas menjadi Bupati […]

  • BUPATI MINTA BANTUAN BASARNAS

    BUPATI MINTA BANTUAN BASARNAS

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Seputar Tambang Runtuh Huta Bargot PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kesulitan yang dialamai tim penyelamat dari Mandailing Natal menyebabkan evakuasi korban dari lobang tambang yang runtuh di Huta Bargot belum berhasil. Terkait itu, Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara sudah meminta bantuan Barnas (Badan SAR Nasional) untuk melakukan evakuasi korban dari lobang tambang emas yang diperkirakan sedalam […]

  • Harga Kedondong Naik Akibat Daerah Lain Belum Panen

    Harga Kedondong Naik Akibat Daerah Lain Belum Panen

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Melonjaknya harga buah kedondong di tingkat petani dalam dua pekan terakhir di Mandailing Natal (Madina) akibat meningkatnya permintaan pasar lalu mempengaruhi harga. “Naiknya harga dimungkinkan akibat daerah luar Madina sedang tidak musim penen, makanya harganya naik,” ungkap pedagang pengumpul, Kali Junjung di Kecamatan Panyabungan Utara, Minggu (16/6/2013). Dikatakannya, dalam satu hari […]

  • Kasus korupsi Poltekes rampung

    Kasus korupsi Poltekes rampung

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Poltekes senilai Rp9,3 miliar, kepada Jermias Sinaga sudah tuntas, kata Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Medan, pagi ini. “Sudah selesai tinggal dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan, ” tambah Dharmabella Tymbasz. Begitu tersangka pulih dari sakitnya, lanjut Dharmabella, langsung dilimpahkan. Dharmabelle menegaskan, timnya telah sudah menuntaskan penyelidikan […]

  • Pakaian Adat Mandailing Meriahkan CMC

    Pakaian Adat Mandailing Meriahkan CMC

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pakaian adat Mandailing turut tampil dalam memeriahkan Colorful Medan Carnaval (CMC). Acara ini merupakan rangkaian kegiatan dalam perayaan hari jadi ke-432 kota Medan. Carnaval budaya yang turut diikuti oleh pemerintahan kabupaten/kota di Sumatera Utara ini dimulai dari Jl. Ahmada Yani sampai ke Balai Kota Medan. Acara yang memperagakan pakaian adat, alat […]

expand_less