Kamis, 6 Agu 2026
light_mode

Format Pusi Demo di Kejaksaan Cabang Sibuhuan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
  • print Cetak

 

Usut Tuntas Pemalsuan Dokumen Honorer K-II

 

PALAS – Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Birokrasi (Format Pusi) Kabupaten Palas melakukan aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Negeri Padangsidimpian cabang Sibuhuan, tepatnya di Jalan Kihajar Dewantara Padang Luar Sibuhuan, Selasa (19/5). Saat itu, pengunjuk rasa meminta kejaksaan mengusut tuntas dugaan adanya permainan dan pemalsuan dokumen honorer kategori II oleh oknum pegawai di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Palas.

Saat itu, dikatakan, pengangkatan Honorer Kategori II baru-baru ini diduga sarat dengan tindak pemalsuan dokumen. Karean itu, massa meminta agar kepala cabang kejaksaan negeri (Kacabjari) Sibuhuan mengusut tuntas dugaan itu. Diminta, jaksa tidak seperti istilah “singa ompong”.

Dalam orasi yang disampaikan M Alam Daulay selaku Koordinator Lapangan dan didampingi koordinator aksi Imam Sahala Pohan, diminta Kacabjari Sibuhuan tidak ikut membiarkan adanya dugaan pemalsuan dokumen K II ini.

“Untuk itu kami minta agar segera mengevaluasi kembali berkas tenaga honorer Kategori II palas yang diduga banyak bodong,” teriak pendemo sembari meminta Kacabjari Sibuhuan untuk memberikan tanggapan.

Dalam kesempatan itu, Kacabjari Sibuhuan Hariyanto Saragih SH menyahuti aspirasi yang disampikan Format Pusi Palas. Dikatakanya, aksi unjukrasa ini salah arah dan sasaran. Sebab jika terindikasi adanya pemalsuan dokumen sesuai pasal 263 KUHPidana merupakan tindakan pidana umum.

“Yang lebih berkompeten dalam melakukan penyelidikan adalah Polri, bukan Kejaksaan. Penyelidikan dapat dilakukan pihak Kepolisian. Jika adanya pengaduan keberatan dan alat bukti yang mengarah kepada tindakan pemalsuan dokumen tersebut. Sehingga jika sudah ditangani pihak kepolisian, untuk selanjutnya dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan dengan dokumen berita acara pemeriksaan (BAP) secara lengkap. Barulah pihak kejaksan dapat menindak lanjuti untuk diusut sampai tuntas dalam mengungkapkan kasus tersebut,” terangnya.

Usai mendapatkan jawaban dari Kacabjari Sibuhuan, massa meninggalkan kantor kejaksaan. Dilanjutkan dengan orasi ke DPRD Palas. Sesampai di DPRD massa diterima Ketua Komisi A Syaiful Bahri Daulay dan Wakil Ketua Komisi C Zulfan Hadi Hasibuan. Kedua anggota DPRD ini berjanji akan menyampaikan aspirasi ini untuk dilanjutkan ke komisi B yang membidangi tentang CPNS.

“Akan disampikan kepada Pimpinan Dewan untuk segera disikapi dengan pembentukan Pansus pembahasan pemalsuan dokumen kategori honorer K II Palas,” ujar keduanya.

Selanjutnya, setelah menerima jawab dari DPRD, massa membubarkan diri secara tertib.

Sumber : metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Himbau Warga Arif Hadapi Issu Sara Aek Badak

    Bupati Madina Himbau Warga Arif Hadapi Issu Sara Aek Badak

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution menghimbau warga, khususnya warga Desa Sihepeng agar lebih arif menyikapi issu sara di Pardomuan atau Aek Badak Siture, Tapsel. Itu dikatakan bupati di sela pembvacaan nota jawaban aats pandangan fraksi terhadap LKPJ bupari Madina TA 2015 di rapat paripurna DPRD Mandailing Natal (Madina), Selasa (20/9). Bupati […]

  • KKSU Arab Saudi Salah Alamat

    KKSU Arab Saudi Salah Alamat

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penasehat Kerukunan Keluarga Sumatera Utara (KKSU) di Saudi Arabia, Salman Ahmad Nasution salah alamat dalam meresfon sikap politik alumni Timur Tengah di Madina. “KKSU itu hanya kerukunan keluarga orang orang Sumatera Utara di Arab Saudi, skop gerakannya di Saudi Arabia. Sehingga KKSU salah alamat ketika menyanggah pernyataan dukungan orang orang […]

  • Harga Karet Melorot Lagi

    Harga Karet Melorot Lagi

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hanya dalam hitungan beberapa hari saja harga getah karet di beberapa pasar karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melorot ke angka Rp. 8.500 per Kg dari sebelumnya sudah mencapai Rp.10.000. Sejumlah petani karet kepada Mandailing Online, Selasa (26/3) mengaku gelisah dengan penurunan harga ini. “Kita merasa kaget akibat anjloknya harga karet […]

  • Pemkab Madina Pastikan Kedatangan Jokowi

    Pemkab Madina Pastikan Kedatangan Jokowi

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika tak aral melintang, Presiden Jokowi dipastikan tiba di Mandailing Natal (Madina) pada tanggal 24 Maret 2017. Dan dijadwal menginap 1 malam di pondok Pesantren Musthofawiyah Purba Baru. Demikian rilis Bagian Humas Pemkab Madina, Rabu yang dilansir di laman facebook Humas Setdakab Mandailing Natal. Kepastian kunjungan presiden itu berdasar hasil pertemuan […]

  • Harga Cabe Merah di Panyabungan Masih Bertahan

    Harga Cabe Merah di Panyabungan Masih Bertahan

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga cabe merah relatif bertahan di kisaran 45.000 hingga 46.000 rupiah per kilo gram setelah terjadi kenaikan sepekan lalu. Midah Nasution (42) pedagang di pasar pagi Gunung Tua, Panyabungan, Mandailing Natal menjawab wartawan, Minggu (14/7/2013) mangatakan harga cabe merah 46.000 rupiah per kilo gram. Menurutnya, harga di daerah ini masih lumayan […]

  • Kota Panyabungan Semrawut

    Kota Panyabungan Semrawut

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sejak Kabupaten Madina mekar dari Kabupaten Tapsel tahun 1998 lalu, kondisi jalinsum Kota Panyabungan masih tetap seperti dulu. Di kiri kanan badan jalan akan terlihat angkutan umum berjejer mencari penumpang. Kondisi ini terlihat dari depan ruko di sekitar KPU Madina di Jalan Merdeka Kelurahan Jayu Jati.  Angkutan Desa di pasar lama terlihat mobil angkutan terlihat  […]

expand_less