Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Petugas Kebersihan Pasar Masih Kurang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 6 Okt 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online)Sejauh ini jumlah petugas kebersihan pasar di Madina masih 25 orang. Itu sudah termasuk tenaga supir, pengumpul dan pengangkut sampah.

Jumlah ini masih kurang. Sejatinya ada penambahan sebanyak sekitar 33 petugas agar seluruh pasar kelas III di (Mandailing Natal) yang berjumlah 33 pasar dapat terkaper.

Dari 25 petugas itu, 8 orang diantaranya bertugas mengangkut sampah dari pasar kelas II Kotanopan, sementara yang lainnya menanggungjawabi pengangkutan sampah dari Pasar Baru Panyabungan dan pasar kelas III di kawasan Kecamatan Siabu, Bukit Malintang dan Panyabungan Utara. .

Itu diungkap Kabid Pasar Disperindag Madina, Mangatas Tua Nasution menjawab wartawan usai melakukan peninjauan mendadak terhadap para petugas kebersihan pasar, Selasa (6/10) di Panyabungan.

Peninjauan mendadak ini dalam rangka meningkatkan disiplin dan meningkatkan kinerja para petugas kebersihan pasar.

Mangatas mengungkap, selain menggenjot kinerja para petugas, dia juga menekankan agar petugas harus selalu memakai pakaian tugas resmi. Sebab, selama ini selalu ada yang enggan memakai seragam sehingga banyak kalangan yang beranggapan bahwa mereka bukan petugas sampah.

Kinreja petugas ini juga ditingkatkan dengan penambahan gaji. Sejak tahun 2014 gaji bulanan per petugas sudah sebesar Rp 1,5 Juta, sebelumnya masih 800.000 rupiah.

Di sisi lain, Mangaratas mengata, pengelolaan kebersihan pasar kelas III berada di dalam kewenangan kepala pasar kecamatan.

“Pada Pasar Kelas III petugas kita hanya untuk mengangkut sampah yang sudah dikumpulkan, sementara untuk petugas untuk mengumpulkan sampah yang ada kita serahkan kepada pihak kecamatan, karena pasar kelas III yang ada sudah kita serahkan kepada pihak kecamatan baik untuk penarikan Pendapatan Aslih Daerahnya (PAD) maupun untuk membersihkannya,” terang Mangatas.

“Setiap harinya kepala pasar akan melihat mana sampah pasar yang harus diprioritaskan, sehingga sewaktu-waktu kita bisa panggil petugas kebersihan pasar yang ada di wilayah kotanopan, semuanya tergantung situasi dan kondisi sampah,” tegas Mangatas.

Upaya mengatasi kekurangan jumlah petugas itu bukan tak ada. Hanya saja sejauh ini, jika dilakukan penambahan akan muncul penilaian masyarakat sebagai petugas fiktif. Sebab, pasar kelas III di Madina seara umum hanya sekali dalam sepekan dibuka, sehingga menjadi sorotan berbagai pihak dalam sistem pertanggungjawaban penggajian.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa & Masyarakat Saling Dorong

    Mahasiswa & Masyarakat Saling Dorong

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terjadi saat HUT ke-4 Kabupaten Palas PALAS- sejumlah ahasiswa dan ratusan masyarakat terlibat aksi saling dorong di sekitar Mapolsek Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Palas, Minggu (17/7). Aksi ini bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Palas. Masyarakat merasa aksi massa mengganggu proses HUT ke-4 Palas sehingga aksi mahasiswa dibubarkan oleh masyarakat dengan menghalangi mereka masuk ke lapangan Merdeka […]

  • Budidaya Jengkol Belum Diseriusi

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing Natal (Madina) belum ada petani yang menekuni budidaya jengkol secara terrencana dan tertata dan berskala luas. Meski ada yang sengaja menanam, tetapi hanya sebatas tanaman sampingan. Padahal, kebutuhan terhadap buah jengkol termasuk cukup tinggi di pasaran. Di Madina saja, dalam perhari sekitar 800 kilo gram mampu diserap konsumen. “Belum […]

  • Camat Tambangan : Pengurus dan Anggota PKK Tambangan Harus Aktif Sosial Kemasyarakatan

    Camat Tambangan : Pengurus dan Anggota PKK Tambangan Harus Aktif Sosial Kemasyarakatan

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TAMBANGAN ( Mandailing Online ) Muslih S.sos Camat Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal mengatakan, Program Sunatan masaal, operasi bibir sumbing, dan mendorong warga yang sakit untuk berobat ke Puskesmas Tambangan menjadi program ke masyarakatan yang akan di dukung oleh ibu ibu PKK Kecamatan Tambangan. Hal ini dikatakannya saat melantik Ketua dan pengurus PKK Kecamatan Rabu 26/7/2023. […]

  • Jelang Lebaran Kendaraan Penumpang Harus Fit

    Jelang Lebaran Kendaraan Penumpang Harus Fit

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINTANG – Mngantisipasi terajadinya kecelakaan pada arus mudik lebaran mendatang, para pengusaha angkutan umum di Kabupaten Sintang diminta untuk memperhatikan kendaraan yang akan dipergunakan untuk mengangkut penumpang. “Jangan hanya karena ingin mengejar keuntungan semata kita kemudian mengabaikan keselamatan penumpang dengan menggunakan kendaraan yang sudah tidak layak lagi, itu dilarang,” kata kepala dinas perhubungan Kabupaten Sintang […]

  • Pasar Panyabungan Membludak, Jalan Raya Macet Luar Biasa

    Pasar Panyabungan Membludak, Jalan Raya Macet Luar Biasa

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lonjakan konsumen di pasar Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut menyebabkan jalan raya sangat padat dan macet. Pantauan Mandailing Online hari Jum’at (29/4/2022) atau H-3 Idul Fitri, kemacetan terjadi di banyak titik, mulai dari jembatan Aek Mata di kawasan Pasar Lama hingga perbatasan Aek Lapan kawasan Pasar Baru. Antrian kenderaan terlihat di sekitar […]

  • Terkait Ijazah, Kuasa Hukum Desak KPU Mendiskualifikasi Harun

    Terkait Ijazah, Kuasa Hukum Desak KPU Mendiskualifikasi Harun

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim kuasa hukum Henri Husein Nasution mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) agar mendiskualifikasi atau membatalkan pencalonan Harun Mustafa Nasution sebagai calon bupati Madina nomor urut 1 pada Pilkada Madina 2024. Alasannya, Harun Mustafa Nasution dinilai tidak memenuhi persyaratan calon sesuai dengan Pasal 14 ayat (2) huruf […]

expand_less